Dear Pendukung Timnas Pusat! Ini Fakta Pahit, Orang Belanda Anggap VOC Tidak Jahat

Galih Prasetyo

Rabu, 26 Juni 2024 | 13:05 WIB
Dear Pendukung Timnas Pusat! Ini Fakta Pahit, Orang Belanda Anggap VOC Tidak Jahat
Kemenangan Timnas Belanda 2-1 atas Polandia di laga perdana Euro 2024 juga mendapat sambutan antusias dari suporter Indonesia di sejumlah kota seperti Jakarta dan Ambon. [Media X @VoetbalUltras]

Suara.com - Selama perhelatan Euro 2024 di Jerman muncul fenomena menarik terkait geliat orang Indonesia yang berikan dukungan untuk Belanda.

Aksi para pendukung Belanda di Indonesia ini jadi sorotan bahkan sampai ke negeri Kincir Angin.

Salah satu media Belanda, fcupdate.nl, Senin (17/6) menyoroti video viral yang memperlihatkan suporter di Jakarta dan Ambon turun ke jalan merayakan kemenangan Belanda atas Polandia.

"Warga ibu kota Indonesia, Jakarta dan di Pulau Ambon, Maluku, merayakan kemenangan tim Belanda atas Polandia," tulis ulasan media Belanda itu.

Terbaru, beredar video yang memperlihatkan dua orang suporter Belanda membentangkan bendera Merah Putih. Namun, dua suporter yang kenakan jersey Belanda itu tidak membawa khusus bendera Indonesia.

Pendukung Timnas Pusat Bikin Suporter Makin Stockholm Syndrome: Kibarkan Bendera Merah Putih [Instagram]
Pendukung Timnas Pusat Bikin Suporter Makin Stockholm Syndrome: Kibarkan Bendera Merah Putih [Instagram]

Bendera Merah Putih yang mereka kibarkan ialah bendera Belanda, yang bagian birunya mereka lipat ke dalam.

"Salam dari timnas pusat, ini dia kelakukan suporternya untuk Indonesia," tulis caption pada video tersebut.

Video singkat ini kemudian mendapat respon dari warganet. Mayoritas warganet menuliskan komentar positif soal video tersebut.

Meski ada juga netizen yang menyoroti jejak sejarah antara Belanda sebagai penjajah dan Indonesia sebagai negeri terjajah.

baca juga

Fenomena para pendukung Belanda di Indonesia ini pun menarik dan jadi pembahasan publik.

Menariknya, ada satu fakta pahit yang wajib diketahui oleh para pendukung Belanda di Indonesia.

Menurut sejarawan Bonnie Triyana, Vereenigde Oostindische Compagnie atau VOC dianggap orang Belanda tidak jahat. Perusahaan dagang yang menjajah Indonesia ini dianggap membuat Belanda meraih masa keeamasan.

"Di Belanda itu, anak-anak sekolah diajarin bahwa masa VOC, ketika berpetualangan, mendominasi Indonesia, segala macam itu adalah masa keemasan," jelas Bonnie seperti dikutip dari tayangan video Total Politik.

"Masa keemasan itu diajarkan ke anak-anak Belanda. Selama bertahun-tahun. Jadi mereka (orang Belanda) tidak punya prespektif dan ingatan yang berbeda dari kita,"

"Kita di sini diajarin VOC itu mengajari orang Indonesia korup. Padahal udah punya bakat dari dulu," ungkap Bonnie.

Bonnie lebih lanjut memaparkan bahwa baru satu dua tahun ke belakang, sejarah kelam VOC mulai diubah di Belanda. Pemerintah Belanda kata Bonnie melakukan perubahan besar di materi pendidikan sejarah mereka.

Bonnie bilang pemerintah Belanda membuat sebuah tim yang dipimpin oleh Jet Bussemaker -- eks Menteri Pendidikan Belanda. Tim ini bekerja untuk memperbaiki materi ajar sejarah Belanda.

Jet dan timnya kemudian bertemu dengan orang-orang yang dulu berasal dari negeri jajahan Belanda, termasuk dari Indonesia. Mereka ditanya mengenai arti kolonialisme dari sudut pandang orang terjajah.

Temuan-temuan dan kebenaran baru dari sudut pandang orang terjajah ini yang pada akhirnya pemerintah Belanda mau untuk mengubah sejarah kelam mereka di tingkat pendidikan. Hal itu kata Bonnie baru terjadi di periode 2022 lalu.

"Jadi mereka sangat serius untuk memperbaiki pelajaran sejarah. Hal ini dilakukan untuk mengakomodir kebenaran sejarah yang ada," ucap Bonnie.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Klasemen Akhir Grup D Euro 2024: Austria di Puncak, Belanda Merana

Update Klasemen Akhir Grup D Euro 2024: Austria di Puncak, Belanda Merana

Your Say | Rabu, 26 Juni 2024 | 11:58 WIB

Ronaldo Tetap Starter Lawan Georgia, Pelatih Portugal Ungkap Alasannya

Ronaldo Tetap Starter Lawan Georgia, Pelatih Portugal Ungkap Alasannya

Bola | Rabu, 26 Juni 2024 | 10:50 WIB

Ukraina vs Belgia di Euro 2024: Pembuktian Dua Predator Lapar Kemenangan

Ukraina vs Belgia di Euro 2024: Pembuktian Dua Predator Lapar Kemenangan

Bola | Rabu, 26 Juni 2024 | 10:37 WIB

Thom Haye akan Tinggalkan Liga Belanda, Kemanakah Sang Pemain Berlabuh?

Thom Haye akan Tinggalkan Liga Belanda, Kemanakah Sang Pemain Berlabuh?

Your Say | Rabu, 26 Juni 2024 | 10:30 WIB

Slovakia vs Rumania di Euro 2024: Peluang Terakhir Dua Kuda Hitam Buktikan Diri

Slovakia vs Rumania di Euro 2024: Peluang Terakhir Dua Kuda Hitam Buktikan Diri

Bola | Rabu, 26 Juni 2024 | 10:16 WIB

Terkini

Rokan Hulu Kembali Perpanjang Sistem Belajar dari Rumah Imbas Kabut Asap

Rokan Hulu Kembali Perpanjang Sistem Belajar dari Rumah Imbas Kabut Asap

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 09:48 WIB

Babak Baru Kasus TPPU: Tepis Aset Rp846 Miliar, Febrie Adriansyah Siap 'Tarung' di Pengadilan

Babak Baru Kasus TPPU: Tepis Aset Rp846 Miliar, Febrie Adriansyah Siap 'Tarung' di Pengadilan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:48 WIB

Organisasi Kurator Kelima Diakui Pemerintah, Siap Perkuat Profesi dan Kolaborasi Hukum

Organisasi Kurator Kelima Diakui Pemerintah, Siap Perkuat Profesi dan Kolaborasi Hukum

Bekaci | Rabu, 16 September 2026 | 09:47 WIB

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:43 WIB

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:41 WIB

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:38 WIB

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 09:35 WIB

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:33 WIB

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:32 WIB

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:30 WIB

×