Gerakan Sholat Paspampres Saat Kawal Jokowi Bikin Heran, Bagaimana Pendapat Ulama?

Rifan Aditya

Rabu, 31 Januari 2024 | 07:00 WIB
Gerakan Sholat Paspampres Saat Kawal Jokowi Bikin Heran, Bagaimana Pendapat Ulama?
Gerakan salat paspampres (Instagram) - Gerakan Sholat Paspampres Saat Kawal Jokowi Bikin Heran, Ini Pendapat Ulama

Suara.com - Sebuah video lama yang memperlihatkan gerakan sholat Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) saat mengawal Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali jadi perbincangan. Pasalnya beberapa orang menilai Paspampres sholat dengan tidak khusyuk. Lantas bagaimana gerakan sholat Paspampres saat kawal Jokowi menurut pandangan ulama

Diketahui, momen tersebut terjadi saat perayaan Idul Adha tahun lalu 1444H/2023 di mana Jokowi bersama dengan beberapa Paspampres tengah melakukan sholat ied di Gedung Agung Yogyakarta. Tetapi terdapat satu momen yang menjadi perhatian yaitu saat sejumlah Paspampres juga ikut sholat namun tampak tetap fokus mengawasi kondisi sekitar. 

Meskilpun sedang sholat namun sambil mengawasi sekitar, gerakan ibadah para paspamres ini lantas menjadi perbincangan publik. Dalam sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @info_uniik, terlihat Paspampres melakukan posisi rukuk paling akhir tetapi berdiri paling awal. 

Bahkan mereka juga tak serempak bersujud, akan tetapi secara bergantian masing-masing mengubah posisi. Hingga ada Paspampres yang melakukan sujud terakhir terlihat menoleh ke kanan dan kiri untuk mengawasi keadaan sekitar presiden tetap aman terkendali.

Melihat gerakan Paspampres yang terkesan tidak khusyuk ini membuat beberapa orang penasaran dengan pendapat para ulama. Untuk mengetahui jawabannya, mari simak ulasan berikut. 

Gerakan Sholat Paspampres Saat Kawal Jokowi Menurut Ulama 

Perlu digarisbawahi, pendapat ulama berikut ini bukan merujuk dari kejadian Paspampres tersebut. Meskipun begitu bisa menjadi acuan tentang bagaimana seharusnya petugas keamanan menjalankan tugasnya ketika sedang tiba waktunya beribadah.

Menurut Ustadz Khalid Basalamah, terdapat beberapa kondisi yang memang mengharuskan seseorang perlu dijaga oleh orang lain. Adapun kondisi tersebut saat situasi di sebuah tempat tidak aman. Maka saat itulah perlu penjagaan dari petugas yang bersangkutan. 

"Memang yang sedang dijaga itu, kalau sampai tidak dijaga bisa berbahaya secara umum bagi umat. Misal gini imam Masjidil Haram kalau dia sholat itu didampingi dua polisi, polisinya tidak ikut sholat berdiri stand by lihatin orang. Gapapa menurut fatwa ulama itu, karena imam ini kalau nggak dijaga dikeroyokin orang," kata Ustadz Khalid Basalamah. 

baca juga

"Atau menjaga pasukan, ini juga termasuk dibolehkan. Bahkan sebagian ulama mengatakan dibolehkannya pada saat negara tidak aman untuk sebagian prajurit meninggalkan sholat Jumat. Mereka berjaga-jaga, mereka beberapa orang nanti sholat Dzuhur. Itu memang sudah umum fatwa ulama," sambungnya. 

Selain itu, Syaikh Shalih Fauzan Al-Fauzan juga menerangkan bahwa Allah SWT telah mewajibkan sholat Jumat dan sholat jamaah secara fardhu kepada kaum laki-laki, kecuali ada halangan yang memberatkan atau menyusahkannya sesuai syari. 

Di antara udzur itu adalah karena sakit yang tidak memungkinkan seseorang untuk mengerjakan sholat di masjid. Dahulu Nabi Muhammad SAW ketika sakit, beliau juga tidak hadir sholat. Ketika itu beliau hanya mengatakan: 

"Perintahkan Abu Bakar untuk menjadi imam" (HR. Al-Bukhari no.664 dan Muslim no.418) 

Dalam hadits lainnya disebutkan bahwa "siapa yang mendengar adzan, tapi tidak mendatanginya, maka tidak ada sholat baginya, kecuali apabila ada udzur". 

Adapun sakit yang dimaksud adalah saat dia menghadiri sholat Jumat takut sakitnya akan semakin parah atau lama sembuhnya. Sehingga ia diperpolehkan untuk meninggalkan sholat Jumat atau jamaah fardhu.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Cara Paspampres Tetap Lindungi Presiden Jokowi saat Salat, Gerakannya Curi Perhatian

Viral Cara Paspampres Tetap Lindungi Presiden Jokowi saat Salat, Gerakannya Curi Perhatian

Your Say | Senin, 29 Januari 2024 | 20:05 WIB

Kawal Jokowi Ibadah, Gerakan Sholat Paspampres Jadi Perbincangan Warganet: Emang Boleh?

Kawal Jokowi Ibadah, Gerakan Sholat Paspampres Jadi Perbincangan Warganet: Emang Boleh?

Lifestyle | Senin, 29 Januari 2024 | 17:58 WIB

Yakin Menang Satu Putaran, Ulama Kharismatik di Lebak Banten Sebut Prabowo Gibran Sedikit Bicara Banyak Kerja

Yakin Menang Satu Putaran, Ulama Kharismatik di Lebak Banten Sebut Prabowo Gibran Sedikit Bicara Banyak Kerja

Kotak Suara | Senin, 29 Januari 2024 | 13:17 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×