Generasi Sandwich di Indonesia Capai Jutaan Orang, Rentan Gangguan Mental

M Nurhadi

Kamis, 04 Januari 2024 | 14:11 WIB
Generasi Sandwich di Indonesia Capai Jutaan Orang, Rentan Gangguan Mental
Ilustrasi depresi (Pexels/Liza Summer)

Suara.com - Lathifah Hanum, seorang dosen dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, mengungkapkan bahwa peran generasi sandwich tidaklah mudah karena melibatkan pertimbangan antara dua generasi yang berbeda.

"Merawat anak-anak dan remaja berbeda dengan merawat lansia. Anak-anak dan remaja membutuhkan bimbingan orang tua untuk perkembangan dan kedewasaan mereka, sementara lansia memerlukan pendampingan dalam menjalani aktivitas sehari-hari," ujar Lathifah Hanum pada Kamis (4/1/2023).

Dia juga menekankan bahwa situasinya dapat menjadi lebih kompleks jika lansia yang dirawat menghadapi masalah kesehatan yang serius. Oleh karena itu, generasi sandwich perlu memberikan perhatian ekstra terhadap mereka.

"Generasi sandwich menghadapi berbagai tantangan, termasuk risiko mengalami stres dan kelelahan berlebihan jika tidak memiliki rencana yang baik untuk menanggapi tanggung jawab mereka. Lokasi tempat tinggal juga memiliki dampak yang berbeda," ungkapnya, dikutip via Antara.

Hanum menyatakan bahwa mereka yang tinggal bersama dua generasi lainnya memiliki tanggung jawab sehari-hari yang lebih besar, seperti menyiapkan makanan bergizi, menjadi teman berbicara untuk kedua generasi, serta menangani rutinitas dan kewajiban pribadi.

Namun, dia menjelaskan bahwa bagi generasi sandwich yang tinggal terpisah dari orang tua mereka, mereka mungkin perlu memberikan dukungan finansial lebih besar sebagai bentuk kompensasi atas ketidakhadiran fisik mereka.

Lathifah menyatakan bahwa untuk berhasil menjalankan peran sebagai generasi sandwich, individu perlu melakukan persiapan yang cermat.

Hal penting lainnya yang perlu diperhatikan oleh generasi sandwich, kata dia, kualitas relasi yang baik dengan orang tua maupun anak. Generasi sandwich harus membangun relasi yang positif dengan kedua generasi tersebut.

Mereka harus mampu berkomunikasi secara terbuka, sehingga berbagai kendala dapat dibicarakan bersama dan ditemukan solusinya. Selain itu, biasakan untuk mendiskusikan berbagai kendala agar masing-masing generasi memiliki kesempatan untuk berkontribusi terhadap penyelesaian masalah.

Inter-generational relationship atau hubungan antar-generasi sebenarnya memiliki banyak manfaat. Pada beberapa penelitian, kata dia, disebutkan masing-masing generasi memiliki kontribusi terhadap urusan rumah tangga.

Generasi sandwich bisa jadi sangat terbantu dengan kehadiran orang tua di rumah karena dapat membantu mengurus rumah tangga dan mengawasi anak-anak, saat mereka bekerja.

Beberapa studi di Asia Timur bahkan menunjukkan  generasi sandwich lebih memilih untuk meninggalkan anak-anak mereka dengan orang tua agar mendapatkan pendidikan yang baik, terutama mengenai nilai-nilai dan budaya di dalam keluarga.

Sementara itu penelitian di Eropa dan Asia Tenggara menunjukkan generasi sandwich mendapatkan bantuan, terutama dalam hal finansial dari orang tua.

Generasi sandwich kerap jaki berperan sebagai pendamping bagi orang tua dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari. Fakta ini menegaskan bahwa generasi sandwich dapat menghadapi tantangan dengan baik selama mereka mempersiapkan diri dan mengelola tugas mereka dengan baik.

Lebih lanjut, dengan adanya komunikasi antara ketiga generasi tersebut, hubungan keluarga dapat diperkuat dan nilai-nilai positif dapat diajarkan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Hasil survei yang dilakukan oleh CBNC Indonesia pada tahun 2021 menunjukkan bahwa sekitar 48,7 persen dari masyarakat produktif Indonesia (usia 25–45 tahun) termasuk dalam kategori generasi sandwich.

Mereka memiliki tanggung jawab untuk memberikan dukungan kehidupan kepada diri mereka sendiri, orang tua, dan anak-anak mereka secara bersamaan. Bagi mereka yang tidak siap secara finansial atau mental, situasi ini dapat menimbulkan tekanan yang berpotensi mengurangi kesejahteraan psikologis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hidup Bahagia dengan Konsep Bersyukur dalam Buku 'Psikologi Syukur'

Hidup Bahagia dengan Konsep Bersyukur dalam Buku 'Psikologi Syukur'

Your Say | Selasa, 02 Januari 2024 | 19:57 WIB

Ulasan Novel Represi, Usaha Bunuh Diri dan Trauma Masa Lalu

Ulasan Novel Represi, Usaha Bunuh Diri dan Trauma Masa Lalu

Your Say | Jum'at, 29 Desember 2023 | 12:32 WIB

Financial Literacy: Kunci untuk Menaklukan Generasi Sandwich

Financial Literacy: Kunci untuk Menaklukan Generasi Sandwich

Your Say | Minggu, 24 Desember 2023 | 11:09 WIB

Anatomi Perasaan Ibu, Menyelami Ragam Perasaannya yang Kerap Diremehkan dari Sudut Psikologi dan Islami

Anatomi Perasaan Ibu, Menyelami Ragam Perasaannya yang Kerap Diremehkan dari Sudut Psikologi dan Islami

Your Say | Sabtu, 23 Desember 2023 | 11:30 WIB

Buku Psikologi Perkembangan, Review Perjalanan Hidupmu yang Penuh Tuntutan

Buku Psikologi Perkembangan, Review Perjalanan Hidupmu yang Penuh Tuntutan

Your Say | Jum'at, 22 Desember 2023 | 10:31 WIB

Seru! Belajar Bersama Mahasiswa Baru di Foresthree Coffee Jambi

Seru! Belajar Bersama Mahasiswa Baru di Foresthree Coffee Jambi

Your Say | Sabtu, 16 Desember 2023 | 13:05 WIB

Terkini

Profil Dino Patti Djalal yang Kritik Prabowo Soal Kunker ke Luar Negeri

Profil Dino Patti Djalal yang Kritik Prabowo Soal Kunker ke Luar Negeri

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:05 WIB

Kapan Harus Ganti Bantal? Ini Tanda Sudah Kedaluwarsa

Kapan Harus Ganti Bantal? Ini Tanda Sudah Kedaluwarsa

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:34 WIB

4 Cara Mudah Mengusir Tikus dari Rumah, Tak Perlu Racun!

4 Cara Mudah Mengusir Tikus dari Rumah, Tak Perlu Racun!

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:09 WIB

5 Serum yang Bikin Wajah Glowing dan Plumpy Menurut Review Pengguna, Mulai Rp20 Ribuan

5 Serum yang Bikin Wajah Glowing dan Plumpy Menurut Review Pengguna, Mulai Rp20 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:00 WIB

Belanja Sambil Jajan Kuliner Jepang? Pengalaman Ini Kini Bisa Dinikmati di Jakarta Utara

Belanja Sambil Jajan Kuliner Jepang? Pengalaman Ini Kini Bisa Dinikmati di Jakarta Utara

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:46 WIB

Fenomena Dating App Fatigue, Ketika Mencari Cinta Justru Berakhir Melelahkan

Fenomena Dating App Fatigue, Ketika Mencari Cinta Justru Berakhir Melelahkan

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:41 WIB

Menyiapkan Generasi Penjaga Lingkungan, Ratusan Pelajar Belajar Konservasi di Hutan Mangrove

Menyiapkan Generasi Penjaga Lingkungan, Ratusan Pelajar Belajar Konservasi di Hutan Mangrove

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:33 WIB

Cara Membedakan Sepatu Melissa Ori dan KW, Awas Tertipu Barang Palsu

Cara Membedakan Sepatu Melissa Ori dan KW, Awas Tertipu Barang Palsu

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:24 WIB

Hukum Menikah saat Hamil Duluan, Apakah Harus Menunggu Lahiran? Ini Kata Ulama

Hukum Menikah saat Hamil Duluan, Apakah Harus Menunggu Lahiran? Ini Kata Ulama

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:07 WIB

Anak Hasil Hamil di Luar Nikah Nasabnya ke Siapa? Ini Pandangan Ulama dan Hukum Indonesia

Anak Hasil Hamil di Luar Nikah Nasabnya ke Siapa? Ini Pandangan Ulama dan Hukum Indonesia

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:03 WIB