Hari Film Nasional, Ini 3 Fakta Tentang Industri Film Indonesia yang Terus Berkembang

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Sabtu, 30 Maret 2024 | 11:29 WIB
Hari Film Nasional, Ini 3 Fakta Tentang Industri Film Indonesia yang Terus Berkembang
Ilustrasi Haril Film Nasional. (pixabay)

Suara.com - Hari Film Nasional diperingati setiap tanggal 30 Maret. Dalam perayaan ini menjadi momentum menyoroti peningkatan literasi dan apresiasi film di Indonesia. Kementerian Pendidikan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Perfilman, Musik, dan Media, menjabarkan transformasi dan pengembangan ekosistem perfilman tanah air.

Pada tahun 2023, perfilman Indonesia mencapai prestasi baru dengan tampilnya 50 judul fim di 24 festival film internasional. Pencapaian ini menjadi batu loncatan perfilman Indonesia untuk bersaing di pasar film internasional.

"Capaian ini merupakan momen paling gemilang dalam sejarah perfilman kita, membuktikan strategi dan dukungan pemerintah dalam mengangkat industri film kita ke tingkat berikutnya," tutur Ahmad Mahendra, direktur Perfilman, Musik, dan Media, dalam keterangan yang diterima Suara.com.

Ilustrasi Hari Film Nasional. (Freepik.com/freepik)
Ilustrasi Hari Film Nasional. (Freepik.com/freepik)

Lalu apa saja fakta menarik tentang industri film yang perlu diketahui di Hari Film Nasional? Simak yuk!

1. Indonesiana Film

Demi meningkatkan pendidikan film di Indonesia, Kemendikbudristek memiliki program Indonesiana Film. Ini adalah sebuah lokakarya penulisan skenario yang dipandu oleh profesor dari University of Southern California, yang berfokus pada pengembangan narasi lokal. Tujuannya adalah untuk menciptakan cerita yang kuat dengan nilai-nilai moral dan kearifan lokal, sambil meningkatkan pendapatan daerah tempat syuting. Hingga saat ini, Bank Naskah Indonesiana Film telah menghasilkan 33 naskah, termasuk 10 naskah baru di tahun 2023.

Selain itu, terdapat berbagai inisiatif lain seperti Layar Indonesiana yang mengadakan kompetisi produksi film pendek untuk mendukung sineas muda, dan Lock x Full Circle Lab yang memperkuat kapasitas penceritaan sinematik serta jaringan internasional. MyLab+@Jogja 2023 berperan sebagai inkubator bagi para penulis naskah, sutradara, dan produser dengan bantuan pakar internasional, yang pada tahun tersebut memilih 6 proyek dengan total 17 peserta.

2. Festival Film Lokal

Kemendikbudristek juga mendukung Festival Film Indonesia (FFI) dan festival-festival film regional seperti BALINALE, Lake Toba Film Festival, dan Jogja Asian NetPAC Film Festival. Inisiatif ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengasah bakat-bakat muda serta memperkaya jalinan budaya Indonesia.

Program pemutaran khusus atau nobar yang diorganisir oleh Kemendikbudristek bertujuan untuk menjaga minat penonton, aksesibilitas, dan apresiasi terhadap film Indonesia. Program nobar ini telah sukses diselenggarakan di 29 kota sejak tahun 2020 hingga 2023, dengan jumlah penonton yang terus meningkat secara signifikan.

Film-film seperti ‘Nyanyian Akar Rumput’, ‘The Science of Fiction’, dan ‘Perempuan Tanah Jahanam’ telah dipertontonkan, mencerminkan kekayaan dan keragaman sinema Indonesia serta menunjukkan peningkatan minat dan dukungan masyarakat terhadap industri film nasional.

Kemendikbudristek juga mengakui peran penting komunitas film lokal melalui inisiatif Apresiasi Film Indonesia (AFI), yang telah berhasil menjangkau 79 komunitas di 10 kota sejak dimulai pada tahun 2022. Program ini terus diperluas dan menunjukkan pertumbuhan yang stabil dalam industri perfilman di Indonesia.

3. Pelestarian Warisan Film Nasional

Direktorat Perfilman, Musik, dan Media telah melakukan berbagai upaya pengarsipan, pendokumentasian, dan preservasi film sesuai amanat UU no 33 tahun 2009 tentang perfilman. Ini termasuk proses digitalisasi 332 judul film Indonesia dari seluloid ke format digital sejak tahun 2016, serta pengarsipan poster film bersejarah yang dulunya digunakan sebagai alat promosi di bioskop.

Selain itu, komitmen pada restorasi film juga dilakukan untuk mengembalikan kondisi asli gambar dan suara film, terutama untuk film-film lama yang masih menggunakan seluloid dan rentan terhadap kerusakan. Hingga saat ini, lima film telah direstorasi, termasuk karya-karya penting seperti 'Darah dan Doa' (The Long March) karya Usmar Ismail yang direstorasi pada tahun 2013, serta 'Pagar Kawat Berduri', 'Kereta Api Terakhir', 'Dr Samsi', dan 'Bintang Ketjil'.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Fakta Film Vina: Sebelum 7 Hari, Diangkat dari Kasus Pembunuhan Sadis

4 Fakta Film Vina: Sebelum 7 Hari, Diangkat dari Kasus Pembunuhan Sadis

Entertainment | Sabtu, 30 Maret 2024 | 09:00 WIB

Film Vina: Sebelum 7 Hari Kena Kritik Monetisasi Tragedi, Komentar Ernest Prakasa Langsung Jadi Sorotan

Film Vina: Sebelum 7 Hari Kena Kritik Monetisasi Tragedi, Komentar Ernest Prakasa Langsung Jadi Sorotan

Entertainment | Sabtu, 30 Maret 2024 | 10:00 WIB

Timbulkan Kontroversi, Leo Pictures Turuti Tuntutan MUI untuk Ganti Judul dan Poster Film Kiblat

Timbulkan Kontroversi, Leo Pictures Turuti Tuntutan MUI untuk Ganti Judul dan Poster Film Kiblat

Video | Sabtu, 30 Maret 2024 | 09:10 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama dan Waterproof yang Murah

5 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama dan Waterproof yang Murah

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 20:45 WIB

5 Cushion Serum untuk Makeup Dewy Natural, Kulit Sehat Bercahaya

5 Cushion Serum untuk Makeup Dewy Natural, Kulit Sehat Bercahaya

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 20:25 WIB

5 Sabun Mandi untuk Kulit Kering dan Bersisik bagi Pemilik Kulit Sensitif

5 Sabun Mandi untuk Kulit Kering dan Bersisik bagi Pemilik Kulit Sensitif

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 19:55 WIB

4 Shio Paling Beruntung 23 April 2026, Siap-siap Tajir

4 Shio Paling Beruntung 23 April 2026, Siap-siap Tajir

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 19:50 WIB

Bekas Jerawat Tak Kunjung Hilang? Kenali Pendekatan 3 Modes Lasers Treatment ala FTP Clinic

Bekas Jerawat Tak Kunjung Hilang? Kenali Pendekatan 3 Modes Lasers Treatment ala FTP Clinic

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 19:40 WIB

Dari Dapur ke Meja Makan: Tips dari Chef Jaga Rasa Tetap Konsisten di Tengah Kesibukan

Dari Dapur ke Meja Makan: Tips dari Chef Jaga Rasa Tetap Konsisten di Tengah Kesibukan

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 19:13 WIB

Perjuangan 75 Kartini Penjelajah Pakai Kebaya, Kibarkan Merah Putih Raksasa di Puncak Gunung

Perjuangan 75 Kartini Penjelajah Pakai Kebaya, Kibarkan Merah Putih Raksasa di Puncak Gunung

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 18:55 WIB

5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka di Alfamart yang Memutihkan Wajah dan Harganya

5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka di Alfamart yang Memutihkan Wajah dan Harganya

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 18:13 WIB

5 Tinted Sunscreen SPF 50 yang Ringan untuk Mencerahkan Wajah

5 Tinted Sunscreen SPF 50 yang Ringan untuk Mencerahkan Wajah

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 18:07 WIB

4 Rekomendasi Lulur Mandi Viva dan Daftar Harganya untuk Kulit Lebih Cerah

4 Rekomendasi Lulur Mandi Viva dan Daftar Harganya untuk Kulit Lebih Cerah

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 17:03 WIB