10 Pantangan Setelah Makan Daging Sapi dan Kambing, Jangan Minum Es Teh!

Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 17 Juni 2024 | 19:14 WIB
10 Pantangan Setelah Makan Daging Sapi dan Kambing, Jangan Minum Es Teh!
10 Pantangan Setelah Makan Daging Sapi dan Kambing, Waspadai Bahayanya! (Freepik)

Suara.com - Makan olahan daging kurban baik itu sapi atau kambing, sudah menjadi kebiasaan masyarakat ketika Idul Adha. Namun setelah menikmati olahan daging kurban, penting untuk memperhatikan beberapa pantangan yang sebaiknya dihindari. Lantas apa saja pantangan setelah makan daging sapi dan kambing? 

Ternyata mengonsumsi beberapa makanan tertentu setelah makan daging tidak baik bagi kesehatan tubuh, khususnya untuk pencernaan. Sehingga, sebaiknya kita meghentikan kebiasaan buruk tersebut. Sebab jika tidak dihentikan, tak hanya pencernaan, efek negatif lainnya juga bisa mengintai tubuh yang sehat. 

Pantangan Setelah Makan Daging Sapi dan Kambing 

Merangkum dari berbagai sumber, berikut ini adalah eberapa pantangan setelah makan daging sapi dan kambing: 

1. Susu 

Setelah mengonsumsi daging kambing atau sapi, sebaiknya hindari untuk minum susu. Dalam beberapa kasus, orang yang minum susu setelah makan daging mengalami kesulitan mencerna protein susu. 

Kombinasi protein dalam daging kambing atau sapai dan protein susu membuat ketidaknyamanan gastrointestinal seperti gas, kembung, hingga diare. Sebaiknya tunggu beberapa jam usai makan daging sebelum minum susu. 

2. Buah-buahan Asam 

Makan buah-buahan yang asam seperti lemon, jeruk, langsep atau tomat setelah makan daging kambing dan sapi bisa menyebabkan reaksi asam yang berlebihan di dalam tubuh. Asam yang terkandung dalam buah-buahan itu bisa mengganggu proses pencernaan protein daging hingga memperlambat pencernaan secara keseluruhan. 

Hal ini bisa menyebabkan ketidaknyamanan seperti perut kembung, asam lambung hingga diare. Sebaiknya, tunggu beberapa saat usai makan daging sebelum mengonsumsi buah-buahan yang asam. 

3. Telur 

Kandungan protein yang tinggi di dalam telur dan lemak di daging dapat memberikan energi instan dalam tubuh. Namun perlu diperhatikan jika kombinasi dari dua makanan ini dapat membuat energi pada tubuh cepat hilang, sehingga badan cenderung akan cepat lesu. Jadi, hindari konsumpi telur dan daging secara bersamaan atau dalam waktu dekat. 

4. Keju 

Daging dan keju sama-sama mengandung protein yang tinggi. Jika dua olahan ini masuk ke dalam tubuh secara bersamaan maka akan sulit dicerna oleh tubuh. Makan keju setelah mengonsumsi daging kambing dan sapi biasa membuat perut terasa penuh dan tak nyaman. 

baca juga

5. Durian 

Durian menjadi makanan yang tidak boleh dikonsumsi dalam waktu singkat dengan daging. Meskipun secara bentuk berbeda, tapi kedua makanan ini sama-sama mempunyai efek panas dalam tubuh. 

Akibatnya, jika keduanya dikonsumsi secara bersamaan akan menyebabkan peradangan pada tubuh. Jadi, sebaiknya kita menghindari durian sebagai buah pembuka sebelum memakan daging kambing atau sapi. 

6. Semangka 

Semangka kerap kali dikonsumsi setelah makan daging atau makan berat lainnya, karena sifatnya yang banyak air sehingga bisa menyegarkan badan. Namun, perlu diperhatikan bahwa daging bersifat panas, dan mengonsumsi dua bahan makanan secara bersamaan, bisa menurunkan efek bergizi dari daging. Selain itu, campuran pada menu ini juga bisa membahayakan tubuh penderita asthenia limpa, lantaran membahayakan energi dan mengganggu lambung. 

7. Cuka

Tak sedikit orang yang memilih mencampurkan daging dengan cuka, misalnya saja pada olahan bakso. Ternyata keduanya tidak boleh dikonsumsi secara bersamaan.  

Hal ini karena daging termasuk dalam jenis makanan panas, sementara cuka memiliki kesamaan seperti alkohol, sehihgga tergolong jenis makanan hangat. Mengonsumsi keduanyabsecara bersamaan bisa membuat perut menjadi tidak nyaman, bahkan menyebabkan mulas dan diare. 

8. Makanan Pedas atau Berbumbu Kuat 

Makanan pedas atau berbumbu kuat seperti sambal, lada, atau bumbu rempah bisa meningkatkan produksi asam lambung dan menyebabkan iritasi pada lambung. Lebih baik kitabmenghindari makanan pedas atau berbumbu kuat untuk beberapa waktu usai makan daging kambing dan sapi. 

9. Minuman Beralkohol 

Setelah makan daging kambing dan sapi, disarankan untuk menghindari minuman yang beralkohol. Alkohol dalam minuman bisa mengiritasi lambung dan menyebabkan gangguan pada pencernaan. 

Kombinasi antara daging yang berat dan alkohol bisa membebani sistem pencernaan. Bahkan dalam kasus yang parah, konsumsi alkohol dan daging secara bersama bisa meningkatkan risiko mual, muntah, atau perut kembung. 

10. Minuman Berkafein Tinggi 

Mengonsumsi minuman yang berkafein tinggi seperti kopi atau teh setelah makan daging juga menjadi pantangan. Kafein di dalam kopi dapat meningkatkan produksi asam lambung dan menyebabkan iritasi di lambung. Hal tersebut dapat mengganggu proses pencernaan dan menyebabkan ketidaknyamanan bagi gastrointestinal. 

Nah, demikian uraian seputar pantangan setelah makan daging sapi dan kambing. Selalu ingat akan bahaya yang disebabkan jika kita makan daging bersamaan dengan makanan di atas! 

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Memasak Rendang Daging Sapi Agar Cepat Empuk Metode 5-30-7, Dijamin Anti Alot!

Cara Memasak Rendang Daging Sapi Agar Cepat Empuk Metode 5-30-7, Dijamin Anti Alot!

Lifestyle | Senin, 17 Juni 2024 | 19:04 WIB

Baim Wong Sholat Ied Sambil Gendong Anak, Keberadaan Sang Istri Dipertanyakan, Kemana Paula Verhoeven?

Baim Wong Sholat Ied Sambil Gendong Anak, Keberadaan Sang Istri Dipertanyakan, Kemana Paula Verhoeven?

Lifestyle | Senin, 17 Juni 2024 | 13:18 WIB

Apakah Bumil Boleh Makan Daging Kambing? Kata Dokter Kandungan Boleh Kok, Asal...

Apakah Bumil Boleh Makan Daging Kambing? Kata Dokter Kandungan Boleh Kok, Asal...

Lifestyle | Senin, 17 Juni 2024 | 13:04 WIB

Terkini

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:50 WIB

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:39 WIB

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:22 WIB

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Health | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:01 WIB

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:58 WIB

×