Terungkap! Begini Rahasia Otak Menghilangkan dan Mengingat Trauma

Riki Chandra

Selasa, 22 Oktober 2024 | 16:20 WIB
Terungkap! Begini Rahasia Otak Menghilangkan dan Mengingat Trauma
Ilustrasi cemas (pexels/Andrea Piacquadio)

Suara.com - Sebuah studi inovatif yang diterbitkan di Nature Communications baru-baru ini mengungkap mekanisme menarik di balik fenomena memori rasa takut.

Penelitian ini menemukan dua efek bertentangan, yaitu ketidakmampuan untuk melupakan dan kesulitan untuk mengingat. Temuan ini dapat memberikan wawasan baru dalam menangani PTSD (gangguan stres pascatrauma).

Dikutip dari Medical Xpress, peneliti dari Sony Computer Science Laboratories, Inc., ATR Computational Neuroscience Laboratories, dan University of Tokyo, menunjukkan bahwa pengalaman takut awalnya diingat sebagai ingatan asosiatif yang luas.

Namun, seiring berjalannya waktu, ingatan tersebut menjadi terintegrasi ke dalam memori episodik dengan garis waktu yang lebih spesifik.

Dalam penelitian ini, para ilmuwan melakukan eksperimen menggunakan Functional Magnetic Resonance Imaging (fMRI) dan algoritma pembelajaran mesin untuk memantau aktivitas otak peserta saat mereka mengalami simulasi kejadian yang mengancam, seperti kecelakaan mobil.

Hasilnya menunjukkan bahwa sesaat setelah mengalami kejadian menakutkan, otak cenderung bergantung pada ingatan asosiatif, yang mengakibatkan generalisasi rasa takut tanpa memperhatikan urutan kejadian.

Namun, keesokan harinya, korteks prefrontal dorsolateral mulai mengambil alih peran yang sebelumnya didominasi oleh hipokampus. Proses ini membantu mengintegrasikan urutan kejadian ke dalam memori rasa takut, sehingga mengurangi cakupan rasa takut yang dialami. Temuan ini juga menunjukkan bahwa individu dengan kecemasan tinggi—yang berisiko lebih besar mengalami PTSD—mungkin mengalami kesulitan dalam integrasi memori ini.

Otak mereka menunjukkan integrasi yang lebih lemah dari memori episodik berbasis waktu melalui korteks prefrontal dorsolateral, yang dapat berujung pada rasa takut yang terus-menerus terkait dengan isyarat asosiatif.

Penelitian ini membuka kemungkinan baru untuk intervensi PTSD dengan menargetkan kemampuan otak dalam mengintegrasikan memori episodik setelah trauma.

"Temuan kami mengungkap fenomena yang sebelumnya tidak diketahui dalam cara otak memprioritaskan dan memproses memori ketakutan," ungkap penulis utama, Aurelio Cortese, dari Advanced Telecommunications Research Institute (ATR).

Sementara itu, penulis terakhir, Ai Koizumi dari Sony Computer Science Laboratories, Inc. mengatakan, penyeimbangan ulang yang bergantung pada waktu antara wilayah otak ini dapat menjelaskan mengapa beberapa individu mengembangkan PTSD sementara yang lain tidak.

Temuan studi ini berpotensi membentuk kembali pemahaman kita tentang PTSD dan pemrosesan memori rasa takut, serta menawarkan perspektif baru untuk mengembangkan intervensi yang lebih efektif. (antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Cara Mengatasi Acrophobia yang Tepat, Lawan Ketakutan Terbesarmu!

5 Cara Mengatasi Acrophobia yang Tepat, Lawan Ketakutan Terbesarmu!

Your Say | Rabu, 25 Desember 2024 | 20:22 WIB

Hubungan Memori Rasa Takut Tikus dan Manusia Bisa Revolusi Pengobatan Stres? Ini Hasil Penelitian Terbaru!

Hubungan Memori Rasa Takut Tikus dan Manusia Bisa Revolusi Pengobatan Stres? Ini Hasil Penelitian Terbaru!

Lifestyle | Selasa, 29 Oktober 2024 | 17:37 WIB

Ulasan Buku 'Motivasi Menjadi Penceramah', Bekal Menjadi Singa Podium

Ulasan Buku 'Motivasi Menjadi Penceramah', Bekal Menjadi Singa Podium

Your Say | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 13:07 WIB

4 Penyebab Glossophobia, Rasa Takut untuk Berbicara di Depan Umum

4 Penyebab Glossophobia, Rasa Takut untuk Berbicara di Depan Umum

Your Say | Rabu, 26 Juli 2023 | 14:19 WIB

3 Penyebab Ailurophobia, Rasa Takut Secara Belebihan pada Kucing

3 Penyebab Ailurophobia, Rasa Takut Secara Belebihan pada Kucing

Your Say | Senin, 24 Juli 2023 | 17:08 WIB

5 Penyebab Birthday Blues, Rasa Sedih ketika Memasuki Hari Ulang Tahun

5 Penyebab Birthday Blues, Rasa Sedih ketika Memasuki Hari Ulang Tahun

Your Say | Rabu, 05 Juli 2023 | 20:31 WIB

Sinopsis CJR The Movie: Lawan Rasa Takutmu, Kisah Nyata Coboy Junior Setelah Ditinggal Bastian Steel

Sinopsis CJR The Movie: Lawan Rasa Takutmu, Kisah Nyata Coboy Junior Setelah Ditinggal Bastian Steel

Entertainment | Sabtu, 01 Juli 2023 | 08:30 WIB

Ulasan Membuat Anak Pede dan Tidak Penakut: Kiat Hadapi Rasa Takut

Ulasan Membuat Anak Pede dan Tidak Penakut: Kiat Hadapi Rasa Takut

Your Say | Rabu, 28 Juni 2023 | 20:10 WIB

5 Tips Membantu Anak Menghadapi Rasa Takutnya, Orang Tua Wajib Tahu!

5 Tips Membantu Anak Menghadapi Rasa Takutnya, Orang Tua Wajib Tahu!

Your Say | Selasa, 27 Juni 2023 | 17:38 WIB

4 Cara Mengatasi Rasa Insecure, Fokus Pada Kelebihanmu

4 Cara Mengatasi Rasa Insecure, Fokus Pada Kelebihanmu

Your Say | Senin, 26 Juni 2023 | 15:47 WIB

Terkini

Sindir Persija Usai Kalahkan Persib, Igor Tolic: Seperti Menang Final Liga Champions

Sindir Persija Usai Kalahkan Persib, Igor Tolic: Seperti Menang Final Liga Champions

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 19:11 WIB

GBK Bergemuruh! Jakmania Tumpah Ruah Rayakan Kemenangan Persija atas Persib

GBK Bergemuruh! Jakmania Tumpah Ruah Rayakan Kemenangan Persija atas Persib

News | Sabtu, 12 September 2026 | 19:06 WIB

Viral Ludahi Ibu Gendong Balita dan Rampas HP, Debt Collector Gareng Diciduk Usai Setahun Buron

Viral Ludahi Ibu Gendong Balita dan Rampas HP, Debt Collector Gareng Diciduk Usai Setahun Buron

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 19:01 WIB

Review The Potato Lab: Kisah Cinta di Balik Laboratorium Kentang

Review The Potato Lab: Kisah Cinta di Balik Laboratorium Kentang

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 19:00 WIB

Pabrik di Subang Beroperasi, BYD Batal Bangun Pabrik di Malaysia

Pabrik di Subang Beroperasi, BYD Batal Bangun Pabrik di Malaysia

Otomotif | Sabtu, 12 September 2026 | 18:58 WIB

Bukan Anggota Grib Jaya! Polisi Bongkar Profil 3 Tersangka Pengeroyok Bambang Setiawan

Bukan Anggota Grib Jaya! Polisi Bongkar Profil 3 Tersangka Pengeroyok Bambang Setiawan

News | Sabtu, 12 September 2026 | 18:55 WIB

Diterjang Angin Kencang, Pohon Raksasa Tumbang Tutup Total Jalur Sidoarjo-Surabaya di Gedangan

Diterjang Angin Kencang, Pohon Raksasa Tumbang Tutup Total Jalur Sidoarjo-Surabaya di Gedangan

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 18:52 WIB

Dampak El Nino Berlanjut Hingga 2027, Kekeringan Parah Ancam Seluruh Kecamatan di Tangsel

Dampak El Nino Berlanjut Hingga 2027, Kekeringan Parah Ancam Seluruh Kecamatan di Tangsel

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 18:39 WIB

Pencarian Hari Ke-5 Jurnalis Hilang: SAR Perluas Sektor, Terkendala Kabut Tebal dan Angin Kencang

Pencarian Hari Ke-5 Jurnalis Hilang: SAR Perluas Sektor, Terkendala Kabut Tebal dan Angin Kencang

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 18:34 WIB

Mau Liburan Lebih Hemat? Coba Ubah Poin yang Terkumpul Jadi Tiket Pesawat

Mau Liburan Lebih Hemat? Coba Ubah Poin yang Terkumpul Jadi Tiket Pesawat

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 18:30 WIB

×