Usaha Bubar Jalan Masih Bisa Jadi Cawapres, Kalau Orang Biasa Bagaimana, Mas Gibran?

Dany Garjito, Dyah Ayu Nur Wulan

Kamis, 30 November 2023 | 16:44 WIB
Usaha Bubar Jalan Masih Bisa Jadi Cawapres, Kalau Orang Biasa Bagaimana, Mas Gibran?
Bakal cawapres Gibran Rakabuming. [Suara.com/Emma Rohimah]

Suara.com - Belum lama ini beredar video Cawapres nomor urut 2 alias Gibran Rakabuming Raka yang menanggapi pertanyaan seorang wanita dari generasi milenial. Wanita itu mengeluhkan soal sulitnya mendapat pekerjaan karena kalah dengan permainan orang dalam.

Lantas, seorang wanita itu pun menanyakan mengenai solusi dari hal tersebut.

"Apa solusi terbaik dari Mas Gibran?" tanya wanita itu kepada Gibran, dikutip dari X.

"Masih mau lamar kerja? Jadi pengusaha aja," jawab Gibran.

Wanita itu juga mengaku memiliki usaha usai Gibran menyarankan jadi pengusaha. Hal itu pun didukung oleh Gibran untuk menjadi pengusaha saja.

"Oh, ya jadi pengusaha aja ya," ucap Gibran lagi.

Alih-alih mendapat respon kepuasan dari publik, siapa sangka banyak sekali publik yang tak puas dengan jawaba Gibran. Seperti yang diketahui, menjadi pengusaha tidak semudah berbicara karena membutuhkan modal dan lain sebagainya.

Apakah Menjadi Pengusaha Adalah Solusi?

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) rasio jumlah wirausaha di Indonesia masih sebesar 3,47 persen atau hanya sekitar 9 juta orang dari total jumlah penduduk. Angka itu naik dari data pada tahun 2016 yakni 3,1 persen.

baca juga

Jika dibandingkan dengan negara lain seperti Singapura yang mencapai 8,5 persen, Malaysia dan Thailand sudah mencapai 4,5 persen, yang mana angkanya masih jauh.

Pada 2024 Indonesia menargetkan peningkatan persentase mencapai 3,9 hingga 4 persen. Dalam Global Entrepreneurship Index (GEI), kini Indonesia masih menempati urutan ke-75 dari 137 negara dengan skor 26. Maka dari itu, Pemerintah menargetkan untuk naik sampai urutan 60.

Di sisi lain, Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) BPS mencatat jumlah pengangguran di Indonesia pada Agustus 2023 mencapai 7,86 juta orang dari total angkatan kerja sebanyak 147,71 orang. Angka tersebut relatif turun 6,77 persen atau sekitar 560.000 orang jika dibandingkan pada periode sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 8,42 juta orang.

Merujuk dari Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, menilai apa yang disampaikan oleh Gibran tidaklah salah. Data menunjukkan kalau skala rasio pelaku usaha terhadap total penduduk di Indonesia itu masih relatif rendah.

"Padahal kita tahu bahwa bertambahnya pelaku usaha itu juga bisa menjadi salah satu solusi untuk membuka lapangan kerja yang lebih banyak," kata Yusuf, dikutip Kamis (30/11/2023).

Kendati demikian, menjadi pengusaha tidak semudah itu bukan. Realistisnya, menjadi pelaku usaha membutuhkan modal dan lain sebagainya.

Harusnya Gibran setuju kalau menjadi pengusaha bukanlah yang gampang seperti sarannya. Buktinya ia juga mengalami kebangkrutan ketika menjadi pengusaha.

4 Bisnis Gibran Rakabuming yang Bangkrut

Berikut adalah deretan bisnis Gibran Rakabuming yang bangkrut:

1. Goola

Goola merupakan bisnis yang menjual produk minuman tradisional khas Indonesia. Misalnya ada minuman es doger yang dikemas dengan kemasan modern.

Mulanya bisnis ini milik Gibran, namun kemudian diserahkan ke Kaesang sesaat ia sebelum menjabat sebagai Wali Kota Solo.

2. Siapmas

Siapmas adalah bisnis kolaborasi Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep. Bisnis ini menghadirkan produk makanan dan minum ringan yang tersebat di minimarket.

Kendati demikian, bisnis ini sudah tidak aktif. Selain karena unggahan di media sosial terakhir pada 3 Oktober 2020, produk ini pun sudah tidak terlihat lagi di minimarket terdekat.

3. Ternak Kopi

Masih di bidang kuliner, Ternakopi juga bisnis milik Gibran yang dikembangkan oleh Kaesang pada Mei 2019 lalu. Sebelum pandemi mereka sudah memiliki 40 outlet di beberapa wilayah Indonesia.

Namun, usai terdampak pandemi bisnis mereka pun akhirnya tutup karena tak laku di pasaran.

"Kemarin sebenarnya sempat sebelum pandemi kita punya hampir 40 outlet, cuma setelah pandemi, ya, hilang semua. Kok, bisa? Enggak laku," ungkap Kaesang.

4. Madhang Indonesia

Pada tahun 2017, Gibran dan Kaesang meluncurkan aplikasi Madhang untuk menghubungkan ibu-ibu yang jago masak dengan pembeli. Mulanya, aplikasi ini berhasil diklaim membantu banyak ibu rumah tangga untuk mandiri secara finansial.

Usaha ini bekerja sama dengan Universitas Dian Nuswantoro Semarang, namun sayangnya sudah tidak beroperasi lagi. Lantaran pada tahun 2022 banyak pengguna yang mempertanyakan keberadaan aplikasi ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buku 'Karyawan pun Berhak Kaya', Menambah Penghasilan dengan Berwirausaha

Buku 'Karyawan pun Berhak Kaya', Menambah Penghasilan dengan Berwirausaha

Your Say | Kamis, 30 November 2023 | 15:57 WIB

Pengusaha Kecil Perlu Berjejaring dan Manfaatkan Teknologi Supaya Suaranya Didengar

Pengusaha Kecil Perlu Berjejaring dan Manfaatkan Teknologi Supaya Suaranya Didengar

Bisnis | Kamis, 30 November 2023 | 15:09 WIB

Viral Prabowo - Gibran Kampanye Pakai Baliho Naruto di Jogja, Sudah Bayar Royalti?

Viral Prabowo - Gibran Kampanye Pakai Baliho Naruto di Jogja, Sudah Bayar Royalti?

Kotak Suara | Kamis, 30 November 2023 | 14:55 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×