Rekam Jejak Pendidikan Luhut, Kini Ragukan Intelektualitas Tom Lembong

Agatha Vidya Nariswari

Kamis, 25 Januari 2024 | 14:13 WIB
Rekam Jejak Pendidikan Luhut, Kini Ragukan Intelektualitas Tom Lembong
Kolase foto Luhut Binsar Pandjaitan dan Tom Lembong [Instagram]

Suara.com - Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan memberi pernyataan keras pada mantan Menteri Perdagangan sekaligus mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong. Luhut meragukan intelektualitas pria yang kini berstatus Co-Captain Timnas pasangan capres-cawapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) itu.

Luhut menilai pria yang akrab disapa Tom Lembong itu telah salah memberikan informasi sebagai pimpinan Timnas AMIN. Kesalahan yang dimaksud Luhut adalah pernyataan tentang harga nikel yang anjlok. Simak riwayat pendidikan Luhut yang meragukan intelektual Tom Lembong berikut ini.

Riwayat Pendidikan Luhut

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan (Instagram/@luhut.pandjaitan)
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan (Instagram/@luhut.pandjaitan)

Luhut Binsar Pandjaitan menempuh pendidikan sekolah dasar di SD Yayasan Cendana yang dimiliki oleh perusahaan minyak Caltex. Diketahui ayah Luhut adalah karyawam Caltex, salah satu merek minyak bumi dari Chevron Corporation yang digunakan di lebih dari 60 negara di Asia-Pasifik, Timur Tengah, dan Selatan Afrika.

Setelah lulus SD, Luhut melanjutkan pendidikannya di SMP Yayasan Cendana. Tamat dari SMP, dia memilih SMAN 1 Pekanbaru sebagai sekolahnya. Di SMA, Luhut pernah mewakili daerahnya ke PON (Pekan Olahraga Nasional) di Bandung, Jawa Barat melalui cabang Renang.

Namun, orang tuanya memindahkan Luhut untuk menyelesaikan pendidikan SMA di SMAK 1 PENABUR Bandung. Semasa SMA, Luhut menjadi salah satu pendiri Kesatuan Aksi Pelajar Indonesia (KAPI) yang menghimpun pelajar dan mahasiswa untuk menentang Orde Lama dan PKI. 

Luhut masuk Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) bagian Darat pada tahun 1967. Tepat 3 tahun kemudian, Luhut meraih predikat sebagai Lulusan Terbaik tahun 1970 sehingga mendapat penghargaan Adhi Makayasa.

Karier militer Luhut banyak dihabiskan di Kopassandha TNI AD. Di kalangan militer, Luhut dikenal sebagai Komandan pertama Detasemen 81. Berbagai medan tempur dan jabatan penting telah disandangnya seperti Komandan Grup 3 Kopassandha, Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif), hingga Komandan Pendidikan dan Latihan (Kodiklat) TNI Angkatan Darat. 

Ketika menjadi perwira menengah, pengalaman Luhut berlatih di unit-unit pasukan khusus terbaik dunia memberinya bekal untuk mendirikan sekaligus menjadi komandan pertama Detasemen 81 (sekarang Sat-81/Gultor). Kesatuan baret merah Kopassus itu menjadi salah satu pasukan khusus penanggulangan terorisme terbaik di dunia.

Selain itu Luhut meraih gelar Masters in Public Administration di George Washington University, Washington DC, Amerika Serikat. Dia juga pernah berkuliah di National Defense University di Amerika Serikat.

baca juga

Luhut juga aktif mengikuti beberapa kursus untuk menunjang karier militernya antara lain:

- Kursus Dasar Kecabangan Infanteri (SUSSARCABIF), jadi lulusan terbaik (1971)
- Kursus Komando, jadi lulusan terbaik dan meraih penghargaan Sangkur Perak Komando (1971)
- Kursus Lintas Udara, jadi lulusan terbaik dan meraih penghargaan Trophy Payung Emas (1971)
- Kursus Lanjutan Perwira/SUSLAPA I (1976)
- Kursus Lanjutan Perwira/SUSLAPA II (1978)
- Sekolah Staf Komando Angkatan Darat (SESKOAD)
- Sekolah Staf dan Komando ABRI (SESKO ABRI)
- Lembaga Ketahanan Nasional (LEMHANNAS)

Pada tahun 2001, Luhut mendirikan Institut Teknologi Del di Desa Sitoluama, Laguboti, Kabupaten Toba. Institut Teknologi Del (disingkat IT Del) mulai melakukan kegiatan akademik pada tahun 2001 dan telah menamatkan 18 angkatan hingga Oktober 2021. IT Del letaknya persis di pinggir Danau Toba.

Ragukan Intelektual Tom Lembong

Tom Lembong, Co-Captain AMIN
Tom Lembong, Co-Captain AMIN

Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan menyindir habis-habisan Tom Lembong. Diketahui Tom Lembong adalah mantan Menteri Perdagangan dan Kepala BKPM di periode pertama pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, @luhut.pandjaitan, Luhut menasihati Tom Lembong agar tidak memberi informasi-informasi yang dianggapnya tak akurat. 

"Ini saya titip pada Tom (Lembong), Anda walaupun sudah tidak di goverment lagi, jangan menceritakan yang tidak baik, padahal tidak sepenuhnya benar di luar," ungkap Luhut pada Rabu (24/1/2024).

Luhut menyebut salah satu kekeliruan yang disampaikan Tom Lembong adalah terkait harga nikel. Kata Luhut, harga komoditas nikel secara global diakuinya memang tengah mengalami kelesuan. Namun menurut Luhut, tren harga nikel itu harus dilihat secara jangka panjang karena semua komoditas tambang adakalanya mengalami fluktuasi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tom Lembong Habis! Dirujak Para Menteri Jokowi Karena Klaim Beri Contekan

Tom Lembong Habis! Dirujak Para Menteri Jokowi Karena Klaim Beri Contekan

Bisnis | Kamis, 25 Januari 2024 | 13:25 WIB

Hotman Paris Sebut Gibran Punya Nyali: Ini Sama Saja Seperti Anak Medan

Hotman Paris Sebut Gibran Punya Nyali: Ini Sama Saja Seperti Anak Medan

News | Kamis, 25 Januari 2024 | 13:23 WIB

Riwayat Pendidikan Bahlil Lahadalia, Bangga Kinerjanya Lebih Baik dari Tom Lembong yang Lulusan Harvard

Riwayat Pendidikan Bahlil Lahadalia, Bangga Kinerjanya Lebih Baik dari Tom Lembong yang Lulusan Harvard

Lifestyle | Kamis, 25 Januari 2024 | 13:06 WIB

Luhut Umbar Dosa Besar Tom Lembong saat Jadi Mendag dan Kepala BKPM: Engga Beres

Luhut Umbar Dosa Besar Tom Lembong saat Jadi Mendag dan Kepala BKPM: Engga Beres

Bisnis | Kamis, 25 Januari 2024 | 13:04 WIB

Sentil Keras Tom Lembong, Kekayaan Luhut Binsar 8 Kali Lipat Lebih Besar Dibanding Eks Kepala BKPM

Sentil Keras Tom Lembong, Kekayaan Luhut Binsar 8 Kali Lipat Lebih Besar Dibanding Eks Kepala BKPM

Lifestyle | Kamis, 25 Januari 2024 | 12:46 WIB

Terkini

Peringatan Detik-Detik Proklamasi Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal Resmi Upacara HUT RI ke-81

Peringatan Detik-Detik Proklamasi Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal Resmi Upacara HUT RI ke-81

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:10 WIB

Hari Jadi Ke-81 Jateng: Program Speling, Jarak Tak Lagi Bikin Pusing

Hari Jadi Ke-81 Jateng: Program Speling, Jarak Tak Lagi Bikin Pusing

Jawa Tengah | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:10 WIB

BRI Tebar Giveaway 500 Tiket Gratis Modinity Warehouse Sale 2026, ini Cara Klaimnya

BRI Tebar Giveaway 500 Tiket Gratis Modinity Warehouse Sale 2026, ini Cara Klaimnya

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Lindungi Petani demi Kepastian Harga, Wakil Ketua DPRD Jateng: Jangan Biarkan Merugi!

Lindungi Petani demi Kepastian Harga, Wakil Ketua DPRD Jateng: Jangan Biarkan Merugi!

Jawa Tengah | Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Teks Proklamasi untuk Dibacakan di Upacara Peringatan Kemerdekaan HUT RI ke-81

Teks Proklamasi untuk Dibacakan di Upacara Peringatan Kemerdekaan HUT RI ke-81

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:56 WIB

BNPB Targetkan Listrik, Air, BBM, dan Komunikasi di Wilayah Gempa NTT Pulih dalam 7 Hari

BNPB Targetkan Listrik, Air, BBM, dan Komunikasi di Wilayah Gempa NTT Pulih dalam 7 Hari

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:50 WIB

LBH Pekanbaru Ungkap Dugaan 'Sekolah Merah Putih' Jadi Kedok Kriminalisasi di Rempang

LBH Pekanbaru Ungkap Dugaan 'Sekolah Merah Putih' Jadi Kedok Kriminalisasi di Rempang

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:49 WIB

Teks Renungan Malam Tirakatan 17 Agustus yang Tenang dan Mendalam untuk Doa Kemerdekaan

Teks Renungan Malam Tirakatan 17 Agustus yang Tenang dan Mendalam untuk Doa Kemerdekaan

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:49 WIB

4 Rangkaian Y.O.U Golden Age untuk Samarkan Flek Hitam Pemilik Kulit Sensitif

4 Rangkaian Y.O.U Golden Age untuk Samarkan Flek Hitam Pemilik Kulit Sensitif

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:42 WIB

B50 Hemat Rp170 Triliun, Devisa Bisa Dipakai Bikin Indonesia Makin Maju

B50 Hemat Rp170 Triliun, Devisa Bisa Dipakai Bikin Indonesia Makin Maju

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:42 WIB

×