Kisah Luka Bakar Chef Renatta: Diskriminasi dan Kenapa Tak Banyak Perempuan Jadi Chef Profesional?

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 14 Desember 2023 | 09:34 WIB
Kisah Luka Bakar Chef Renatta: Diskriminasi dan Kenapa Tak Banyak Perempuan Jadi Chef Profesional?
Chef Renatta. (Instagram/shilamakeup)

Suara.com - Dalam masyarakat tradisional, memasak seringkali dianggap merupakan tugas dan tanggung jawab perempuan. Namun, saat bicara dunia memasak profesional, jumlah perempuan yang menjadi chef relatif lebih sedikit dibandingkan dengan laki-laki.

Hal itu juga kurang lebihnya diakui oleh William Gozali alias WillGoz, salah satu chef jebolah kompetisi memasak Master Chef. Saat menjadi narasumber podcast dengan Boris Bokir, WillGoz sempat mengatakan bahwa dalam dunia profesional, chef perempuan cukup banyak. 

"Hanya saja ditempatkan di tempat yang mungkin lebih tidak membutuhkan tenaga besar, kaya misalkan pastry, roti. Kalau pun hot kitchen, tapi itulah tadi gue bilang hot kitchen itu solid. Cowok enggak mungkin ngebiarin cewe ngankat yang terlalu berat, pasti dibantu," ujar Willgoz dalam kesempatan itu. 

Transformasi Chef Renatta (Instagram/@renattamoeloek)
Transformasi Chef Renatta (Instagram/@renattamoeloek)

Meski demikian, Willgoz menegaskan bawa itu bukan berarti perempuan lemah. Ia menjelaskan, perempuan yang bekerja sebagai cehf profesional memiliki kekuatan dan ketangguhan, baik secara mental dan kecepatan. Bahkan, juga biasa kerja di bawah tekanan. 

"Termasuk Chef Renatta, dia juga hot kitchen, woh buset bukan kuat lagi dia, kuat banget, setahu gue dia punya luka bakar, tapi itu tidak memberhentikan dia atau kapok," ujar WillGoz. 

Dalam sebuah video 'HARTA TAHTA CHEF RENATTA - ARNOLD POE' yang diunggah akun YouTube Arnold Poernomo,  Chef Renatta juga pernah membagikan pengalamannya di situ.  Perut, tangan, dan kakinya memang pernah menjadi korban luka bakar saat ia saat ia memulai sekolah memasaknya. 

"Ini cuma dibagian kanan tubuh atas. Untungnya pas meledak, gue bagian refleksnya begini (angkat tangan dan menghadap ke kiri). Jadi kenanya pas tangan (kanan)," sambungnya lagi.

Juri MasterChef Indonesia itu bilang akibat kejadian itu menjalani perawatan cukup lama di rumah sakit. Kejadian itu terjadi sebelum dia memulai sekolah masaknya di Paris, Perancis.

"Lumayan sih. Setahun recovery-nya. Itu pas gue umur 18 tahun. Itu belum mulai sekolah masak. Banyak orang mikirnya oh ada luka bakar yah mungkin dari pekerjaan. Nggak," ungkapnya.

baca juga

Beruntungnya kejadian itu tidak membuat mantan kekasih Dikta Yovie and Nuno ini trauma terhadap dunia masak memasak.

"Itu nggak trauma tapi memorable. Cuma kalau bau gas bocor gue mundur-mundur. Justru itu jadi lebih hati-hati sama gas," kata Chef Renatta.

Seperti dikutip dari riset berjudul, Chef Minoritas Di Tempat Kerja:  Perempuan di Dapur Tradisiona, memaparklan bahwa  data dari Office of  menyebutkan bahwa dari 250 ribu chef profesional di Inggris, jumlah chef perempuan hanya mencapai 18,5 persen atau sekitar 46 ribu orang saja.

Sementara itu, di Indonesia, menurut data organisasi chef terbesar di Indonesia, Indonesian Profesional 127 Chef Association (ICA), yang diketuai oleh Chef Henry Alexie Bloem (periode 2018–2024), hingga akhir 2016, dari sekitar 2.200 anggota ICA yang terdiri dari chef, staf pengajar di bidang kuliner-perhotelan, pengusaha, serta pemerhati kuliner, jumlah anggota laki-lakinya mencapai 80 persen, sedangkan anggota perempuannya hanya 20 persen.

Bahkan, chef perempuan yang kecil jumlahnya itu disebutkan tidak ada yang menempati jabatan strategis di organisasi chef terbesar se-Indonesia itu. Data lain dari organisasi chef profesional berbeda di Indonesia, yaitu ACP (Association Chef Professional) yang diketuai oleh Chef Stefu Santoso, dalam sejumlah kegiatan kuliner berskala internasional, jumlah keterlibatan chef perempuan yang mengambil peran sebagai juri pada acara kompetisi memasak (salah satunya acara tahunan berskala internasional, SIAL Interfood), adalah 24 juri adalah chef laki-laki dan juri chef perempuan hanya 7 orang.

Dalam kesimpulannya, peneliti dari riset tersebut menyatakan diskrininasi halus di tempat kerja dapur profesional masih terus terjadi dan dialami oleh chef perempuan, sebagaimana tergambar pada penelusuran sejumlah literatur. Bentuk diskriminasi halus yang memosisikan perempuan pada stigma tertentu di dapur profesional terutama diakibatkan oleh konstruksi sosial yang menganggap perempuan makhluk lemah, tidak sanggup mengangkat alat dapur yang berat, tidak kompetitif, serta tidak cocok bekerja dengan jam kerja sangat panjang.

Masalah itulah pada akhirnya memengaruhi jumlah perempuan yang terlibat di dunia kerja dapur profesional dan proses pengambilan keputusan ketika dihadapkan pada dua pilihan abadi, yakni melanjutkan karier di dapur profesional hingga ke jenjang lebih tinggi atau berfokus pada keluarga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pantas Pede Dekati Chef Renatta, Penghasilan Antoine Fantino Ternyata Bisa Tembus Rp1,1 Miliar?

Pantas Pede Dekati Chef Renatta, Penghasilan Antoine Fantino Ternyata Bisa Tembus Rp1,1 Miliar?

Lifestyle | Selasa, 12 Desember 2023 | 20:32 WIB

Momen Chef Renatta Moeloek Masak Opor Ayam di Acara TV Prancis, Pantas Bule Kepincut

Momen Chef Renatta Moeloek Masak Opor Ayam di Acara TV Prancis, Pantas Bule Kepincut

Lifestyle | Selasa, 12 Desember 2023 | 18:51 WIB

Siapa Orang Tua Chef Renatta? Sudah Bercerai, Ibu Sosialita, Ayah Sosok Tertutup

Siapa Orang Tua Chef Renatta? Sudah Bercerai, Ibu Sosialita, Ayah Sosok Tertutup

Lifestyle | Selasa, 12 Desember 2023 | 16:36 WIB

Terkini

Kunjungi SCCR Indonesia, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Riset Kesehatan di Jatim

Kunjungi SCCR Indonesia, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Riset Kesehatan di Jatim

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 18:47 WIB

Hempas Kusam dan Noda Gelap! Ini 4 Sabun Muka Korea Kandungan Brightening

Hempas Kusam dan Noda Gelap! Ini 4 Sabun Muka Korea Kandungan Brightening

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 18:46 WIB

Jalan Teknokratis Suahasil Nazara Menuju Kursi Menteri Keuangan

Jalan Teknokratis Suahasil Nazara Menuju Kursi Menteri Keuangan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 18:44 WIB

Bermodus COD, Polisi Sita 1.241 Butir Obat Keras Ilegal di Bekasi

Bermodus COD, Polisi Sita 1.241 Butir Obat Keras Ilegal di Bekasi

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 18:44 WIB

Sentimen Positif Market Global Dorong Pasar Derivatif Bursa Kripto CFX Naik 50% Sepanjang Agustus

Sentimen Positif Market Global Dorong Pasar Derivatif Bursa Kripto CFX Naik 50% Sepanjang Agustus

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 18:43 WIB

Gantikan Purbaya Jadi Menkeu, Intip Rincian Harta Kekayaan Suahasil Nazara yang Tembus Rp138 Miliar

Gantikan Purbaya Jadi Menkeu, Intip Rincian Harta Kekayaan Suahasil Nazara yang Tembus Rp138 Miliar

News | Senin, 14 September 2026 | 18:42 WIB

Polda Jatim Siagakan Posko DVI, 20 Personel Disiapkan untuk Penanganan KM Virgo Transport 8

Polda Jatim Siagakan Posko DVI, 20 Personel Disiapkan untuk Penanganan KM Virgo Transport 8

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 18:38 WIB

Pria di Cengkareng Cekoki Mahasiswi Obat Keras hingga Tewas Demi Senang-senang

Pria di Cengkareng Cekoki Mahasiswi Obat Keras hingga Tewas Demi Senang-senang

News | Senin, 14 September 2026 | 18:37 WIB

Taksi Listrik di Palembang Dipersoalkan, Siapa yang Sebenarnya Diuntungkan?

Taksi Listrik di Palembang Dipersoalkan, Siapa yang Sebenarnya Diuntungkan?

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 18:34 WIB

Soroti Pungli Berkedok Ormas, Guru Besar Unpad Dukung Kapolri Sikat Premanisme Industri

Soroti Pungli Berkedok Ormas, Guru Besar Unpad Dukung Kapolri Sikat Premanisme Industri

News | Senin, 14 September 2026 | 18:34 WIB

×