Banyak Wanita Tak Teredukasi Gejala Menopause, Ini Faktanya

Riki Chandra Suara.Com
Kamis, 19 September 2024 | 17:48 WIB
Banyak Wanita Tak Teredukasi Gejala Menopause, Ini Faktanya
Ilustrasi menopause. [Dok.Antara]

Suara.com - Survei Kinsey Institute dan Lovehoney mengungkapkan bahwa pengetahuan tentang menopause di kalangan wanita masih minim. Dalam penelitian tersebut, sebanyak 1.500 orang dewasa di Amerika Serikat diikutsertakan, dengan rentang usia 18 hingga 88 tahun.

Meski 75 persen responden tahu bahwa menopause berarti berakhirnya menstruasi, sebagian besar dari mereka tidak memahami gejala-gejala spesifik yang dialami pada tahap kehidupan ini.

Dari survei yang dilakukan, hanya kurang dari seperempat yang mengetahui bahwa gejala menopause bisa mencakup masalah kandung kemih, konsentrasi, serta gangguan memori.

Bahkan, kurang dari sepertiga responden menyadari bahwa menopause dapat memengaruhi kualitas tidur mereka. Salah satu gejala paling umum, hot flashes, hanya dikenali oleh kurang dari 60 persen responden.

Dalam survei kedua, sebanyak 1.500 wanita berusia 40 hingga 65 tahun diminta untuk berbagi pengalaman mereka terkait menopause. Hasilnya, hanya 44 persen dari mereka yang pernah mendiskusikan masalah ini dengan penyedia layanan kesehatan.

Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar wanita tidak mendapatkan informasi yang akurat terkait kondisi ini dari dokter mereka.

Jessica Shepherd, seorang dokter kandungan di Texas, mengungkapkan bahwa masyarakat dan komunitas kesehatan belum cukup transparan tentang pentingnya edukasi mengenai menopause. Banyak wanita yang enggan mengemukakan gejala-gejala yang mereka alami karena menganggapnya sebagai bagian dari proses penuaan yang wajar, tanpa solusi medis yang tersedia.

Pakar kesehatan wanita, Lauren Streicher, menyarankan agar wanita mencari informasi dari ahli menopause atau dokter spesialis kandungan yang memahami penelitian terbaru mengenai pengobatan menopause. Menurut Streicher, edukasi mengenai menopause sangat diperlukan karena setiap wanita pasti akan mengalaminya. Dengan pemahaman yang lebih baik, wanita bisa membuat keputusan yang tepat terkait kesehatan mereka.

Menopause tidak diajarkan secara mendalam di sekolah, sehingga wajar jika banyak wanita yang menghadapi tahap ini tanpa pengetahuan yang cukup. "Wanita berhak mendapatkan semua informasi yang bisa membantu mereka membuat keputusan terbaik bagi kesehatan mereka," kata Shepherd. (antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI