Inilah 4 Bulan Baik untuk Menikah Menurut Penanggalan Kalender Jawa

Selasa, 16 April 2024 | 18:07 WIB
Inilah 4 Bulan Baik untuk Menikah Menurut Penanggalan Kalender Jawa
Bulan baik untuk menikah menurut penanggalan Jawa (freepik)

Suara.com - Sampai saat ini, sebagian masyarakat Jawa masih menggunakan perhitungan bulan yang baik untuk menentukan tanggal menikah. Apa saja bulan baik untuk menikah menurut Jawa?

Bukan hanya pernikahan, penanggalan Jawa sebenarnya juga digunakan untuk menentukan hari-hari baik lainnya, seperti memulai usaha.

Daftar Bulan Baik untuk Menikah Menurut Jawa

Berdasarkan keterangan Mama Flo dalam buku Primbon Praktis (2008) berikut adalah daftar bulan baik untuk menikah sesuai penanggalan Jawa.

1. Jumadil Akhir

Bulan yang baik untuk menikah di kalender jawa dimulai sejak memasuki bulan ke-enam atau Jumadil Akhir. Sebagian orang percaya bahwa pernikahan di bulan ini akan mendatangkan banyak rezeki.

Meski begitu, ada beberapa waktu di dalam bulan Jumadil Akhir yang sebaiknya Anda hindari seperti berikut.

  • Hari tidak baik: Jumat.
  • Hari sial/taliwangke: Selasa Legi.
  • Tanggal sanggar atau angker: 18.
  • Tanggal nahas: 10 dan 14.
  • Hari angker: Rabu dan Kamis.
  • Tanggal bangas padewan: 10 dan 14.

2. Rejeb

Tepat setelah Jumadil Akhir, bulan Rejeb juga dipercaya bagus untuk melangsungkan pernikahan. Bulan ini dinilai dapat memberikan keselamatan bagi pengantin dan melancarkan usaha memiliki momongan.

Meski begitu, ada beberapa waktu di dalam bulan Jumadil Akhir yang sebaiknya Anda hindari seperti berikut.

  • Hari tidak baik: Jumat.
  • Hari sial/taliwangke: Rabu Pahing.
  • Tanggal sanggar atau angker: 18.
  • Tanggal nahas: 2 dan 14.
  • Hari angker: Rabu dan Kamis.
  • Tanggal bangas padewan: 13 dan 27.

3. Ruwah

Menjadi bulan kedelapan dalam kalender Jawa, Ruwah juga dinilai sebagai salah satu waktu yang bagus untuk menikah. Bulan ini dinilai mampu memberikan keselamatan dan kedamaian bagi mempelai.

Meski begitu, ada beberapa waktu di dalam bulan Jumadil Akhir yang sebaiknya Anda hindari seperti berikut.

Baca Juga: Menikah di Bulan Syawal Menurut Islam dan Masyarakat Jawa, Ini Perbedaannya

  • Hari tidak baik: Jumat.
  • Hari sial/taliwangke: Kamis Pon.
  • Tanggal sanggar atau angker: 26.
  • Tanggal nahas: 12 dan 13.
  • Hari angker: Rabu dan Kamis.
  • Tanggal bangas padewan: 4 dan 28.

4. Besar

Sebagai bulan penutup di penanggalan Jawa, bulan Besar juga dikenal sebagai salah satu waktu yang baik untuk melangsungkan pernikahan. Bulan ini dinilah dapat memberikan kebahagiaan dan kekayaan dalam waktu yang panjang.

Meski begitu, ada beberapa waktu di dalam bulan Jumadil Akhir yang sebaiknya Anda hindari seperti berikut.

  • Hari tidak baik: Senin dan Selasa.
  • Hari sial/taliwangke: Selasa Legi.
  • Tanggal nahas: 25.
  • Hari angker: Sabtu dan Minggu.
  • Tanggal bangas padewan: 6 dan 20.

Nah, itulah 4 bulan baik untuk menikah menurut Jawa.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI