Walau Disunahkan, Ustaz Khalid Basalamah Larang Beli Baju Lebaran di 10 Hari Terakhir Ramadhan, Kenapa?

Agatha Vidya Nariswari, Elvariza Opita

Kamis, 04 April 2024 | 15:46 WIB
Walau Disunahkan, Ustaz Khalid Basalamah Larang Beli Baju Lebaran di 10 Hari Terakhir Ramadhan, Kenapa?
Ustaz Khalid Basalamah (YouTube/CURHAT BANG Denny Sumargo)

Suara.com - Selain mudik, membeli baju baru adalah salah satu tradisi yang tak mungkin hilang dalam perayaan lebaran. Tak heran jika toko-toko pakaian dipenuhi dengan banyak pengunjung terutama di penghujung akhir bulan Ramadhan alias menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Namun Ustaz Khalid Basalamah malah menyayangkan fenomena ini. Sebab menurutnya membeli baju lebaran justru jangan dilakukan di 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Mengapa demikian?

Dilihat di akun Instagram @ustad.khalidbasalamah, awalnya Ustaz Khalid Basalamah menegaskan bahwa mengenakan baju baru saat lebaran adalah hal yang disunahkan.

Ilustrasi belanja baju Lebaran. (Shutterstock)
Ilustrasi belanja baju Lebaran. (Shutterstock)

“Mengenakan baju baru, menampakkan kegembiraan di hari raya, itu adalah bagian daripada sunnah Nabi SAW,” ucap Ustaz Khalid Basalamah, seperti dikutip pada Kamis (4/4/2024).

“Tetapi yang harus kita perhatikan adalah semua kebutuhan ini, baju lebaran atau pakaian baru yang ingin kita beli, tentu jangan dilakukan justri di 10 (hari) terakhir Ramadhan,” sambungnya.

Alih-alih di penghujung bulan Ramadhan, Ustaz Khalid Basalamah malah menganjurkan umat Muslim untuk membeli baju lebaran jauh-jauh hari sebelumnya. Bahkan tidak ada salahnya jika membeli baju lebaran sebelum bulan Ramadhan itu datang.

“Anda harusnya lakukan itu sebelum Ramadhan atau di hari-hari pertama Ramadhan paling tidak,” tutur Ustaz Khalid Basalamah yang kemudian menerangkan alasannya.

“Karena 10 hari terakhir, (seperti) disebutkan dalam sebuah riwayat yang shahih, Nabi SAW justru lebih fokus untuk beribadah. Dikatakan dalam sebuah riwayat, kalau masuk 10 (hari) terakhir Ramadhan, maka Nabi SAW lebih mengeraskan ikatan sarungnya dan membangunkan keluarganya. Artinya justru itu hari-hari yang sangat mulia. Jangan sibukkan diri dengan belanja, tapi di saat itu bagaimana justru kita memperbanyak ibadah,” tegasnya menambahkan.

Ada beberapa ibadah yang tentu bisa diperbanyak di 10 hari terakhir bulan Ramadhan, salah satunya itikaf di masjid. “Semua itu tujuannya agar kita lebih fokus ibadah,” pungkas Ustaz Khalid Basalamah.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Tips Agar Mudik Lebaran Mendatangkan Pahala ala MUI, Musafir Boleh Tak Berpuasa?

7 Tips Agar Mudik Lebaran Mendatangkan Pahala ala MUI, Musafir Boleh Tak Berpuasa?

Lifestyle | Kamis, 04 April 2024 | 15:34 WIB

2 Cara Buat Kartu Ucapan Idul Fitri untuk Lebaran 2024

2 Cara Buat Kartu Ucapan Idul Fitri untuk Lebaran 2024

Tekno | Kamis, 04 April 2024 | 15:02 WIB

1 Syawal 1445 H Tanggal Berapa? Jadwal Lebaran Idul Fitri 2024 Versi Pemerintah dan Muhammadiyah

1 Syawal 1445 H Tanggal Berapa? Jadwal Lebaran Idul Fitri 2024 Versi Pemerintah dan Muhammadiyah

News | Kamis, 04 April 2024 | 14:11 WIB

Terkini

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi

Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:16 WIB

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:59 WIB

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:40 WIB

×