Bebersih Sungai di Hari Pancasila, Pandawara Group Malah Dikerubungi Pacet: Netizen Jadi Terharu!

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Senin, 03 Juni 2024 | 18:30 WIB
Bebersih Sungai di Hari Pancasila, Pandawara Group Malah Dikerubungi Pacet: Netizen Jadi Terharu!
Aktivis lingkungan Pandawara Group (Instagram/pandawaragroup)

Suara.com - Merayakan Hari Pancasila 2024, komunitas Pandawara Group bagikan momen tubuh dikerubungi pacet alias lintah saat membersihkan sampah di saluran air. Kondisi tersebut berhasil membuat netizen diliputi rasa haru dan mendoakan perjuangan mereka.

Alih-alih liburan saat peringatan Hari Pancasila, anggota Pandawara Group tidak berhenti berkegiatan membersihkan aliran sungai dari sampah. Kegiatan membersihkan sungai dan aliran sampah ini tidak berhenti meski menemui rintangan digigit dan diisap pacet.'

Momen salah satu anggota Pandawara Group dikerubungi pacet dibagikan di akun instragram resminya, Senin (3/6/2024). Berawal ada hewan hitam panjang seperti cacing di bagian pundak, namun nahasnya kondisi tersebut semakin parah saat baju dibuka, karena ternyata di punggung ada puluhan pacet menggerayangi.

"Selamat Hari Pancasila dari kami yang tiap clean up selalu dicium hewan melata," tulis unggahan tersebut.

Melihat unggahan ini, tak sedikit netizen yang merasa salut dan haru dengan semangat para anggota Pandawara Group. Mereka disebut tidak lemah dan lelah dengan berbagai tantangan yang didapat saat membersihkan selokan hingga aliran sungai di berbagai wilayah Indonesia.

"Masyaallah perjuangannya, semoga dibalas oleh Allah dengan beribu ribu pahala dan kebaikan kepada kalian," ungkap @ismaadhayanti.

"Selalu pakai APD ya abang-abangku yang keren, semoga amal jariyah kalian membawa kebermanfaatan dunia akhirat, dan menuju surga dengan gagah berani. Semoga keikhlasan kalian selalu terjaga dan tidak pernah luntur. Allah melindungi," komentar @sweetiecutepie_.

Bahaya Pacet Pada Tubuh Manusia

Pacet adalah sejenis lintah yang bisa hidup di darat, laut maupun air tawar. Hewan ini termasuk karnivora. Pacet kerap jadi momok bagi pendaki gunung di Indonesia, khususnya di gunung dengan vegetasi lembap dan dikelilingi tumbuhan tropis.

baca juga

Melansir situs Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Serang, umumnya pacet hidup di luar air, melekat di dedaunan atau batang pohon.

Pacet juga hidup di habitat rawa, laut, kolam dan berbagai daerah yang berair. Hewan ini punya organ pengisap darah yang terletak di bagian ujung badan, sekaligus digunakan untuk berpegangan pada inang saat makan.

Menariknya, berbeda seperti hewan pengisap darah lainnya yang bahaya bagi manusia saat mengisap darah, umumnya gigitan lintah maupun pacet tidak berbahaya.

Namun yang perlu diwaspadai yaitu bekas gigitan pacet bisa menimbulkan reaksi alergi berat, termasuk ruam kemerahan di seluruh tubuh, mengi atau sulit bernapas.

Tidak hanya itu, bagi orang dengan kulit sensitif atau alergi, bekas gigitan bisa menimbulkan bengkak dan mual. Sehingga untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, sebaiknya bekas gigitan pacet segera diobati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kelakuan Pandawara Group di Pantai Binongko Labuan Bajo Bikin Kagum, Dapat Sampah Ratusan Kilogram!

Kelakuan Pandawara Group di Pantai Binongko Labuan Bajo Bikin Kagum, Dapat Sampah Ratusan Kilogram!

Lifestyle | Sabtu, 01 Juni 2024 | 09:41 WIB

Pernah Dibersihkan Tim Pandawara, Kondisi Sampah di Pantai Teluk Labuan Kini Makin Parah

Pernah Dibersihkan Tim Pandawara, Kondisi Sampah di Pantai Teluk Labuan Kini Makin Parah

News | Selasa, 23 April 2024 | 17:54 WIB

Fenomena Speak Up di Media Sosial, Solusi atau Merugi?

Fenomena Speak Up di Media Sosial, Solusi atau Merugi?

Your Say | Senin, 04 Desember 2023 | 12:04 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×