Beda Kelas Otto Hasibuan vs Yakup Hasibuan: Bapak-Anak Ikut Andil Bebaskan Jessica Wongso

Ruth Meliana

Selasa, 20 Agustus 2024 | 14:23 WIB
Beda Kelas Otto Hasibuan vs Yakup Hasibuan: Bapak-Anak Ikut Andil Bebaskan Jessica Wongso
Otto Hasibuan dan Yakup Hasibuan. (Instagram/yakuphasibuan)

Suara.com - Bapak-anak, Otto Hasibuan dan Yakup Hasibuan merupakan pengacara Jessica Wongso, terpidana kasus kopi sianida. Kini, ia resmi bebas bersyarat sejak 18 Agustus 2024 usai menerima remisi hampir lima tahun.

Sama-sama berjuang untuk membuktikan Jessica tak bersalah, Otto Hasibuan dan Yakup Hasibuan disorot. Kinerja mereka pun dipuji oleh sejumlah pihak yang meyakini bahwa Jessica bukan pembunuh Mirna.

Otto dan Yakup sendiri memulai karier sebagai pengacara di masa yang tak sama. Oleh karena itu, bapak-anak ini memiliki perbedaan kelas yang kini turut disorot. Tepatnya usai Jessica Wongso keluar dari bui.

Beda Kelas Otto Hasibuan Vs Yakup Hasibuan

Anak-bapak, Yakup Hasibuan dan Otto Hasibuan. [Instagram]
Anak-bapak, Yakup Hasibuan dan Otto Hasibuan. [Instagram]

Otto Hasibuan diketahui bersekolah di Sumatera Utara. Ia kemudian melanjutkan studinya ke Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM). Setelah itu, ia memutuskan belajar hukum ke luar negeri.

Ia pun berhasil meraih gelar master dari Universitas Teknologi Sydney, Australia untuk studi perbandingan hukum. Otto Hasibuan kemudian turut diberikan Doktor Filsafat dari kampus sama saat mengambil S1, yakni UGM.

Soal karier, Otto memulainya sebagai pengacara dan bergabung dengan Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI). Di sana, ia diangkat menjadi komisaris dan sekretaris. Lalu, ia juga gabung ke IKADIN.

Otto ditunjuk menjadi sektretaris wilayah Jakarta pada Ikatan Advokat Indonesia tersebut. Ia juga menjabat ketua cabang Jakarta Barat hingga memiliki firma hukum sendiri bernama Otto Hasibuan & Associates.

Selain itu, Otto turut menjadi dosen di sejumlah perguruan tinggi ternama. Mulai dari UGM, Universitas Pelita Harapan (UPH), Universitas Jayabaya, di mana ia dianugerahi gelar profesor kehormatan pada tahun 2014.

baca juga

Otto juga memiliki bisnis golf yang diberi nama Ottolima di Jalan Asia Afrika, Jakarta Selatan. Tak heran jika kekayaannya melimpah hingga mempunyai rumah dan mobil mewah, seperti Lamborghini serta Ferrari.

Terkait tarifnya sebagai pengacara, pernah terungkap saat ia membela Djoko Tjandra, terpidana kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali. Diketahui, ia dibayar sebesar UDS2,5 juta atau setara Rp39 miliar.

Angka itu disebut-sebut menjadi tarif termahal bagi Otto. Namun, ia malah menggugat Djoko Tjandra karena tidak membayar. Di sisi lain, ia mengaku tak meminta bayaran saat membela Jessica Wongso.

Otto Hasibuan dan Yakup Hasibuan. (Instagram/yakuphasibuan)
Otto Hasibuan dan Yakup Hasibuan. (Instagram/yakuphasibuan)

"Saya tidak dibayar sama sekali. Saya tegaskan disini saya tidak dibayar. Hanya pernah waktu itu bapaknya Jessica mengantarkan semangkuk bubur kepada saya dan tim saya," ujar Otto Hasibuan di kanal Youtube Karni Ilyas Club beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Yakup Hasibuan merupakan lulusan S1 Hukum Universitas Indonesia (UI) pada 2016. Ia kemudian melanjutkan studinya ke New York University School of Law dan lulus dengan gelar Legum Magister (LLM).

Selain pendidikan hukum, pada 2019 lalu, Yakup juga pernah mengambil sertifikasi finance di Harvard Business School. Namun, ia akhirnya memilih berkarier sebagai pengacara profesional sejak tahun 2017.

Profesi itu dilakukannya sambil melanjutkan pendidikan S2. Sebelum ini, Yakup pernah bekerja di sejumlah tempat. Mulai dari firma hukum bernama Baker McKenzie, di Amerika Serikat dan Kemenko Bidang Kemaritiman.

Yakup juga pernah bergabung ke Allens Linklaters sebagai legal intern hingga firma hukum milik ayahnya selama kurang lebih 6 bulan. Sejak saat itu hingga kini, dirinya seringkali dicap sebagai Otto Hasibuan Junior.

Tak diketahui berapa tarif Yakup sebagai pengacara sekaligus kekayaannya. Namun, sumber hartanya itu bukan hanya dari pekerjaan di ranah hukum. Sebab, suami Jessica Mila ini juga aktif di dunia bisnis.

Yakup merupakan CEO dari Perqara yang bergerak di bidang layanan dan konsultasi hukum secara online. Ia juga diketahui menjadi CEO dari LIMA yang menawarkan solusi masalah teknologi bagi perusahaan.

Pria kelahiran Agustus 1995 itu bahkan menjabat CEO dari klub golf ternama, yakni Senayan Golf Club. Dengan beragam bisnis dan profesi sebagai pengacara, tentu mampu membuat Yakup dikelilingi kekayaan yang melimpah.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesan Psikolog Lita Gading untuk Jessica Wongso yang Bebas Bersyarat: Jangan ke Luar Negeri

Pesan Psikolog Lita Gading untuk Jessica Wongso yang Bebas Bersyarat: Jangan ke Luar Negeri

Lifestyle | Selasa, 20 Agustus 2024 | 11:45 WIB

Baru Diungkap, Cerita Jessica Wongso di Balik Ketegarannya Selama Sidang Kasus Kopi Sianida

Baru Diungkap, Cerita Jessica Wongso di Balik Ketegarannya Selama Sidang Kasus Kopi Sianida

Entertainment | Senin, 19 Agustus 2024 | 21:50 WIB

Jessica Wongso Bingung Operasikan Ponsel Gegara 8 Tahun di Penjara, Malah Dicibir: Jago Aktingnya

Jessica Wongso Bingung Operasikan Ponsel Gegara 8 Tahun di Penjara, Malah Dicibir: Jago Aktingnya

Entertainment | Senin, 19 Agustus 2024 | 21:15 WIB

Jessica Wongso Ungkap Hal Paling Berat Selama di Penjara: Saya Harus Menerima

Jessica Wongso Ungkap Hal Paling Berat Selama di Penjara: Saya Harus Menerima

Entertainment | Senin, 19 Agustus 2024 | 20:30 WIB

Tak Tahu Persis Kasusnya, Menkumham Supratman Sebut Bebas Bersyarat Jessica Wongso Sudah Sesuai Ketentuan

Tak Tahu Persis Kasusnya, Menkumham Supratman Sebut Bebas Bersyarat Jessica Wongso Sudah Sesuai Ketentuan

News | Senin, 19 Agustus 2024 | 17:20 WIB

Bukan Skincare, Ini Resep Jessica Wongso Makin Glowing dan Lebih Kurus Usai 8 Tahun Dipenjara

Bukan Skincare, Ini Resep Jessica Wongso Makin Glowing dan Lebih Kurus Usai 8 Tahun Dipenjara

Lifestyle | Senin, 19 Agustus 2024 | 17:00 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×