Mengenal Cognitive Science, Ilmu di Balik Kecerdasan Manusia yang Dikuasai Calon Menteri Prabowo

Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 16 Oktober 2024 | 19:56 WIB
Mengenal Cognitive Science, Ilmu di Balik Kecerdasan Manusia yang Dikuasai Calon Menteri Prabowo
Mengenal Cognitive Science, Ilmu di Balik Kecerdasan Manusia yang Dipelajari Calon Menteri Prabowo (Instagram/ridwaninstitute.id)

Suara.com - Dalam beberapa hari terakhir, Prabowo Subianto telah mengadakan pertemuan dengan sejumlah tokoh penting di kediamannya di kawasan Kertanegara, Jakarta Selatan. Salah satu tamu yang ia undang pada hari ini adalah seorang akademisi ternama bernama Stella Christie.

Setelah bertemu dengan Prabowo, Stella Christie menyempatkan diri untuk berbicara kepada awak media yang hadir. Ia dengan penuh kebanggaan memperkenalkan dirinya serta latar belakang akademiknya. "Saya adalah Profesor Stella Christie, PhD. Saya seorang akademisi sejati dan saat ini berprofesi sebagai profesor dan peneliti di Tsinghua University, Beijing, Tiongkok. Namun, saya lahir dan besar di Indonesia," ungkap Stella pada Selasa, 15 Oktober.

Dalam kesempatan tersebut, Stella juga membagikan kisah pendidikannya, di mana ia berhasil menyelesaikan program sarjana di Harvard University, Amerika Serikat. Ia kemudian melanjutkan studi ke jenjang magister dan doktoral di Northwestern University. “Saya juga merupakan profesor di Swarthmore College, salah satu universitas terbaik di Amerika Serikat yang menduduki peringkat ketiga. Di samping itu, saya mengajar sebagai profesor di Tsinghua University,” jelasnya lebih lanjut.

Sebagai seorang ilmuwan yang fokus pada ilmu kognitif, Stella memusatkan risetnya pada pemahaman cara berpikir manusia. Bidang ini masih belum dikenal luas oleh banyak orang, sehingga artikel ini akan menjelaskan lebih rinci tentang ilmu kognitif kepada publik.

Apa itu Cognitive Science?

Ilmu kognitif atau cognitive science adalah studi ilmiah yang menggabungkan berbagai disiplin ilmu untuk memahami proses berpikir serta kecerdasan manusia. Bidang ini mencakup studi tentang bagaimana manusia mempersepsikan dunia, memecahkan masalah, belajar, mengambil keputusan, berkomunikasi, dan mengalami emosi. Disiplin ini merupakan kajian yang sangat luas, melibatkan bidang seperti psikologi, linguistik, filsafat, ilmu komputer, kecerdasan buatan, ilmu saraf, dan antropologi.

Sebagai ilmu yang bersifat multidisiplin, ilmu kognitif memanfaatkan beragam pendekatan dan metodologi. Para peneliti di bidang ini memadukan eksperimen psikologis untuk memahami persepsi dan pemecahan masalah, teori filsafat untuk mengeksplorasi kesadaran, serta model simulasi kecerdasan buatan yang meniru cara berpikir manusia.

Tujuan utama dari ilmu kognitif adalah merumuskan prinsip-prinsip yang mendasari kecerdasan manusia, yang nantinya dapat berkontribusi pada pengembangan teknologi pintar serta memperdalam pemahaman kita tentang proses belajar. Temuan dari bidang ini diharapkan dapat membawa inovasi dalam menciptakan perangkat cerdas yang bekerja dengan cara yang mirip otak manusia. Bidang ini tumbuh dari gerakan intelektual pada tahun 1950-an yang dikenal sebagai revolusi kognitif, di mana studi tentang pikiran mulai melibatkan berbagai disiplin ilmu dalam satu pendekatan terpadu.

Sebagai ilmuwan yang telah lama meneliti cara kerja pikiran manusia, Stella Christie telah menghasilkan kontribusi signifikan terhadap pemahaman kita tentang kecerdasan. Risetnya bukan hanya memperdalam pengetahuan di bidang akademis, tetapi juga membuka jalan bagi inovasi dalam teknologi, pendidikan, dan banyak sektor lainnya. Melalui penelitian yang ia lakukan, Stella terus berupaya menjawab berbagai pertanyaan kompleks tentang bagaimana manusia berpikir, belajar, dan mengembangkan kecerdasannya untuk digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai seorang profesor di Tsinghua University dan Swarthmore College, Stella berada di garis depan perkembangan intelektual ini, dan kontribusinya sangat berpengaruh dalam memperluas pemahaman dunia mengenai kecerdasan manusia.

baca juga

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dyah Roro Esti Anak Siapa? Politisi Muda Calon Wamen Prabowo Bukan Kaleng-kaleng!

Dyah Roro Esti Anak Siapa? Politisi Muda Calon Wamen Prabowo Bukan Kaleng-kaleng!

Lifestyle | Rabu, 16 Oktober 2024 | 19:06 WIB

Profil Tsinghua University, Kampus Tempat Stella Christie Mengajar Ranking Berapa?

Profil Tsinghua University, Kampus Tempat Stella Christie Mengajar Ranking Berapa?

Lifestyle | Rabu, 16 Oktober 2024 | 19:00 WIB

Raffi Ahmad hingga Gus Miftah Dipanggil Prabowo Subianto, Dokter Tifa Beri Respons Menohok

Raffi Ahmad hingga Gus Miftah Dipanggil Prabowo Subianto, Dokter Tifa Beri Respons Menohok

Lifestyle | Rabu, 16 Oktober 2024 | 19:18 WIB

Terkini

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

×