Kebiasaan Sepele Tapi Bisa Bikin Kena Penyakit Jantung

Suhardiman Suara.Com
Rabu, 09 Oktober 2024 | 14:42 WIB
Kebiasaan Sepele Tapi Bisa Bikin Kena Penyakit Jantung
Ilustrasi sakit jantung. (Freepik/wayhomestudio)

Suara.com - Sakit jantung merupakan kondisi yang terjadi ketika bagian jantung, termasuk pembuluh darah, katup, atau otot jantung mengalami gangguan.

Penyakit ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti sumbatan pada pembuluh darah (aterosklerosis), hipertensi, diabetes, infeksi, dan kelainan bawaan.

Gejala umum sakit jantung meliputi nyeri dada, sesak napas, dan kelelahan. Penyakit jantung merupakan penyebab utama kematian di banyak negara dan dapat dicegah melalui perubahan gaya hidup sehat dan pengelolaan faktor risiko.

Beberapa kebiasaan sepele dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, meskipun sering kali diabaikan. Berikut adalah beberapa kebiasaan yang dianggap sepele tetapi dapat berkontribusi pada masalah kesehatan jantung:

- Duduk Terlalu Lama: Menghabiskan waktu berjam-jam duduk tanpa bergerak dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Penelitian menunjukkan bahwa duduk lebih dari enam jam sehari dapat meningkatkan risiko kematian dini dan penyakit jantung hingga 20%.

- Kurang Tidur: Tidur yang tidak cukup atau berkualitas buruk dapat mempengaruhi kesehatan jantung. Kurangnya tidur berhubungan dengan peningkatan risiko hipertensi, obesitas, dan diabetes, yang semuanya dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

- Pola Makan Tidak Sehat: Konsumsi makanan tinggi lemak jenuh, gula, dan garam, serta makanan olahan, dapat menyebabkan penumpukan plak di arteri, yang berpotensi menyebabkan serangan jantung. Makanan cepat saji dan camilan olahan juga berkontribusi pada masalah ini.

- Stres Kronis: Stres yang berkepanjangan dapat memicu reaksi fisiologis yang merugikan bagi jantung, seperti peningkatan tekanan darah dan detak jantung. Mengelola stres dengan baik sangat penting untuk menjaga kesehatan jantung.

- Merokok: Kebiasaan merokok adalah salah satu faktor risiko utama untuk penyakit jantung. Zat kimia dalam rokok merusak pembuluh darah dan mengurangi kadar oksigen dalam darah, meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

- Kurangnya Aktivitas Fisik: Gaya hidup sedentari atau kurangnya aktivitas fisik dapat memperburuk kesehatan jantung. Olahraga teratur sangat penting untuk menjaga kesehatan kardiovaskular dan mengurangi risiko penyakit jantung.

- Konsumsi Alkohol Berlebihan: Mengonsumsi alkohol dalam jumlah besar dapat meningkatkan kadar trigliserida dan tekanan darah, yang keduanya merupakan faktor risiko untuk penyakit jantung.

Meskipun tampak sepele, kebiasaan-kebiasaan ini memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan jantung. Mengadopsi gaya hidup sehat dengan memperhatikan pola makan, aktivitas fisik, dan manajemen stres sangat penting untuk mencegah penyakit jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI