Rekam Jejak Mentereng Fahri Hamzah: Mendadak Sebut Anies-Cak Imin Bakal Jadi Tersangka, Kenapa?

Ruth Meliana | Suara.com

Rabu, 31 Januari 2024 | 13:34 WIB
Rekam Jejak Mentereng Fahri Hamzah: Mendadak Sebut Anies-Cak Imin Bakal Jadi Tersangka, Kenapa?
Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah [SuaraSulsel.id/Dokumentasi Gelora]

Suara.com - Viral Wakil Ketua Bidang Komunikasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Fahri Hamzah menyebut paslon 01 Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar (AMIN) akan jadi tersangka setelah Pilpres 2024. Fahri mengatakan penetapan tersangka Anies dan Cak Imin terjadi karena keduanya sering mengkritik program food estate. 

Fahri menjelaskan kegagalan program food estate itu hanya sekedar pemberitaan media massa. Politikus Partai Gelora ini juga meyakini Prabowo Subianto tidak akan diproses hukum meski program food estate yang dikelolanya dianggap gagal. Lantas seperti apa rekam jejak Fahri Hamzah?

Simak rekam jejak mentereng Fahri Hamzah yang mendadak sebut Anies - Cak Imin akan jadi tersangka berikut ini.

Rekam Jejak Fahri Hamzah

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Fahri Hamzah.
Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Fahri Hamzah.

Fahri Hamzah lahir di Sumbawa, 10 November 1971 sehingga kini berusia 52 tahun. Dia mulai tertarik dengan dunia politik ketika menempuh studi di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) tahun 1992. Sebelumnya, Fahri sempat mengenyam pendidikan di Fakultas Pertanian Universitas Mataram, tapi tak dilanjutkannya pada tahun kedua.

Kegiatan kemahasiswaan di UI membuat Fahri makin tertarik masuk ke dunia politik. Dia pernah menjabat sebagai Ketua Umum Forum Studi Islam FE UI hingga Ketua Departemen Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa UI periode 1996-1997.

Usai menyelesaikan kuliah, Fahri aktif membentuk forum-forum komunikasi politik antarmahasiswa. Dia bahkan menjadi salah satu pelopor pembentukan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) di Malang dan sempat menjabat sebagai Ketua I dalam periode 1998-1999.

Selain itu Fahri juga masuk dalam jajaran aktivis reformasi tahun 1998. Setelah Presiden Soeharto lengser, Fahri mulai gencar mencari kesempatan untuk masuk ke dunia politik. Dia kemudian terpilih sebagai staf ahli MPR RI periode 1999 - 2002.

Setelah 2 tahun bekerja dengan MPR RI, Fahri mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI melalui dapil tanah kelahirannya, NTB pada pemilu tahun 2004 dari fraksi PKS. Fahri pun terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2004-2009.

Fahri lag-lagi mencalonkan diri dalam pemilu tahun 2009 dan kembali terpilih dari dapil NTB. Karier politik Fahri terus makin moncer saat dia kembali terpilih dalam Pemilu 2014. Dia juga terpilih sebagai Wakil Ketua DPR RI tahun 2014-2019.

Namun sayangnya, Fahri dipecat dari PKS pada tahun 2016 karena dituding tidak amanah dalam menjalankan tugasnya. Tapi Fahri tetap menjalankan tugasnya setelah melakukan banding di tahun 2017 dan menuntut pemulihan nama baik dan ganti rugi Rp 30 milliar sehingga pemecatannya itu dibatalkan.

Pernyataan-pernyataan Fahri yang cukup kontroversial menjadi penyebab perseteruan, mulai dari tanggapan terhadap keberadaan anggota DPR hingga terkait wacana pembubaran KPK. Mengakhiri kariernya di PKS setelah tidak terpilih lagi di Pemilu 2019, Fahri pindah ke Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Partai Gelora) dan menjabat sebagai wakil ketua. 

Politisi senior ini sering mengeluarkan pernyataan-pernyataan kontroversial seperti terkait keberadaan KPK dan mengkritik pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

Menariknya setelah jadi salah satu caleg DPR RI dari Partai Gelora untuk Dapil NTB I, Fahri justru mendukung capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo - Gibran. Padahal Gibran adalah putra dari Presiden Jokowi yang selalu dikritiknya itu.

Bahkan Fahri mendorong penyelenggaraan Pilpres 2024 satu putaran sebagai solusi untuk menghadapi geopolitik yang tidak stabil. Dia juga menyarankan rakyat Indonesia memilih pasangan capres dan cawapres nomor urut 2 secara aklamasi.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Sebut Rakyat Madura Konsisten dengan Gagasan Perubahan

Anies Sebut Rakyat Madura Konsisten dengan Gagasan Perubahan

Kotak Suara | Rabu, 31 Januari 2024 | 13:27 WIB

Kunjungi Madura, Anies Bawa Misi Perubahan untuk Rakyat

Kunjungi Madura, Anies Bawa Misi Perubahan untuk Rakyat

Kotak Suara | Rabu, 31 Januari 2024 | 13:23 WIB

Mengenal Keluarga Katholik yang Dulu Tampung Anies di AS: Bicara Islam dari Gereja ke Gereja

Mengenal Keluarga Katholik yang Dulu Tampung Anies di AS: Bicara Islam dari Gereja ke Gereja

Kotak Suara | Rabu, 31 Januari 2024 | 13:23 WIB

Anies-Muhaimin Diyakini Bisa Berjaya di Sumenep Madura

Anies-Muhaimin Diyakini Bisa Berjaya di Sumenep Madura

Kotak Suara | Rabu, 31 Januari 2024 | 13:19 WIB

Anies Baswedan Dikasih Kaos oleh Pendukung Pakai Tongkat: Tak Ada Lempar Kaos!

Anies Baswedan Dikasih Kaos oleh Pendukung Pakai Tongkat: Tak Ada Lempar Kaos!

Kotak Suara | Rabu, 31 Januari 2024 | 13:08 WIB

Pamer Para Jenderal di Tim AMIN, Edy Rahmayadi: Tenang Saja Mas Anies-Muhaimin

Pamer Para Jenderal di Tim AMIN, Edy Rahmayadi: Tenang Saja Mas Anies-Muhaimin

Kotak Suara | Rabu, 31 Januari 2024 | 13:01 WIB

Terkini

Apa Itu Domisili? Pahami Arti Kata dan Perbedaannya dengan Alamat KTP

Apa Itu Domisili? Pahami Arti Kata dan Perbedaannya dengan Alamat KTP

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:05 WIB

5 Pilihan Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Praktis dan Nyaman Dipakai Sehari-hari

5 Pilihan Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Praktis dan Nyaman Dipakai Sehari-hari

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:25 WIB

5 Rekomendasi Body Mist Wanita Tahan Lama, Wangi Fresh dan Soft Dipakai Seharian

5 Rekomendasi Body Mist Wanita Tahan Lama, Wangi Fresh dan Soft Dipakai Seharian

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:25 WIB

Art Jakarta Gardens 2026 Pekan Seni Ruang Terbuka Resmi Dibuka

Art Jakarta Gardens 2026 Pekan Seni Ruang Terbuka Resmi Dibuka

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:24 WIB

Promo Superindo Hari Ini 8 Mei 2026, Banjir Diskon Mi Instan dan Susu

Promo Superindo Hari Ini 8 Mei 2026, Banjir Diskon Mi Instan dan Susu

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:47 WIB

7 Parfum Aroma Powdery yang Lembut Kayak Wangi Bayi, Mulai Rp30 Ribuan

7 Parfum Aroma Powdery yang Lembut Kayak Wangi Bayi, Mulai Rp30 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:30 WIB

Sekolah Baru 3 Tahun Bikin Kejutan, 5 Siswanya Raih Beasiswa Paling Bergengsi di RI

Sekolah Baru 3 Tahun Bikin Kejutan, 5 Siswanya Raih Beasiswa Paling Bergengsi di RI

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:33 WIB

Siap-siap Transisi LPG ke CNG! Ini 4 Pilihan Kompor 2 Tungku yang Awet dan Aman

Siap-siap Transisi LPG ke CNG! Ini 4 Pilihan Kompor 2 Tungku yang Awet dan Aman

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:33 WIB

Makan Enak Tak Harus Mahal, Kini Menu Favorit McDonald's Hadir Mulai Rp 20 Ribuan

Makan Enak Tak Harus Mahal, Kini Menu Favorit McDonald's Hadir Mulai Rp 20 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:13 WIB

Berapa Lama Daging Kurban Tahan di Kulkas? Jangan Asal Simpan agar Tidak Cepat Busuk!

Berapa Lama Daging Kurban Tahan di Kulkas? Jangan Asal Simpan agar Tidak Cepat Busuk!

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:13 WIB