Jejak Kontroversi Natalius Pigai: Aktivis HAM yang Dipanggil Prabowo, Siap Isi Kursi Menteri?

Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 15 Oktober 2024 | 19:08 WIB
Jejak Kontroversi Natalius Pigai: Aktivis HAM yang Dipanggil Prabowo, Siap Isi Kursi Menteri?
Jejak Kontroversi Natalius Pigai: Aktivis HAM yang Dipanggil Prabowo, Siap Isi Kursi Menteri? (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Nama Natalius Pigai sedang jadi perbincangan warganet usai dipanggil Presiden terpilih Prabowo. Seiring dengan kabar pemanggilan tersebut, kontroversi Natalisud Pigai pun kembali menjadi sorotan.

Diketahui, Natalius Pigai dipanggil oleh Prabowo baru-baru ini memicu banyak spekulasi mengenai kemungkinan dirinya jadi Menteri dalam kabinet pemerintahan Prabowo. Dikenal sebagai aktivis HAM dan kritikus yang vokal dalam isu-isu sosial dan keadilan.

Panggilan tersebut bisa diartikan sebagai upaya untuk merangkul berbagai elemen masyarakat dan memperluas dukungan, terutama dari kalangan yang peduli isu-isu HAM. Namun konsistensi sikap Pigai dipertanyakan, mengingat ia kritis terhadap pemerintah.

Dinamika ini menandakan ketegangan antara harapan publik dan realitas politik, dan banyak yang akan mengamati langkah-langkah selanjutnya, apakah Pigai akan menerima posisi tersebut atau tetap berpegang pada sikap kritisnya.

Sebagai kritikus dan aktivit HAM, Pigai juga kerap menuai berbagai kontroversi yang berkaitan dengan pandangan dan kritiknya terhadap pemerintah Indonesia. Adapun beberapa poin penting dari kontroversinya yakni sebagai berikut:

  1. Isu Rasisme dan Diskriminasi: Pigai juga sering mengangkat isu diskriminasi rasial, khususnya terkait masyarakat Papua, yang membuatnya menjadi sosok penting dalam diskusi tentang keadilan sosial di Indonesia.
  2. Isu Rasisme dan Diskriminasi: Pigai sering mengangkat isu diskriminasi rasial, khususnya terkait masyarakat Papua, yang membuatnya menjadi sosok penting dalam diskusi tentang keadilan sosial di Indonesia.
  3. Rasisme Terhadap suku Minang: Pigai pernah dituduh rasisme pada suku Minang di akun media sosialnya. Ia menulis bahwa orang Minang adalah sosok yang anti Pancasila.
  4. Rasialisme terhadap orang Jawa Tengah: Pigai menyampaikan pesan yang dinilai rasialisme ke Presiden Jokowi dan Ganjar Pranowo sebagai orang Jawa di cuitannya. "Jgn percaya org Jawa Tengah Jokowi & Ganjar. Mrk merampok kekayaan kita, mereka bunuh rakyat papua.”
  5. Komnas HAM: Pigai juga mengkritik Komnas HAM. Ia menilai bahwa Komnas HAM seharusnya tidak ikut mengurusi TWK KPK.
  6. Terlibat Friksi: Pigai juga pernah terlibat friksi terkait isu rasisme dengan politikus Ambroncius Nababan dari Partai Hanura

Kontroversi yang melibatkan Natalius Pigai mencerminkan kompleksitas politik dan sosial di Indonesia, di mana suara kritis sering kali menghadapi tantangan dan dukungan yang berbeda-beda.

Demikian ulasan mengenai kontroversi Natalius Pigai yang baru-baru ini sempat dipanggil oleh Prabowo Subianto dan memicu spekulasi jadi Menteri. Semoga informasi ini bermanfaat!

Kontributor : Ulil Azmi

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apakah Veronica Tan Sudah Menikah Lagi? Mantan Istri Ahok Dipanggil Prabowo

Apakah Veronica Tan Sudah Menikah Lagi? Mantan Istri Ahok Dipanggil Prabowo

Lifestyle | Selasa, 15 Oktober 2024 | 19:04 WIB

Rekan Jejak Fadli Zon, Dipercaya Kompeten Jadi Menteri Budaya dan Sejarah

Rekan Jejak Fadli Zon, Dipercaya Kompeten Jadi Menteri Budaya dan Sejarah

Lifestyle | Selasa, 15 Oktober 2024 | 18:53 WIB

Persatukan Cak Imin dan Gus Ipul Dalam Kabinet, Prabowo Terlihat Jelas Ingin 'Menyenangkan' Semua Pihak

Persatukan Cak Imin dan Gus Ipul Dalam Kabinet, Prabowo Terlihat Jelas Ingin 'Menyenangkan' Semua Pihak

News | Selasa, 15 Oktober 2024 | 18:52 WIB

Terkini

Harga Daging Sapi dan Gula Kompak Naik, Cabai Rawit Merah Masih Pedas

Harga Daging Sapi dan Gula Kompak Naik, Cabai Rawit Merah Masih Pedas

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:17 WIB

25 Agustus 2026 Libur Apa? Tanggal Merah Terakhir Sebelum Akhir Tahun

25 Agustus 2026 Libur Apa? Tanggal Merah Terakhir Sebelum Akhir Tahun

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:15 WIB

Tak Dapat Kursi Musim Depan, 5 Pembalap MotoGP Ini akan Hijrah ke WorldSBK?

Tak Dapat Kursi Musim Depan, 5 Pembalap MotoGP Ini akan Hijrah ke WorldSBK?

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:15 WIB

Mana yang Benar, Cuci Muka saat Mandi atau Terpisah di Wastafel?

Mana yang Benar, Cuci Muka saat Mandi atau Terpisah di Wastafel?

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:10 WIB

Pemulihan Listrik Pascagempa Flores Difokuskan ke Wilayah Terpencil

Pemulihan Listrik Pascagempa Flores Difokuskan ke Wilayah Terpencil

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:09 WIB

5 Cara Reapply Tinted Sunscreen di Tengah Hari Tanpa Merusak Makeup

5 Cara Reapply Tinted Sunscreen di Tengah Hari Tanpa Merusak Makeup

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:02 WIB

WFH dan PJJ Jakarta Dikaitkan Antisipasi Demo, Pramono: Arahan Pemerintah Pusat

WFH dan PJJ Jakarta Dikaitkan Antisipasi Demo, Pramono: Arahan Pemerintah Pusat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:00 WIB

5 Pilihan HP 5G RAM 12 GB Mulai Rp2,9 Juta, Solusi Multitasking Lancar Jaya

5 Pilihan HP 5G RAM 12 GB Mulai Rp2,9 Juta, Solusi Multitasking Lancar Jaya

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:59 WIB

Butuh Waktu Lebih Lama, DPR Patok RUU Perampasan Aset Rampung Paling Lambat Akhir 2026

Butuh Waktu Lebih Lama, DPR Patok RUU Perampasan Aset Rampung Paling Lambat Akhir 2026

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:52 WIB

Bukan Sekadar Pintu Gerbang! Ambisi Gubernur Lampung Ubah Bahan Mentah Jadi Emas Ekonomi

Bukan Sekadar Pintu Gerbang! Ambisi Gubernur Lampung Ubah Bahan Mentah Jadi Emas Ekonomi

Lampung | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:48 WIB

×