Angka Akhiri Hidup di Korea Selatan Tinggi, Ini Cara Pemerintah Mengatasinya

Dany Garjito, Dyah Ayu Nur Wulan

Jum'at, 29 Desember 2023 | 11:18 WIB
Angka Akhiri Hidup di Korea Selatan Tinggi, Ini Cara Pemerintah Mengatasinya
Ilustrasi bunuh diri (Unsplash.com/ Eva Blue)

Suara.com - Belakangan ini kabar duka mengenai seorang aktor dari Negeri Ginseng masih santer menjadi sorotan. Lee Sun Kyun dilaporkan meninggal dunia pada Rabu (27/12/2023).

Pemain film Parasite ini ditemukan tewas di dalam mobil.

"Identitasnya telah dikonfirmasi (Lee Sun Kyun)," kata perwakilan pihak polisi.

Melansir dari Soompi, kronologi awal bermula dari pihak kepolisian mendapatkan laporan bahwa ada sosok yang tak sadarkan diri di dalam mobil. Mobil tersebut terparkir di Taman Waryong.

Setelah diselidiki, lelaki yang tak sadarkan diri di dalam mobil adalah aktor Lee Sun Kyun. Selanjutnya, dia dikonfirmasi bahwa sudah meninggal dunia. Dugaannya karena bunuh diri.

Mengingat di dalam mobil tersebut ditemukan briket arang dalam keadaan menyala. Menghirup briket yang menyala di ruangan tertutup terlalu lama memang bisa menyebabkan seseorang meninggal dunia.

Seperti diketahui, Lee Sun Kyun dikenal sebagai salah satu aktor yang populer di Korea. Dia sudah membintangi banyak film maupun drama hits.

Lee Sun Kyun sendiri merupakan suami dari Jeon Hye Jin. Dia diketahui punya dua anak.

Hingga kini belum diketahui pasti mengenai penyebab kematian Lee Sun Kyun, tetapi muncul dugaan karena dirinya kala tersandung kasus penyalahgunaan narkoba.

baca juga

Angka Kasus Bunuh di Korsel Tinggi

Di sisi lain, angka bunuh diri yang tinggi di Korea Selatan bukanlah masalah baru. Pada tahun 2022, jumlah orang di Korsel yang bunuh diri mencapai 12.906 jiwa.

Bunuh diri juga menjadi penyebab kematian terbesar keenam di Korsel pada 2022. Selain itu, bunuh diri menjadi sebab utama kematian pada usia 10-39 tahun selama tahun 2022.

Jadi, bisa diperkirakan rata-rata orang meninggal dunia akibat bunuh diri di Korsel mencapai 35,4 jiwa per-harinya selama tahun 2022.

Seorang penulis buku The New Koreans Michael Breen turut memberi pernyataan mengenai penyebab angka bunuh diri di Korea Selatan tinggi.

"Yang menyebabkan kenaikan angka bunuh diri di Korea Selatan adalah bunuh diri pada orang dewasa. Itu terjadi karena setelah krisis finansial Asia 20 tahun lalu, dan banyak dari itu terhubung dengan situasi ekonomi. Ada banyak sekali kasus bunuh diri orang tua yang ketika mereka sakit, tidak mengonsumsi obat. Mereka tidak ingin menjadi beban bagi keluarganya ataupun orang lain," ungkapnya.

Selain itu, kesehatan mental juga kerap dirahasiakan karena orientasi keluarga hingga budaya.

"Sikap terhadap kesehatan mental, yang dirahasiakan karena orientasi keluarga, budaya, kolektivis, dan masalah psikologis dapat dilihat sebagai beberapa penyebabnya. Bunuh diri bukanlah aksi untuk bertanggung jawab, tetapi malah upaya untuk menghindari tanggung jawab," ungkap Cho Hyun-Seob Presiden Asosiasi Psikologi.

Cara Pemerintah Korsel Atasi Kasus Bunuh Diri

Pada 5 Desember, pemerintah Korsel meluncurkan rencana komprehensif yang menawarkan check up kesehatan mental untuk anak muda Korsel berumur 20-34 tahun setiap dua tahun sekali.

Rencananya, layanan check-up kesehatan mental tiap dua tahun ini juga akan diperluas untuk segala kelompok umur dengan tujuan mendeteksi tanda-tanda peringatan masalah kesehatan mental sejak dini.

"Sekarang adalah waktu bagi negara untuk menerapkan kebijakan aktif demi memastikan kesehatan mental warganya. Isu kesehatan mental bukanlah sesuatu yang bisa ditangani individu sendiri. Kita perlu membuat isu ini sebagai agenda penting nasional dan mencari solusinya," tutur Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol.

Kasus bunuh diri yang tinggi di Korea Selatan bukanlah masalah baru. Dalam mengatasi masalah ini, pemerintah berencana untuk orang berusia 20-34 tahun di negara itu setiap dua tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Review Drama Korea 'Start Up', Lika-liku Mendirikan Bisnis dari Keluarga Kecil

Review Drama Korea 'Start Up', Lika-liku Mendirikan Bisnis dari Keluarga Kecil

Your Say | Kamis, 28 Desember 2023 | 20:28 WIB

Megawati Hangestri Tak Berdaya, Daejeon Red Sparks Dihajar Pink Spiders

Megawati Hangestri Tak Berdaya, Daejeon Red Sparks Dihajar Pink Spiders

Sport | Kamis, 28 Desember 2023 | 19:30 WIB

Apa itu Briket Arang? Diduga Penyebab Lee Sun Kyun Meninggal di Dalam Mobil

Apa itu Briket Arang? Diduga Penyebab Lee Sun Kyun Meninggal di Dalam Mobil

Entertainment | Kamis, 28 Desember 2023 | 15:44 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×