Kronologi Adi Pradita Nangis Dikepruk Helm oleh Nimas Sabella, Tetap Neror Tanpa Kapok

Ruth Meliana

Minggu, 19 Mei 2024 | 13:24 WIB
Kronologi Adi Pradita Nangis Dikepruk Helm oleh Nimas Sabella, Tetap Neror Tanpa Kapok
Sosok Adi Pradita pelaku teror ke Nimas Sabella selama 10 tahun. (X)

Suara.com - Sosok Nimas Sabella tengah menuai simpati luas dari publik di media sosial. Pasalnya, perempuan asal Surabaya ini menjadi korban teror oleh mantan teman sekelasnya, Adi Pradita.

Tak main-main, Adi meneror Nimas selama 10 tahun, tepatnya saat keduanya masih duduk di bangku SMPN 34 Surabaya. Dalam periode satu dekade, Adi tak henti-hentinya melakukan pelecehan seksual hingga serangan psikis ke Nimas lewat media sosial.

Melalui akun X resminya, @runeh_, Nimas mengaku dirinya tidak tinggal diam. Ia menceritakan sempat melabrak dan menghajar Adi dengan helm pada 2020 silam. Aksi itu dilakukan Nimas saking sudah kesalnya dengan kelakuan Adi.

"2020 aku wes ngelabrak nang ngarep gang e (2020 sudah aku labrak di depan gang rumah Adi). Tak kepruk nggawe helm KYT ireng (Adi aku hantam pakai helm hitam)," curhat Nimas seperti dikutip Suara.com, Minggu (19/5/2024).

Bukan tanpa alasan, Nimas mengaku awalnya sudah mengajak ngomong Adi secara baik-baik. Tepatnya ia meminta agar Adi berhenti menerornya.

Permintaan ini sudah disampaikan ke Adi sebanyak 3 kali di rumahnya. Namun, Adi malah mengabaikan sikap baiknya dan tetap melakukan teror di media sosial. Hal ini membuat Nimas habis kesabarannya.

"Aku ngelakuin ini karena (Adi) sudah diajak ngomong baik-baik. 3 kali (Adi) ke rumahku, nihil (tidak berubah)," lanjut Nimas.

Akhirnya, Nimas pun menyerang Adi dengan menggunakan helm. Aksinya itu bahkan membuat Adi sampai menangis.

"Mari dikepruk helm, mek nangis 3 dino terus pancet neror (Setelah dikepruk helm, Adi cuma nangis 3 hari kemudian lanjut neror). Aku minta ketemu orang tuanya, tapi dihalang terus. Aku gak meneng rek (aku gak diam guys)," pungkas Nimas Sabella.

baca juga

Pengakuan Nimas yang sempet melawan Adi itu langsung ramai dikomentari warganet. Hingga berita ini dipublikasikan, pengakuannya ini telah dibaca 2 juta kali dan mendapatkan 17 ribu tanda suka.

"Mbak tak iuran seratus buat bawa dia ke psikiater," celetuk warganet.

"Kurang kalau helm, mending pakai batu pedas," saran warganet.

"Nek misal aku nang posisimu ya mesti bingung arep lapor polisi opo damkar, soale rupane masuk dadi copet karo codot," celetuk warganet.

"Mbak laporno nang polisi wes mbak, bawa perangkat desa/RT/RW/ortunya mbaknya, kalau ada kenalan tentara/orang yang galak banget sekalian bawa mereka jdi saksi, jadi kalau semisal disuruh nyelesaiin secara kekeluargaan bisa diamuk sekalian polisi e," tambah yang lain.

"Uda dipukul pakai helm masih gaa mempan. Bagusnya langsung dikubur jadi pupuk ini orang biar manfaat dikit hidupnya," komentar warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belasan Penumpang Pikap Kompak Pakai Helm, Tapi Tetap Kena Tilang Polisi

Belasan Penumpang Pikap Kompak Pakai Helm, Tapi Tetap Kena Tilang Polisi

Video | Selasa, 14 Mei 2024 | 13:00 WIB

Gaya Pacaran Mahalini dan Rizky Febian Bak Cabe-cabean Zaman Now, Hanya Gunakan Motor Merakyat

Gaya Pacaran Mahalini dan Rizky Febian Bak Cabe-cabean Zaman Now, Hanya Gunakan Motor Merakyat

Otomotif | Jum'at, 10 Mei 2024 | 14:35 WIB

Para Penumpang Mobil Pick Up Ini Berusaha Taat Aturan Dengan Pakai Helm

Para Penumpang Mobil Pick Up Ini Berusaha Taat Aturan Dengan Pakai Helm

News | Jum'at, 10 Mei 2024 | 13:37 WIB

Heboh Video Piton Telan Perempuan Tua, Publik: Salah Ular atau Manusia?

Heboh Video Piton Telan Perempuan Tua, Publik: Salah Ular atau Manusia?

Lifestyle | Selasa, 07 Mei 2024 | 16:30 WIB

Takut Ditilang Polisi Gegara Tak Pakai Helm, Dua Bule Kekar Sembunyi dari Polisi

Takut Ditilang Polisi Gegara Tak Pakai Helm, Dua Bule Kekar Sembunyi dari Polisi

Video | Senin, 06 Mei 2024 | 15:05 WIB

Viral Dua Pria Bule Tak Pakai Helm Sembunyi dari Polisi, Netizen Ngakak: Yang Lokal Juga Begitu!

Viral Dua Pria Bule Tak Pakai Helm Sembunyi dari Polisi, Netizen Ngakak: Yang Lokal Juga Begitu!

Lifestyle | Senin, 06 Mei 2024 | 15:41 WIB

Terkini

Sikat Pemodal Kakap, Kementerian ESDM Usut Tuntas Rantai Bisnis Emas Ilegal Rp846 Miliar

Sikat Pemodal Kakap, Kementerian ESDM Usut Tuntas Rantai Bisnis Emas Ilegal Rp846 Miliar

Banten | Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:18 WIB

Gempa NTT Ganggu 91 BTS, XLSMART Percepat Pemulihan hingga Tersisa 5 BTS

Gempa NTT Ganggu 91 BTS, XLSMART Percepat Pemulihan hingga Tersisa 5 BTS

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:17 WIB

Rumus Luas dan Keliling Layang-Layang, Lengkap dengan Contoh Soal

Rumus Luas dan Keliling Layang-Layang, Lengkap dengan Contoh Soal

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:17 WIB

PK Bapas Luwuk Ikuti Sidang TPP di Rutan Poso, Bahas Pembinaan 19 WBP

PK Bapas Luwuk Ikuti Sidang TPP di Rutan Poso, Bahas Pembinaan 19 WBP

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:12 WIB

Udara Pelalawan Tak Sehat, Berbahaya untuk Penderita Asma dan Sakit Jantung

Udara Pelalawan Tak Sehat, Berbahaya untuk Penderita Asma dan Sakit Jantung

Riau | Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:12 WIB

Apakah Lampu Ruangan dan Layar Laptop Bisa Memicu Flek Hitam?

Apakah Lampu Ruangan dan Layar Laptop Bisa Memicu Flek Hitam?

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:10 WIB

Gunakan Uang APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah dan Bayar Utang, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi

Gunakan Uang APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah dan Bayar Utang, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi

Jabar | Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:09 WIB

7 HP Murah Layar AMOLED dan RAM Besar, Spek Lengkap untuk Harian

7 HP Murah Layar AMOLED dan RAM Besar, Spek Lengkap untuk Harian

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:05 WIB

Meski Diincar Real Madrid, Rodri Pilih FC Barcelona untuk Wujudkan Mimpi

Meski Diincar Real Madrid, Rodri Pilih FC Barcelona untuk Wujudkan Mimpi

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:05 WIB

Hari Ketujuh Pencarian ASN Bogor yang Jatuh: Penyelam Diterjunkan, Keberadaan Bayu Masih Misteri

Hari Ketujuh Pencarian ASN Bogor yang Jatuh: Penyelam Diterjunkan, Keberadaan Bayu Masih Misteri

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:59 WIB

×