Mencuci Buah Tak Hilangkan Pestisida? Ini Fakta Penelitian Terbaru

Riki Chandra Suara.Com
Rabu, 14 Agustus 2024 | 07:10 WIB
Mencuci Buah Tak Hilangkan Pestisida? Ini Fakta Penelitian Terbaru
Ilustrasi Buah-buahan (pexels.com/Jane Trang Doan)

Suara.com - Mencuci buah dan sayuran di bawah air mungkin menghilangkan kotoran pada lapisan luar, tetapi studi terbaru menunjukkan bahwa langkah tersebut belum cukup untuk menghindari pestisida.

Peneliti menyarankan agar produk harus dikupas untuk menghilangkan pestisida secara efektif. Mengutip Medical Daily, Selasa (13/8/2024), penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nano Letters dari American Chemical Society menemukan bahwa pestisida dapat menembus lebih dalam ke dalam buah, bukan hanya pada kulit luarnya.

Atas dasar itu, mencuci produk saja mungkin tidak cukup untuk menghindari konsumsi pestisida; pengupasan diperlukan untuk mengurangi risiko yang ditimbulkan.

"Studi ini, yang berada dalam cakupan luas keamanan pangan, berusaha memberikan panduan kesehatan kepada konsumen. Penelitian ini menunjukkan bahwa mengupas dapat secara efektif menghilangkan hampir semua residu pestisida, dibandingkan dengan hanya mencuci," ujar Dongdong Ye, salah satu penulis makalah tersebut.

Dalam studi ini, para peneliti menggunakan teknik spektroskopi Raman yang diperkuat permukaan (SERS) untuk menyelidiki bagaimana pestisida meresap ke dalam apel. Mereka menemukan bahwa metode pembersihan tradisional tidak mampu menghilangkan pestisida sepenuhnya.

Namun, proses pengupasan yang menghilangkan lebih dari 30 μm lapisan daging buah terbukti mampu secara efektif menghindari bahaya pestisida yang menembus epidermis dan lapisan luar daging buah.

SERS adalah teknik pencitraan yang sensitif dan tidak merusak, yang dapat mendeteksi konsentrasi zat berbahaya dengan energi lebih sedikit dibandingkan spektroskopi Raman tradisional.

Teknik ini sangat berguna untuk menganalisis campuran kimia, memeriksa kualitas produk seperti farmasi dan makanan, serta memantau proses kimia dalam produksi.

Para peneliti percaya bahwa teknik ini juga dapat digunakan untuk menganalisis kontaminan dalam makanan lain seperti bubuk cabai, beras, mentimun, dan udang.

Dalam pengujian, tim menyemprotkan apel dengan dua pestisida, thiram dan carbendazim, lalu membiarkannya kering sebelum mencucinya dengan air seperti yang biasa dilakukan konsumen. Dengan menggunakan membran baru dan metode SERS, mereka mendeteksi jejak pestisida pada kulit apel dan lapisan luar daging buah.

Michael Hansen, seorang ilmuwan senior di Consumer Reports, menegaskan pentingnya temuan ini, "Ini berguna untuk memahami bagaimana pestisida ini meresap. Ada kekhawatiran yang nyata. Jangan berpikir bahwa mencuci buah saja sudah cukup," katanya. (antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI