Rio Reifan Bolak-balik Positif Narkoba Hingga Lima Kali, Rehabilitasi atau Penjara Saja Tidak Cukup Hentikan Rasa Candu?

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Senin, 29 April 2024 | 17:55 WIB
Rio Reifan Bolak-balik Positif Narkoba Hingga Lima Kali, Rehabilitasi atau Penjara Saja Tidak Cukup Hentikan Rasa Candu?
Pesinetron Rio Reifan dibawa kembali ke ruang tahanan usai dihadirkan saat rilis kasus narkoba yang menjeratnya di Polres Metro Jakarta Pusat, Rabu (21/4/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Rio Reifan kembali ditankgat terkait narkoba kelima kalinya. Hal ini lagi-lagi membuatnya menjadi sorotan. Pasalnya, ia seolah tak kunjung jera padahal sudah pernah mendapat hukuman dari kasus sebelumnya pada 2015, 2017, 2019 dan 2021.

Adanya kasus Rio Reifan yang kembali menggunakan narkoba lantas menjadi perbincangan apa yang dapat dilakukan agar aktor tersebut tak lagi menggunakan barang terlarang tersebut. Lantas apakah rehabilitasi atau hukuman penjara yang dapat ampuh membuat para pecandu tidak kembali menggunakan narkoba?

Menjawab pertanyaan ini, Psikiater Adiksi BNN, Dr. Iman Firmansyah, SpKJ.,SH.,MH. menjelaskan, dalam penanganan narkoba sendiri setiap orang berbeda-beda. Hal ini perlu dilihat kondisi dari pengguna narkoba tersebut.

Pesinetron Rio Reifan memberi pernyataan saat dihadirkan dalam rilis kasus narkoba yang menjeratnya di Polres Metro Jakarta Pusat, Rabu (21/4/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pesinetron Rio Reifan memberi pernyataan saat dihadirkan dalam rilis kasus narkoba yang menjeratnya di Polres Metro Jakarta Pusat, Rabu (21/4/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Menurutnya, dalam penanganan pengguna narkoba, rehabilitasi atau penjara akan berakhir sama jika tidak adanya penanganan yang tepat. Pasalnya, saat rehabilitasi ataupun penjara, para pecandu akan merasa terkurung. Padahal yang utama adalah terapi agar orang tersebut tidak kembali menggunakan narkoba.

“Untuk penanganan narkoba, semua terapi baik asal sesuai dengan Kondisi masing-masing pasiennya. Semua terapi itu baik yang penting tujuannya adalah agar menyembuhkan atau memulihkan pecandu tersebut,” kata Dr. Iman kepada Suara.com, Senin (29/4/2024).

Dr.Iman menjelaskan, ketika pengguna narkoba sedang candu, lalu barang tersebut diambil, itu akan membuatnya marah. Jika tidak ada penangan baik, dikurung melalui rehabilitasi atau penjara saja tidak cukup. Pasalnya, setelah bebas mereka akan menggunakannya lagi.

Untuk itu, cara ampuh yang dapat dilakukan yakni membuat program-program selama rehabilitasi atau penjara. Hal ini akan membuat para pecandu memiliki aktivitas lain yang menyenangkan selain narkoba.

“Karena rehabilitasi dengan penjara itu sebenarnya sama-sama hukuman. Pecandu itu kan juga tidak bisa bebas keluar atau masuk sama dengan di penjara Jadi sebenarnya intinya adalah embelajaran bukan penghukuman. Makanya di penjara pun disebutnya adalah pemasyarakat. Yang kita lihat adalah program-program yang penting yang ada di penjara ataupun di tempat rehab Itu yang paling penting,” jelasnya.

Program yang dibuat harus memperhatikan fisik dari pengguna narkoba. Fisik pengguna narkoba harus diperiksa terlebih dahulu. Hal ini karena fisik tersebut akan memberikan berbagai gangguan.

baca juga

“Intinya adalah program. Pada saat orang ini masuk ke tempat rehab, di situ sudah ada program-program. Buat pecandu itu seperti apa Diperiksa dulu kondisi kesehatannya apakah ada masalah di lambungnya, perutnya jantung ada masalah di otaknya,” tutur Dr. Iman.

Setelah fisiknya sudah baik, dapat memperbaiki mental dari pengguna tersebut. Hal ini yang dijadikan cara untuk memperbaiki sikap dari pecandu narkoba. Dalam hal ini, para pecandu dapat melakukan aktivitas atau kesenangan lain yang bisa dilakukan.

“Jadi itu harus dicari pengganti kesenangannya apa. Kan banyak kesenangan itu, bisa dengan olahraga, dengan ketemu keluarga, main musik, main band, dan lain-lain Nah, program-program itu  saat di dalam penjara jadi pengganti rasa senang,” sambungnya.

Selain fisik dan mental, cara lain yang penting ditanamkan yakni ajaran agama dan spiritual. Dengan pendekatan agama, itu akan akan membantu agar pecandu tidak kembali menggunakan narkoba. Penting juga untuk anggota keluarga terdekat tidak mengucilkannya ketika pecandu itu kembali ke lingkungan masyarakat.

“Jangan lupa masalah agama, apakah di tempat rehat ada pendekatan agama Spiritual. Apakah di penjara ada pendekatan agama? Jadi pendekatan agamanya bukan hanya masalah bicara surga neraka, tetapi mengenai mengenai hatinya bagaimana programnya, seperti apa tahapan-tahapannya,” ujar Dr. Iman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lima Kali Tersangkut Kasus Narkoba, Keluarga Rio Reifan Minta Rehabilitasi, Tapi Polisi Jawab Ini

Lima Kali Tersangkut Kasus Narkoba, Keluarga Rio Reifan Minta Rehabilitasi, Tapi Polisi Jawab Ini

News | Senin, 29 April 2024 | 16:14 WIB

5 Kali Ditangkap Kasus Narkoba, Rio Reifan Kena Mental

5 Kali Ditangkap Kasus Narkoba, Rio Reifan Kena Mental

Entertainment | Senin, 29 April 2024 | 15:25 WIB

Rio Reifan Tak Kunjung Kapok Positif Narkoba Kelima Kalinya, Sebabnya Apa Sih? Begini Kata Psikiater Adiksi BNN

Rio Reifan Tak Kunjung Kapok Positif Narkoba Kelima Kalinya, Sebabnya Apa Sih? Begini Kata Psikiater Adiksi BNN

Lifestyle | Senin, 29 April 2024 | 14:12 WIB

Terkini

Geger Kabar Jenderal Ditangkap dan Diperiksa Propam, Mabes Polri Gelar Konferensi Pers Malam Ini!

Geger Kabar Jenderal Ditangkap dan Diperiksa Propam, Mabes Polri Gelar Konferensi Pers Malam Ini!

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:33 WIB

Transportasi Publik Sudah Menjangkau 92,5 Persen Wilayah, Jakarta Kejar Target Kota Global 2045

Transportasi Publik Sudah Menjangkau 92,5 Persen Wilayah, Jakarta Kejar Target Kota Global 2045

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:31 WIB

Ironi Women Empowerment: Standar Ganda di Balik Slogan Kesetaraan

Ironi Women Empowerment: Standar Ganda di Balik Slogan Kesetaraan

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 16:30 WIB

Polri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Sejumlah Jabatan Strategis Dijabat Wajah Baru

Polri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Sejumlah Jabatan Strategis Dijabat Wajah Baru

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:25 WIB

375 Peserta P3MD Dapat Arahan Langsung dari Prabowo di Istana

375 Peserta P3MD Dapat Arahan Langsung dari Prabowo di Istana

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:20 WIB

Usai Raffi Ahmad Bantah Terlibat, Publik Pertanyakan Sumber Dana Deklarasi Pemuda

Usai Raffi Ahmad Bantah Terlibat, Publik Pertanyakan Sumber Dana Deklarasi Pemuda

Video | Selasa, 03 November 2026 | 16:20 WIB

Chandra Asri Group Hadirkan Akses Air Bersih Bagi Masyarakat Bengkulu Melalui Pembangunan Sumur Bor

Chandra Asri Group Hadirkan Akses Air Bersih Bagi Masyarakat Bengkulu Melalui Pembangunan Sumur Bor

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 16:19 WIB

Polri Minta Personel Bercermin Usai Insiden Penggerebekan Pesantren di Sukoharjo

Polri Minta Personel Bercermin Usai Insiden Penggerebekan Pesantren di Sukoharjo

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:18 WIB

Sasar 3.060 Desa, TP PKK Sulsel Perkuat Pencegahan Stunting

Sasar 3.060 Desa, TP PKK Sulsel Perkuat Pencegahan Stunting

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 16:17 WIB

Modal Asing Masih Kabur, Rupiah Ditutup Ambruk ke Level Rp18.160/USD

Modal Asing Masih Kabur, Rupiah Ditutup Ambruk ke Level Rp18.160/USD

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 16:17 WIB

×