Mengenal Student Loan: Jadi Solusi UKT Mahal atau Permasalahan Baru yang Menjerat Mahasiswa?

Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 24 Mei 2024 | 17:58 WIB
Mengenal Student Loan: Jadi Solusi UKT Mahal atau Permasalahan Baru yang Menjerat Mahasiswa?
Mengenal Student Loan: Jadi Solusi UKT Mahal atau Permasalahan Baru yang Menjerat Mahasiswa? (Freepik)

Suara.com - Sebagai respons terhadap tingginya Uang Kuliah Tunggal (UKT), banyak mahasiswa mulai mempertimbangkan untuk mengambil pinjaman pendidikan atau student loan sebagai alternatif finansial. Menteri Keuangan Sri Mulyani juga saat ini tengah menggodok lebih matang terkait skema student loan di perguruan tinggi.

Namun, apakah langkah ini benar-benar solusi atau justru menambah masalah baru? Simak ulasan di bawah untuk mengetahui lebih lanjut tentang apa itu student loan.

Apa Itu Student Loan? 

Dengan meningkatnya biaya kuliah yang terus meroket, masalah pinjaman mahasiswa menjadi perhatian utama di kalangan pelajar. Lantas, apa itu student loan? 

Student Loan adalah pinjaman pendidikan yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh dana pendidikan. Ada dua jenis sistem pinjaman pendidikan dalam hal ini, yaitu pinjaman hipotek dan pinjaman berbasis pendapatan.

1. Pinjaman Hipotek

Jenis pertama adalah pinjaman hipotek, yang memiliki jangka waktu pembayaran tetap. Pinjaman ini sering membebani pembayaran yang besar, terutama bagi mereka dengan pendapatan rendah, dan berisiko tinggi mengalami gagal bayar. Model pinjaman ini banyak digunakan di negara-negara seperti Amerika Serikat, Kanada, Filipina, dan Thailand.

2. Pinjaman Berbasis Pendapatan

Jenis kedua adalah pinjaman berbasis pendapatan, di mana peminjam dapat mulai melunasi pinjaman setelah pendapatan mereka mencapai jumlah tertentu. Dengan model ini, durasi pembayaran tidak ditetapkan dari awal, sehingga risiko gagal bayar bisa dikurangi. Model ini diterapkan di negara-negara seperti Australia, Swedia, Inggris, dan Jerman.

UKT Tinggi, Apakah Student Loan Bisa Jadi Solusi? 

Di tengah tingginya UKT di banyak kampus Indonesia, Kemendikbudristek menyatakan bahwa perguruan tinggi tidak termasuk dalam kategori wajib belajar, yang memicu berbagai reaksi dari masyarakat. Sementara itu, otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengamati masalah mahalnya UKT ini dengan menawarkan solusi berupa penyediaan pinjaman pendidikan melalui layanan keuangan.

Pada Februari 2024, Menteri Keuangan Sri Mulyani pernah membahas pengembangan student loan. Sebelumnya, pada 2018, Presiden Jokowi juga meminta perbankan untuk merancang sistem pinjaman mahasiswa. Namun, skema ini mendapatkan kritik keras dari masyarakat yang khawatir student loan justru akan memberatkan.

Sementara itu di Amerika Serikat, utang student loan pada 2023 mencapai $1,72 triliun (Rp27,53 kuadriliun), yang setara dengan delapan kali belanja APBN Indonesia pada 2024 (Rp3,32 kuadriliun). Menurut Departemen Pendidikan AS, sebanyak 43 juta orang Amerika memiliki pinjaman student loan.

Skema student loan di AS menimbulkan berbagai masalah seperti:

  • Mahasiswa harus bekerja sambil kuliah untuk menutupi biaya kuliah dan hidup.
  • Bekerja sambil kuliah memperlambat kelulusan, yang menambah biaya.
  • Kurangnya akses bimbingan karir yang memadai untuk membantu melunasi biaya kuliah.
  • Banyak cerita pekerja yang masih dibebani cicilan student loan hingga usia tua.

Di Indonesia, kasus gagal bayar relatif tinggi. Berdasarkan catatan OJK, utang warga yang belum dibayarkan di PayLater mencapai Rp6,13 triliun per Maret 2024. Kredit macet di pinjaman online (pinjol) mencapai Rp1,53 triliun pada Agustus 2023, didominasi oleh kelompok usia 19-34 tahun yang terdiri dari mahasiswa dan pekerja, mencapai Rp602,69 miliar.

Adanya student loan ini justru dikhawatirkan dapat semakin membebani masyarakat Indonesia yang masih berjuang untuk melunasi utang di PayLater dan pinjol. Selain itu, perlu adanya edukasi yang komprehensif tentang pengelolaan keuangan bagi mahasiswa dan keluarga mereka untuk memastikan bahwa mereka memahami konsekuensi jangka panjang dari mengambil pinjaman pendidikan. Edukasi ini bisa membantu mereka membuat keputusan yang lebih bijak terkait pembiayaan pendidikan. Bagaimana menurut pendapat Anda? 

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hati-Hati Ambil Pinjol Untuk Bayar UKT, Psikolog: Bisa Ganggu Belajar Mahasiswa hingga Susah Dapat Kerja

Hati-Hati Ambil Pinjol Untuk Bayar UKT, Psikolog: Bisa Ganggu Belajar Mahasiswa hingga Susah Dapat Kerja

Lifestyle | Rabu, 22 Mei 2024 | 20:50 WIB

UKT PTN Naik Hingga 500 Persen, Psikolog: Pelajar Berprestasi Berisiko Stres dan Cemas!

UKT PTN Naik Hingga 500 Persen, Psikolog: Pelajar Berprestasi Berisiko Stres dan Cemas!

Lifestyle | Selasa, 21 Mei 2024 | 20:40 WIB

Student Loan Bikin Pelajar Berutang Hingga 23 Tahun, Yakin Mau Diterapkan di Indonesia?

Student Loan Bikin Pelajar Berutang Hingga 23 Tahun, Yakin Mau Diterapkan di Indonesia?

Bisnis | Selasa, 21 Mei 2024 | 16:35 WIB

Terkini

Menua Tanpa Kehilangan Karakter, Ini Wajah Baru Kecantikan Masa Depan

Menua Tanpa Kehilangan Karakter, Ini Wajah Baru Kecantikan Masa Depan

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:36 WIB

Review KIPRUN Kipstorm Tempo, Sepatu Lari Long Run dan Tempo Run Pecinta Pace Ngebut

Review KIPRUN Kipstorm Tempo, Sepatu Lari Long Run dan Tempo Run Pecinta Pace Ngebut

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:36 WIB

Usai Tersandung Kasus Korupsi, BGN Gandeng Kejagung Kawal Tata Kelola MBG

Usai Tersandung Kasus Korupsi, BGN Gandeng Kejagung Kawal Tata Kelola MBG

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:33 WIB

Career Break Bukan Penghalang, Mengapa Dunia Kerja Sulit Memahaminya?

Career Break Bukan Penghalang, Mengapa Dunia Kerja Sulit Memahaminya?

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:30 WIB

Jaga Hutan dengan Kearifan Lokal, Pemerintah Genjot Status Hukum Masyarakat Adat Gunung Kong

Jaga Hutan dengan Kearifan Lokal, Pemerintah Genjot Status Hukum Masyarakat Adat Gunung Kong

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:30 WIB

Kasus Robert Alberts Belum Beres, Manajemen Persib Buka Suara Soal Sanksi FIFA

Kasus Robert Alberts Belum Beres, Manajemen Persib Buka Suara Soal Sanksi FIFA

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:30 WIB

Bakal Pindah Kantor, Ini Daftar Lengkap OPD Pemkot Bogor yang Bergeser ke Pusat Baru

Bakal Pindah Kantor, Ini Daftar Lengkap OPD Pemkot Bogor yang Bergeser ke Pusat Baru

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:27 WIB

Orang Kaya Masih Nikmati Subsidi BBM, Bahlil Cari Cara Pangkas Kebocoran Ratusan Triliun

Orang Kaya Masih Nikmati Subsidi BBM, Bahlil Cari Cara Pangkas Kebocoran Ratusan Triliun

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:26 WIB

Saepul Pelaku Mutilasi Depok Ternyata Idap HIV, Bawa Obat Saat Jalani Rekonstruksi

Saepul Pelaku Mutilasi Depok Ternyata Idap HIV, Bawa Obat Saat Jalani Rekonstruksi

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:26 WIB

Menkum Supratman: Hukuman Mati Koruptor Bukan Lagi Perdebatan, Tapi Eksekusi

Menkum Supratman: Hukuman Mati Koruptor Bukan Lagi Perdebatan, Tapi Eksekusi

Jatim | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:26 WIB

×