Bolehkan Puasa Rajab Digabung dengan Puasa Bayar Hutang Qadha Ramadhan?

Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 12 Januari 2024 | 17:45 WIB
Bolehkan Puasa Rajab Digabung dengan Puasa Bayar Hutang Qadha Ramadhan?
Ilustrasi Puasa - Bolehkan Puasa Rajab Digabung dengan Puasa Bayar Hutang Qadha Ramadhan? (Freepik)

Suara.com - Puasa Rajab menjadi salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan di bulan Rajab. Masalahnya, bagaimana dengan orang yang masih memiliki hutang puasa Ramadhan dan baru sempat membayarnya di bulan Rajab. Bolehkah puasa Rajab digabung dengan puasa bayar hutang? 

Bulan Rajab menjadi bulan mulia di antara bulan Muharram, Dzulqa’dah dan Dzulhijjah. Sama halnya dengan yang lain, di bulan Rajab sangat dianjurkan untuk diisi dengan berbagai amalan saleh seperti puasa sunnah maupun sholat sunnah. Meskipun tidak ada hadits shahih yang secara khusus menjelaskan tentang keutamaan dari puasa Rajab ini, namun anjuran puasa Rajab telah tertuanh dalam dalil anjuran berpuasa secara umum serta anjuran umum puasa di bulan-bulan mulia. 

Seiring dengan anjuran itu, muncul persoalan saat sebagian orang masih mempunyai tanggungan hutang puasa Ramadhan. Lantas apakah boleh bagi mereka untuk menggabungkan puasa Rajab dengan qadha puasa bulan Ramadhan?  

Bolehkan Puasa Rajab Digabung dengan Puasa Bayar Hutang ?

Menjawab pertanyaan itu, sebenarnya ada dua pendapat tentang hukum menggabungkan puasa Rajab dengan qadha puasa Ramadhan. Sebagian ulama memperbolehkannya, namun sebagiannya lagi tidak menganjuarkannya. 

Pendapat yang Memerbolehkan Puasa Rajab Digabung dengan Puasa Bayar Hutang 

Masih melansir NU Online, menurut Syekh al-Barizi, walaupun seorang muslim hanya melafalkan niat qadha puasa Ramadhan di bulan Rajab maka secara otomatis pahala puasa Rajab juga akan didapatkannya. Pernyataan tersebut sebagaimana telah disimpulkan berdasar dengan keterangan dalam kitab Fathul Mu'in beserta hasyiyahnya, I'natuth Thalibin berikut bunyinya: 

وبالتعيين فيه النفل أيضا فيصح ولو مؤقتا بنية مطلقة كما اعتمده غير واحد  (وقوله ولو مؤقتا) غاية في صحة الصوم في النفل بنية مطلقة أي لا فرق في ذلك بين أن يكون مؤقتا كصوم الاثنين والخميس وعرفة وعاشوراء وأيام البيض أو لا كأن يكون ذا سبب كصوم الاستسقاء بغير أمر الإمام أو نفلا مطلقا   (قوله بنية مطلقة ) متعلق بيصح فيكفي في نية صوم يوم عرفة مثلا أن يقول نويت الصوم  ( قوله كما اعتمده غير واحد) أي اعتمد صحة صوم النفل المؤقت بنية مطلقة  وفي الكردي ما نصه في الأسنى ونحوه الخطيب الشربيني والجمال الرملي الصوم في الأيام المتأكد صومها منصرف إليها بل لو نوى به غيرها حصلت إلخ زاد في الإيعاب ومن ثم أفتى البارزي بأنه لو صام فيه قضاء أو نحوه حصلا نواه معه أو لا  وذكر غيره أن مثل ذلك ما لو اتفق في يوم راتبان كعرفة ويوم الخميس  انتهى  

Artinya: Dan dikecualikan dengan pensyaratan ta’yin (menentukan jenis puasa) dalam puasa fardlu, yaitu puasa sunnah, maka sah berpuasa sunnah dengan niat puasa mutlak, meski puasa sunnah yang memiliki jangka waktu sebagaimana pendapat yang dipegang oleh lebih dari satu ulama. Ucapan Syekh Zainuddin, meski puasa sunnah yang memiliki jangka waktu, ini adalah ghayah (puncak) keabsahan puasa sunnah dengan niat puasa mutlak, maksudnya tidak ada perbedaan dalam keabsahan tersebut antara puasa sunnah yang berjangka waktu seperti puasa Senin-Kamis, Arafah, Asyura’ dan hari-hari tanggal purnama. Atau selain puasa sunah yang berjangka waktu, seperti puasa yang memiliki sebab, sebagaimana puasa istisqa’ dengan tanpa perintah imam, atau puasa sunah mutlak. Ucapan Syekh Zainuddin, dengan niat puasa mutlak, maka cukup dalam niat puasa Arafah dengan niat semisal, saya niat berpuasa. Ucapan Syekh Zainuddin, sebagaimana pendapat yang dipegang oleh lebih dari satu ulama, maksudnya lebih dari satu ulamaberpegangan dalam keabsahan puasa sunah dengan niat puasa mutlak. Dalam kitabnya Syekh al-Kurdi disebutkan, dalam kitab al-Asna demikian pula Syekh Khatib al-Sayarbini dan Syekh al-Jamal al-Ramli, berpuasa di hari-hari yang dianjurkan untuk berpuasa secara otomatis tertuju pada hari-hari tersebut, bahkan apabila seseorang berniat puasa beserta niat puasa lainnya, maka pahala keduanya berhasil didapatkan. Dalam kitab Al-I’ab ditambahkan, dari kesimpulan tersebut, Syekh al-Barizi berfatwa bahwa apabila seseorang berpuasa qadha (Ramadhan) atau lainnya di hari-hari yang dianjurkan berpuasa, maka pahala keduanya bisa didapat, baik disertai niat berpuasa sunnah atau tidak. Ulama lain menyebutkan, demikian pula apabila berketepatan bagi seseorang dalam satu hari dua puasa rutin, seperti puasa hari Arafah dan puasa hari Kamis. (Syekh Zainuddin al-Malibari dan Syekh Abu Bakr bin Syatha, Fathul Mu’in dan Hasyiyah I’anatuth Thalibin, Surabaya, al-Haramain, tanpa tahun, juz 2, halaman 224). 

Dalm kitab Al-I'lab menambahkan bahwa Syekh al-barizi mengeluarkan fatwa jika seseorang yang ingin membayar puasa Ramadhan di hari yang dianjurkan berpuasa maka akan mendapatkan pahala kedua puasa bahkan tanpa perlu berniat puasa sunnah. Hal yang sama berlaku apabila puasa bertepatan dengan puasa rutin di hari Arafah dan Senin-Kamis. 

Pendapat yang Tidak Menganjurkan Puasa Rajab Digabung dengan Puasa Bayar Hutang 

Mahzab Hamnbali sedikit berbeda dalam menetapkan status hukum puasa Rajab digabung dengan puasa qadha Ramadhan. Sebagaimana dikutip dari kitab al-Mughni karya Ibn Qudamah yang mengatakan bahwa makruh hukumnya bagi orang yang mengkhususkan hanya puasa di bulan Rajab saja: 

فَصْلٌ: وَيُكْرَهُ إفْرَادُ رَجَبَ بِالصَّوْمِ. قَالَ أَحْمَدُ: وَإِنْ صَامَهُ رَجُلٌ أَفْطَرَ فِيهِ يَوْمًا أَوْ أَيَّامًا بِقَدْرِ مَا لَا يَصُومُهُ كُلَّهُ 

“Dimakruhkan bagi orang yang mengkhususkan bulan Rajab untuk berpuasa. Ahmad berkata: apabila seseorang berpuasa, maka hendaknya ia berbuaka sehari atau beberapa hari sekiranya dia tidak berpuasa sebulan penuh.” (al-Mughni li Ibn Qudamah, 3/171) 

Namun, kemakruhan tersebut menjadi tidak sah karena tidak menjankan puasa selama sebulan penuh. Itu artinya, seseorang akan menyelingi dengan berbuka sehari hingga beberapa hari. Hal itu seperti yang diungkapkan dalam Kasyaf al-Qina’: 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puasa Rajab Berapa Hari? Cermati Penjelasan dan Jadwalnya di Bulan Januari 2024

Puasa Rajab Berapa Hari? Cermati Penjelasan dan Jadwalnya di Bulan Januari 2024

Lifestyle | Jum'at, 12 Januari 2024 | 15:43 WIB

Dzikir Malam 1 Rajab sampai 10 Hari Pertama dan Doa yang Dibaca

Dzikir Malam 1 Rajab sampai 10 Hari Pertama dan Doa yang Dibaca

Lifestyle | Jum'at, 12 Januari 2024 | 17:25 WIB

Doa Malam 1 Rajab 2024, Amalkan Mulai Sore Ini Agar Dapat Berkah

Doa Malam 1 Rajab 2024, Amalkan Mulai Sore Ini Agar Dapat Berkah

Lifestyle | Jum'at, 12 Januari 2024 | 14:43 WIB

Puasa Rajab 2024 Berapa Hari? Ini Hukum Mengerjakannya

Puasa Rajab 2024 Berapa Hari? Ini Hukum Mengerjakannya

Lifestyle | Jum'at, 12 Januari 2024 | 13:31 WIB

Kapan Malam 1 Rajab 2024 Tanggal Berapa? Bacalah Doa Khusus Malam Ini

Kapan Malam 1 Rajab 2024 Tanggal Berapa? Bacalah Doa Khusus Malam Ini

Lifestyle | Jum'at, 12 Januari 2024 | 10:57 WIB

Niat Puasa Rajab 2024 Bahasa Arab, Latin dan Artinya, Dibaca Nanti Malam atau Besok?

Niat Puasa Rajab 2024 Bahasa Arab, Latin dan Artinya, Dibaca Nanti Malam atau Besok?

Lifestyle | Jum'at, 12 Januari 2024 | 10:44 WIB

Terkini

11 Weton Tulang Wangi yang Konon Tidak Boleh Keluar Rumah saat Malam 1 Suro

11 Weton Tulang Wangi yang Konon Tidak Boleh Keluar Rumah saat Malam 1 Suro

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:15 WIB

Mengenal Anjuran Makan Bubur Suro 1 Muharram, Ini Makna dan Resep Spesial

Mengenal Anjuran Makan Bubur Suro 1 Muharram, Ini Makna dan Resep Spesial

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:10 WIB

3 Moisturizer Wardah Mengandung Niacinamide, Hempas Noda Hitam dan Kulit Cerah Merata

3 Moisturizer Wardah Mengandung Niacinamide, Hempas Noda Hitam dan Kulit Cerah Merata

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:45 WIB

Amalan 1 Muharram yang Dianjurkan Buya Yahya dan Gus Baha, dari Puasa hingga Salat Tasbih

Amalan 1 Muharram yang Dianjurkan Buya Yahya dan Gus Baha, dari Puasa hingga Salat Tasbih

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:15 WIB

Kenapa Dianjurkan Minum Susu Putih Saat Malam 1 Muharram? Ini Makna dan Doanya

Kenapa Dianjurkan Minum Susu Putih Saat Malam 1 Muharram? Ini Makna dan Doanya

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:14 WIB

Cara Membuat Lilin Darurat saat Mati Lampu, Cukup Pakai Bahan yang Ada di Rumah

Cara Membuat Lilin Darurat saat Mati Lampu, Cukup Pakai Bahan yang Ada di Rumah

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:10 WIB

Promo Alfamart Terbaru 14 Juni 2026: Diskon Scora, Sunsilk, Kahf, Rinso, hingga MamyPoko

Promo Alfamart Terbaru 14 Juni 2026: Diskon Scora, Sunsilk, Kahf, Rinso, hingga MamyPoko

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:35 WIB

1 Muharram dan 1 Suro Apakah Sama? Begini Asal-usul dan Perbedaannya

1 Muharram dan 1 Suro Apakah Sama? Begini Asal-usul dan Perbedaannya

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:17 WIB

Moisturizer Dipakai sebelum Cushion? Ini Trik agar Makeup Menempel Sempurna dan Tidak Patchy

Moisturizer Dipakai sebelum Cushion? Ini Trik agar Makeup Menempel Sempurna dan Tidak Patchy

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:05 WIB

Beda Fixing Spray dan Setting Spray: Serupa tapi Tak Sama, Kenali Fungsinya

Beda Fixing Spray dan Setting Spray: Serupa tapi Tak Sama, Kenali Fungsinya

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:05 WIB