Sejarah PT. Sritex: Sempat Jadi Pabrik Tekstil Terbesar, Kini Fix Dinyatakan Pailit

M. Reza Sulaiman

Kamis, 24 Oktober 2024 | 17:20 WIB
Sejarah PT. Sritex: Sempat Jadi Pabrik Tekstil Terbesar, Kini Fix Dinyatakan Pailit
Kronologi PT Sritex Pailit. (sritex.co.id)

Suara.com - PT Sritex telah dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga Kota Semarang. Usai Prabowo Subianto dilantik, kronologi PT. Sritex Pailit pun dibahas Kembali oleh sejumlah pihak yang memerhatikan perkara ini. Sebab sebelumnya manajemen PT. Sritex mendukung Prabowo Subianto.

Keputusan PT. Sritex pailit dicantumkan dalam putusan perkara nomor 2/Pdt.Sus-Homologasi/2024/PN Niaga Smg, hari Senin, 21 Oktober 2024. Dokumen tersebut menyatakan manajemen tidak mampu memenuhi tanggung jawab membayar utang.

Sejarah PT. Sritex

PT. Sritex didirikan di tahun 1966 oleh H.M Lukminto sebagai perusahaan perdagangan tradisional di Pasar Klewer, Solo. Di tahun 1968, Sritex membuka pabrik cetak pertamanya yang mampu menghasilkan kain putih dan berwarna di Solo.

Di tahun 1978, Sritex terdaftar sebagai perseroan terbatas di Kementerian Perdagangan. Kira-kira empat tahun berselang setelah itu, PT. Sritex mendirikan pabrik tenun pertama. Pengembangan usaha PT. Sritex diperluas sampai memperluas pabrik dengan empa lini produksi antara lain pemintalan, penenunan, sentuhan akhir, dan busana dalam satu atap di tahun 1992.

Di tahun 1994, Sritex dipercaya untuk menjadi produsen seragam militer untuk NATO dan tantara Jerman. Ketika terjadi krisis moneter di tahun 1998, Sritex termasuk salah satu perusahaan yang selamat dan bahkan berhasil melipatgandakan pertumbuhannya sampai 8 kali lipat dibanding Waktu pertama kali terintegrasi pada tahun 1992.

Dalam catatan perjalanan PT. Sritex yang tertera di website sritex.com tertulis Sritex berhasil menerbitkan bligasi global senilai 150 juta dollar AS yang akan jatuh tempo di tahun 2024. Namun kini Sritex dinyatakan pailit, lantas apa yang akan terjadi dengan obligasi tersebut?

Kronologi PT. Sritex Bangkrut

Pada 2021, Sritex dan anak usahanya digugat atas perkara Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) oleh berbagai pihak. Perkara PKPU menjerat Sritex bermula pada 29 Maret 2021, emiten tersebut tidak dapat membayar tagihan utang senilai US$350 juta.

baca juga

Melalui keterbukaan informasi public, Direktur Sritex mengungkap bahwa dana utang tersebut akan diajukan untuk direstrukturisasi. Keterbukaan ini justru memicu berbagai kreditur khawatir sehingga pada 19-22 April 2021, sejumlah pihak menggugat PKPU kepada Sritex. Pihak-pihak yang menggugat itu antara lain CV Prima Karya, Bank QNB Indonesia, PT. Swadaya Graha, PT Rayon Utama Makmur (RUM), dan PT. Indo Bahari Ekspress.

Situasi semakin sulit karena Ketika Sritex berada dalam gugatan PKPU, proses restrukturasi utang-utang Sritex yang lain ikut terhambat. Pada saat bersamaan, keuangan perusahaan semakin limbung. Pandemi Covid-19 juga membuat perusahaan semakin mengalami tekanan bisnis.

Manajemen PT. Sritex Dukung Prabowo-Gibran

Manajemen PT. Sritex mendukung Prabowo Subianto dalam kontestasi Pemilu 2024. Mereka kompak mendukung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai pasangan Presiden dan Wakil Presiden RI 2024-2029.

Di bulan Januari 2024, manajemen Sritex menerima kunjungan Gibran Rakabuming Raka ke perusahaan tersebut. Presiden Komisaris PT. Sritex bahkan secara gamblang menyatakan harapan besar akan munculnya dukungan kepada PT. Sritex yang sudah dinyatakan pailit ini.

Dukungan manajemen kepada Prabowo-Gibran bahkan tampak dari baliho yang dipasang menjadi backdrop di seluruh ruangan. Baliho itu bertuliskan Prabowo-Gibran menang sekali putaran.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologi Sritex Bangkrut, Alarm Bahaya Industri Tekstil Indonesia

Kronologi Sritex Bangkrut, Alarm Bahaya Industri Tekstil Indonesia

Bisnis | Kamis, 24 Oktober 2024 | 14:00 WIB

Akhir Tragis Sritex yang Resmi Pailit, Kemarin Para Bos dan Karyawannya Teriak Dukung Prabowo-Gibran

Akhir Tragis Sritex yang Resmi Pailit, Kemarin Para Bos dan Karyawannya Teriak Dukung Prabowo-Gibran

Bisnis | Kamis, 24 Oktober 2024 | 09:27 WIB

Guncangan Awal: Baru 4 Hari Menjabat, Prabowo Dihadapkan PHK Massal BUMN Tekstil

Guncangan Awal: Baru 4 Hari Menjabat, Prabowo Dihadapkan PHK Massal BUMN Tekstil

Video | Rabu, 23 Oktober 2024 | 07:05 WIB

Terkini

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:41 WIB

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:21 WIB

Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia

Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar

Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar

Surakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:16 WIB

×