Hati-Hati Ambil Pinjol Untuk Bayar UKT, Psikolog: Bisa Ganggu Belajar Mahasiswa hingga Susah Dapat Kerja

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 22 Mei 2024 | 20:50 WIB
Hati-Hati Ambil Pinjol Untuk Bayar UKT, Psikolog: Bisa Ganggu Belajar Mahasiswa hingga Susah Dapat Kerja
Ilustrasi kenaikan biaya UKT (Freepik)

Suara.com - Psikolog Klinis Nirmala Ika mengingatkan mahasiswa agar tidak sembarang mengambil student loan atau pinjaman siswa karena bisa menambah beban pikiran, memicu stres, hingga mengganggu proses belajar.

Skema student loan saat ini tengah jadi buah bibir di masyarakat dan dinilai bisa jadi solusi menyikapi kenaikan biaya uang kuliah tunggal (UKT) di beberapa Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Tak main-main, biaya UKT naik 30 hingga 50 persen, bahkan PTN seperti Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) disebut mengalami kenaikan UKT hingga 500 persen dari tahun sebelumnya.

Kenaikan ini dinilai sangat fantastis, padahal menurut Badan Pusat Statistik (BPS) 2022, inflasi atau kenaikan biaya pendidikan di Indonesia mencapai 10 hingga 20 persen per tahun.

Nirmala Ika mengatakan pinjaman yang dilakukan orang tua maupun oleh siswa itu sendiri, untuk membiayai pendidikannya, bisa menambah tekanan saat proses belajar. Ia menilai tanpa pinjaman utang saja mahasiswa bisa sangat terbebani.

"Asumsinya, kuliah nggak ada pinjaman saja sudah stres dengan berbagai interaksi sosialnya di masa saat ini. Apalagi dengan adanya pinjaman. Pinjaman ini juga akan terus berjalan, bahkan jika belum melunasi, bunganya akan membesar," ujar Nirmala saat dihubungi suara.com beberapa waktu lalu.

Mirisnya kata Nirmala, tekanan utang yang dialami akan terus bertambah dan berlanjut, karena saat lulus kuliah, mahasiswa tersebut tidak kunjung mendapatkan pekerjaan.

Hal ini sesuai dengan hasil Indeks Ekspektasi Ketersediaan Lapangan kerja Bank Indonesia (BI) pada Desember 2023 yang menunjukan bahwa ekspektasi ketersediaan lapangan kerja dalam waktu 6 bulan ke depan akan mengalami penurunan.

Meski begitu, perempuan yang juga Co-founder of Enlightmind itu mengakui jika stundent loan bisa jadi solusi, apabila pemberi pinjaman merupakan lembaga resmi pemerintah alias diatur langsung negara.

"Tergantung student loan resmi atau tidak. Kalau pakai pinjol (pinjaman online) berisiko buat dia. Contohnya di beberapa negara maju, ada student loan resmi dari negara," papar Nirmala.

baca juga

Sayangnya, kondisi di Indonesia belum ada lembaga pemerintah yang memberikan layanan student loan resmi.

Apalagi beberapa waktu lalu sempat viral, alih-alih meringankan biaya pembayaran uang kuliah, beberapa kampus kedapatan bekerja sama dengan pinjol sebagai solusi membayar uang kuliah dengan cara dicicil, lengkap dengan skema bunga yang cukup besar dan dibebankan kepada orang tua atau mahasiswa tersebut.

"Beban dia (mahasiswa) untuk mengembalikan dan beban kuliah cukup berat. Memang pasti ada yang berhasil dengan semangat juangnya, tapi ada juga yang tidak berhasil, harus nyambi kerja, dan bisa stres jika belum dikembalikan," pungkas Nirmala.

Biaya UKT di Berbagai PTN Naik Drastis Hingga 500 Persen

Banyak Perguruan Tinggi Negeri (PTN) telah merilis biaya kuliah terbarunya untuk tahun akademik 2024/2025. Informasi UKT terbaru ini tak sedikit membuat mahasiswa kaget.

Pasalnya, beberapa kampus menaikkan besaran UKT hingga beberapa kali lipat dibandingkan tahun 2023. Selain itu, ada juga kampus yang mengubah penggolongan besar UKT.

Beberapa universitas yang menaikkan biaya UKT di antaranya Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Brawijaya, Institut Pertanian Bogor (IPB), dan masih banyak lagi.

Bahkan, khusus Unsoed, dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR RI di Komplek Parlemen beberapa waktu lalu, Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsoed Maulana Ihsan menyebut kalau biaya UKT melambung hingga mencapai 300 hingga 500 persen.

"Yang kami resahkan, UKT di Unsoed itu naik melambung sangat jauh tinggi. Naik bisa 300%-500%. Contoh di fakultas saya sendiri, dari fakultas peternakan, sebelumnya Rp2,5 juta, sekarang naik jadi Rp14 juta," jelas Maulana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perbandingan Biaya Kuliah di Universitas Negeri dengan Kampus Muhammadiyah

Perbandingan Biaya Kuliah di Universitas Negeri dengan Kampus Muhammadiyah

Bisnis | Rabu, 22 Mei 2024 | 18:59 WIB

Marselino Ferdinan Full Senyum: Dikerubungi Gadis, Foto Bareng Mobil Mewah Harga Setara UKT 27 Semester Kedokteran UI

Marselino Ferdinan Full Senyum: Dikerubungi Gadis, Foto Bareng Mobil Mewah Harga Setara UKT 27 Semester Kedokteran UI

Otomotif | Rabu, 22 Mei 2024 | 18:50 WIB

Mardani Minta Pemerintah Turunkan UKT: Jumlah Orang Cerdas Jangan Dibatasi

Mardani Minta Pemerintah Turunkan UKT: Jumlah Orang Cerdas Jangan Dibatasi

News | Rabu, 22 Mei 2024 | 16:37 WIB

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×