Diderita Ruben Onsu, Ini Perbedaan Empty Sella Syndrome dengan Radang Otak

Ruth Meliana

Senin, 20 Mei 2024 | 14:46 WIB
Diderita Ruben Onsu, Ini Perbedaan Empty Sella Syndrome dengan Radang Otak
Kolase penyakit radang otak dan potret Ruben Onsu. (Istimewa)

Suara.com - Ruben Onsu terkena penyakit langka empty sella syndrome atau sindrom sella kosong. Penyakit ini disebut-sebut sebagai pemicu suami Sarwendah ini harus dilarikan ke rumah sakit di Majalengka, Jawa Barat pada Sabtu (18/5/2024) malam.

Kondisi terkini Ruben ini terungkap dari unggahan manajernya, Heidy Hellena. Ia sempat membagikan video detik-detik bapak Betrand Peto itu tak sadarkan diri dan digotong ke dalam mobil ambulans.

Sebagai informasi, penyakit empty sella syndrome sudah diderita Ruben sejak tahun 2022. Penyakit tersebut membuat kesehatan kakak Jordi Onsu ini sering mengalami drop dan harus dirawat intensif.

Ruben sendiri sempat mengaku ia memang sering mengabaikan kesehatannya. Bukan tanpa sebab, hal ini dipicu oleh kesibukannya di dunia hiburan.

Padahal, empty sella syndrome yang diderita Ruben itu adalah penyakit langka. Bahkan hingga kini, belum ditemukan obat khusus untuk menyembuhkan sindrom sella kosong.

Kendati demikian, ternyata masih banyak orang yang belum bisa membedakan empty sella syndrome dengan radang otak. Terbukti, Ruben sendiri sering disebut menderita radang otak seperti Indra Bekti dan mendiang Olga Syahputra.

Lalu, apa sebenarnya perbedaan penyakit empty sella syndrome yang diderita Ruben dengan radang otak?

Empty Sella Syndrome dan Gejalanya

Ilustrasi apa itu empty sella syndrome (Anna Shvets/pexels)
Ilustrasi apa itu empty sella syndrome (Anna Shvets/pexels)

Empty sella syndrome adalah kelainan langka yang terjadi ketika kelenjar pituitari di dasar otak mengecil atau menipis. Kelenjar pituitari biasanya mengisi rongga tulang yang disebut sella tursika.

baca juga

Pada empty sella syndrome atau sindrom sella kosong, ruang sella turcica terisi cairan cerebrospinal (CSF), cairan yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang, bukan kelenjar pituitari.

Alhasil, banyak penderita empty sella syndrome yang tidak memiliki gejala, atau bahkan tidak menyadari bahwa mereka memiliki penyakit ini.

Namun, pada beberapa orang, empty sella syndrome dapat menyebabkan berkurangnya produksi satu atau lebih hormon yang dibuat oleh kelenjar pituitari. Gejala yang mungkin dialami juga tergantung pada kekurangan hormon tertentu.

Kendati demikian, ada beberapa gejala empty sella syndrome yang mungkin bisa disadari penderita. Berikut gejala-gejalanya:

  • Sakit kepala
  • Kelelahan
  • Gangguan penglihatan
  • Gangguan menstruasi
  • Infertilitas
  • Gangguan pertumbuhan pada anak-anak

Penyakit empty sella syndrome ini sendiri terkadang sulit dibedakan dari radang otak. Walau begitu, sebenarnya banyak perbedaan antara empty sella syndrome dengan radang otak.

Radang otak biasanya terjadi karena infeksi atau virus yang menyerang bagian otak. Selain virus, radang otak juga dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, parasit, jamur, atau reaksi autoimun.

Selebihnya, radang otak dan empty sella syndrome diketahui memiliki kesamaan dalam gejala. Tetapi kabar baiknya, dua penyakit ini bisa dibedakan jika penderita melakukan pemeriksaan MRI.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Sarwendah Tak Temani Ruben Onsu di Rumah Sakit: Aku Benar-Benar Sibuk Banget

Alasan Sarwendah Tak Temani Ruben Onsu di Rumah Sakit: Aku Benar-Benar Sibuk Banget

Entertainment | Senin, 20 Mei 2024 | 14:43 WIB

Dialami Ruben Onsu Hingga Dibawa ke RS, Kenapa Dehidrasi Bisa Sebabkan Pingsan?

Dialami Ruben Onsu Hingga Dibawa ke RS, Kenapa Dehidrasi Bisa Sebabkan Pingsan?

Health | Senin, 20 Mei 2024 | 14:33 WIB

Sarwendah Buka-Bukaan Soal Perilaku Silent Treatment yang Rusak Hubungan, Separah Itu?

Sarwendah Buka-Bukaan Soal Perilaku Silent Treatment yang Rusak Hubungan, Separah Itu?

Lifestyle | Senin, 20 Mei 2024 | 14:32 WIB

Artis Ini Ungkap Penyebab Ruben Onsu Pingsan sebelum Dilarikan ke Rumah Sakit

Artis Ini Ungkap Penyebab Ruben Onsu Pingsan sebelum Dilarikan ke Rumah Sakit

Entertainment | Senin, 20 Mei 2024 | 14:17 WIB

Tak Temani Suami Di Rumah Sakit, Sarwendah Tak Tahu Kapan Ruben Onsu Boleh Pulang

Tak Temani Suami Di Rumah Sakit, Sarwendah Tak Tahu Kapan Ruben Onsu Boleh Pulang

Entertainment | Senin, 20 Mei 2024 | 13:39 WIB

Ruben Onsu Dehidrasi Hingga Pingsan: Jangan Anggap Sepele, Bisa Berujung Kematian

Ruben Onsu Dehidrasi Hingga Pingsan: Jangan Anggap Sepele, Bisa Berujung Kematian

Health | Senin, 20 Mei 2024 | 13:21 WIB

Terkini

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:36 WIB

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB

×