Lagi-lagi BC! Ini Kronologi Parasut Paralayang dari Australia Milik Atlet Ditahan Bea Cukai

Chyntia Sami Bhayangkara

Sabtu, 18 Mei 2024 | 18:32 WIB
Lagi-lagi BC! Ini Kronologi Parasut Paralayang dari Australia Milik Atlet Ditahan Bea Cukai
kronologi parasut paralayang atlet ditahan bea cukai (Freepik)

Suara.com - Ramai di media sosial, parasut Paralayang atlet Indonesia berupa Harness Paragliding ditahan oleh Bea Cukai dari Maret 2024. Nah berikut ini kronologi parasut paralayang atlet ditahan bea cukai.

Kabar mengenai parasut paralayang atlet Indonesia  bernama Hendra Noval  yang di tahan Bea Cukai ini diunggah warganet @/Aldoriakusumah melalui Twitter/X  pada Jumat, 17 Mei 2024.

 “Ada aja kelakuan @beacukaiRI nahan peralatan olahraga khusus. Cerita salah satu atlet paralayang di Indonesia,” tulis @/Aldoriakusumah

Melalui unggahan tersebut, tertulis bahwa Hendra Novalmendapat kiriman parasut paralayang berupa harness paragliding dari temannya yang berada di Austria. Untuk lebih jelasnya, berikut ini kronologi parasut paralayang atlet ditahan bea cukai.

“Di kirim tgl 15 - 03 - 2024, sesampai di Jakarta, barang saya di tahan oleh Bea Cukai Pasarbaru. Dengan alasan karena kondisi barang bekas pakai. Per tgl 25 - 03 - 2024, dapat info dari pihak pos Indonesia, barang kiriman saya di tahan,” tulis Hendra yang kemudian diunggah ulang oleh @/Aldoriakusumah melalui tangkapan layar.

Dalam unggahannya tersebut, Hendra mengatakan bahwa Ia dapat kiriman alat olahraga paralayang sejak 15 Maret 2024 dari temannya yang ada di Austria. Namun pada 25 Maret 2024, alat tersebut tertahan di Bea Cukai Pasar Baru.

Menurut pihak Bea Cukai, alat tersebut tertahan karena alat tersebut bekas dan alat bekas dilarang masuk Indonesia.

“Ditahan oleh Bea Cukai Pasar Baru karena barang bekas tidak boleh masuk ke Indonesia, kecuali barang pindahan sekolah di luar negeri,” terang Hendra.

Mengetahui barangnya tertahan, Hendra pun sangat menyayangkan atas sikap Bea Cukai tersebut. Pasalnya, Ia sudah bersusah payah untuk memperoleh alat tersebut karena alat tersebut belum diproduksi di Tanah Air.

baca juga

Ia pun menambhakan jika memang ada aturan barang bekas pakai dilarang masuk Indonesia, ada baiknya pihak Bea Cukai melakukan sosialiasi di seluruh jasa pengiriman luar negeri agar mereka tahu aturan ini.

“Kalau memang ada aturan, barang kiriman tidak boleh bekas pakai, ada baiknya disosialisasikan di seluruh jasa pengiriman di luar negeri. Agar mengetahui aturan ini, jangan sepihak saja Bea Cukai Pasar Baru,” terangnya lagi.

Bea Cukai pun lantas merespon, mereka mengatakan bahwa dalam proses pengiriman barang ada ketentuan-ketentuannya sesuai aturan yang dikeluarkan oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag).

"Dalam hal importasi barang, terdapat ketentuan impor barang yang diatur oleh Kementerian Perdagangan @kemendag salah satunya impor barang dalam keadaan bekas," demikian klarifikasi Bea Cukai.

Adapun salah satu aturannya yaitu larangan untuk pengiriman  barang bekas ke Indonesia. Larangan ini sesuai dengan Permendag 40 Tahun 2022 tentang Barang Dilarang Ekspor dan Dilarang Impor.

Demikian ulasan mengenai kronologi parasut paralayang atlet ditahan bea cukai yang saat ini sedang ramai jadi perbincangan di media sosial X. Semoga informasi ini bermanfaat!

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soraya Trending di X, Time Keeper Uang Kaget Ini Diisukan Jadi Selingkuhan Artis

Soraya Trending di X, Time Keeper Uang Kaget Ini Diisukan Jadi Selingkuhan Artis

Tekno | Sabtu, 18 Mei 2024 | 17:48 WIB

Bahaya Laten Judi Slot: Pria di Depok Tinggal di Kuburan, Rumah Terjual Hidup Sebatang Kara

Bahaya Laten Judi Slot: Pria di Depok Tinggal di Kuburan, Rumah Terjual Hidup Sebatang Kara

News | Sabtu, 18 Mei 2024 | 15:38 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×