21 Merek Kurma Produk Israel: 'Dicuri' dari Palestina, Ramai Beredar saat Ramadan

M Nurhadi

Rabu, 28 Februari 2024 | 13:04 WIB
21 Merek Kurma Produk Israel: 'Dicuri' dari Palestina, Ramai Beredar saat Ramadan
Ilustrasi buah kurma (pixabay.com/pictavio)

Suara.com - Masyarakat mulai membeli kurma seiring jelang bulan Ramadan tahun 2024 M. Namun demikian, Anda bisa memilah kurma yang akan Anda beli karena kurma produk Israel tersebar di berbagai negara termasuk Indonesia.

Kurma-kurma Israel masuk dalam program bokiot produk Israel atau Boycott Israel guna mendukung perdamaian di Palestina. 

Seperti negara timur tengah lainnya, kurma menjadi salah satu komoditas yang menguntungkan. Terlebih, tanah Palestina dikenal sebagai penghasil kurma berkualitas.

Hal ini jadi alasan bagi Israel untuk menanam kurma dan memperkerjakan penduduk Palestina secara ilegal dengan gaji yang sangat buruk. Bahkan, Israel juga memerkerjakan anak di bawah umur. 

Ternyata, kurma yang diproduksi di Israel ditanam di Lembah Jordan, sebuah area yang sangat subur di Tepi Barat. Di tanah Palestina ini, banyak lahan pertanian yang dikuasai oleh pemukiman ilegal Israel, termasuk kebun kurma. Selain itu, produksi kurma di Israel juga menggunakan sumber daya alam yang dicuri, seperti air yang sebenarnya milik Palestina.

Para pekerja Palestina, terpaksa bekerja di pemukiman ilegal karena keadaan ekonomi yang sulit. Israel juga diduga sengaja memberikan upah yang sangat murah dan menekan para pekerja.

Berikut daftar merek kurma Israel

  1. Carmel Agrexco
  2. Hadiklaim
  3. Jordan River
  4. King Solomon
  5. Rapunzel
  6. Shams
  7. Bomaja
  8. Desert Diamond
  9. Delilah
  10. Urban Platter
  11. Star Dates
  12. Sincerely NUts
  13. Edeka
  14. Anna and Sarah
  15. Galilee
  16. Ventura
  17. Nava Fresh
  18. Food to Live
  19. Mehadrin
  20. Shah Co
  21. King of Dates

Merek-merek Hadiklaim dan Carmel Agrexco beserta anak perusahaannya semuanya beroperasi di pemukiman ilegal Israel di Tepi Barat.

Kedua perusahaan tersebut dilaporkan menggunakan pekerja anak dan membayar upah pekerja Palestina di bawah standar minimum. Kurma produksi Israel kadang tidak hanya diberi label "Made in Israel", tetapi juga "Made in the West Bank" atau "Made in the Jordan Valley". Kurma dengan label tersebut hampir selalu diproduksi di pemukiman ilegal.

baca juga

Al Jazeera melaporkan, sejak Israel menguasai Tepi Barat Palestina pada tahun 1967, mereka juga mendirikan perkebunan kurma di pemukiman ilegal di Lembah Yordan.

Berdasarkan data dari Organisasi Pangan dan Pertanian PBB pada tahun 2017, Israel memproduksi 136.956 ton kurma yang ditanam di tanah pendudukan, dengan nilai ekspor mencapai 181,2 juta dolar AS.

Bisnis ini dianggap sangat eksploitatif karena sebagian besar operasinya dilakukan di pemukiman ilegal yang melibatkan pekerja Palestina. Petani kurma Israel juga dituduh mempekerjakan anak-anak Palestina di bawah umur.

Memetik kurma di Lembah Yordan diketahui sebagai pekerjaan yang sangat berisiko. Para pekerja harus melakukan pekerjaan tersebut di ketinggian dan bekerja selama berjam-jam dengan risiko kematian. Namun, mereka tidak mendapatkan layanan kesehatan atau kompensasi yang layak.

Sejak tahun 2021, menurut data Layanan Riset Ekonomi Departemen Pertanian Amerika Serikat, tidak ada ekspor kurma dari Palestina di Gaza.

Ini disebabkan oleh blokade Gaza yang mencegah warga Palestina mengekspor kurma lokal mereka, seperti kurma Deir Al Balah yang terkenal. Sementara itu, Israel terus menjadi salah satu eksportir kurma terbesar ke Amerika Serikat. Pada tahun pasar 2022/2023, Israel berhasil mengekspor kurma senilai setidaknya 12 juta dolar AS ke AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FULL! Jadwal Buka Puasa Ramadhan 2024 Yogyakarta dan Sekitarnya Sebulan Penuh

FULL! Jadwal Buka Puasa Ramadhan 2024 Yogyakarta dan Sekitarnya Sebulan Penuh

Religi | Selasa, 27 Februari 2024 | 17:47 WIB

3 Bacaan Doa Buka Puasa Ramadhan 2024 Sebulan Penuh: Teks Arab, Latin, Artinya

3 Bacaan Doa Buka Puasa Ramadhan 2024 Sebulan Penuh: Teks Arab, Latin, Artinya

Religi | Selasa, 27 Februari 2024 | 17:36 WIB

Kapan Waktu Membaca Niat Puasa Ramadhan yang Benar?

Kapan Waktu Membaca Niat Puasa Ramadhan yang Benar?

Religi | Selasa, 27 Februari 2024 | 17:19 WIB

KOMPLIT! Jadwal Buka Puasa Ramadhan 2024 Jakarta dan Sekitarnya Sebulan Penuh

KOMPLIT! Jadwal Buka Puasa Ramadhan 2024 Jakarta dan Sekitarnya Sebulan Penuh

Religi | Selasa, 27 Februari 2024 | 17:12 WIB

1 Ramadhan 2024 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Lengkap Menurut Muhammadiyahdan Pemerintah

1 Ramadhan 2024 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Lengkap Menurut Muhammadiyahdan Pemerintah

Religi | Selasa, 27 Februari 2024 | 14:33 WIB

Hukum Hutang Puasa Ramadhan yang Belum Lunas, Segera Dibayar Agar Tidak Perlu Beban Tambahan

Hukum Hutang Puasa Ramadhan yang Belum Lunas, Segera Dibayar Agar Tidak Perlu Beban Tambahan

Religi | Selasa, 27 Februari 2024 | 12:48 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×