5 Fakta Kasus Anak SMKN 4 Semarang Tewas Diduga Tertembak Polisi

Husna Rahmayunita

Selasa, 26 November 2024 | 14:40 WIB
5 Fakta Kasus Anak SMKN 4 Semarang Tewas Diduga Tertembak Polisi
Peristiwa penembakan seorang perwira polisi di Polda Gorontalo menyisakan sejumlah misteri. (pixabay)

Suara.com - Kasus penembakan siswa SMKN 4 Semarang, GR kini masih menjadi sorotan publik. GR, siswa SMK 4 Semarang diketahui tewas ditembak oleh oknum polisi di kawasan Perumahan Paramount, Semarang Barat pada Minggu (24/11/2024) sekitar pukul 01.00 WIB.

Penembakan ini membuat GR mengalami luka tembak di bagian pinggul hingga merenggut nyawa siswa yang diketahui merupakan anggota paskibra sekolahnya ini. Pihak keluarga GR sendiri diketahui hingga kini belum ingin ditemui oleh pihak sekolah maupun pihak kepolisian.

Lalu, apa yang sebenarnya terjadi? Simak inilah 5 fakta selengkapnya.

1. Diduga ikut tawuran

Siswa SMKN 4 ditembak polisi. [X]
Siswa SMKN 4 ditembak polisi. [X]

Kasus penembakan ini bermula ketika pihak kepolisian menerima laporan ada beberapa titik lokasi tawuran remaja di 3 tempat yang berbeda, yaitu Semarang Barat, Semarang Utara, dan Gayamsari. Atas laporan tersebut, pihak Polres Semarang pun menurunkan beberapa anggotanya untuk melakukan penyusuran di 3 lokasi tawuran tersebut.

Pada lokasi Semarang Barat, GR diduga ikut dalam tawuran antar remaja dan pelajar di daerah Perumahan Paramount dan dianggap meresahkan warga sekitar.

2. Polisi dapat info GR anggota geng

Dari hasil penelusuran pihak kepolisian, GR diketahui merupakan anggota geng Tanggul Pojok dan tengah bertikai dengan geng Seroja pada dini hari Minggu (24/11/2024) lalu.

Tawuran tersebut pun diketahui melibatkan senjata tajam dan dikhawatirkan dapat menyerang warga yang tak bersalah. Tak hanya GR, dua orang temannya yang juga satu sekolah dengannya diketahui ikut terlibat dalam tawuran tersebut.

baca juga

3. Polisi lepaskan tembakan untuk melerai

Ilustrasi pistol memuntahkan proyektil peluru. [shutterstock]
Ilustrasi pistol memuntahkan proyektil peluru. [shutterstock]

Oknum polisi yang ditugaskan untuk melakukan penelusuran dan penyelidikan di daerah Perumahan Paramount tersebut mendapati para anggota geng tengah bertikai. Niat ingin melerai, oknum polisi tersebut justru mendapat serangan dari para anggota geng.

"Ketika dua geng ini melakukan tawuran, muncul anggota polisi. Kemudian dilakukan upaya untuk melerai, namun ternyata anggota polisi mendapat serangan hingga dilakukan tindakan tegas (penembakan)," ujar Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar dalam konferensi pers yang digelar pada Senin (25/11/2024) malam.

Penembakan yang dilakukan oknum polisi tersebut mengenai bagian pinggul GR hingga harus dilarikan ke rumah sakit. Sayangnya, nyawa GR tak berhasil diselamatkan karena kehabisan darah.

4. Tetapkan 4 orang tersangka tawuran

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol.Irwan Anwar [ANTARA/I.C. Senjaya]
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol.Irwan Anwar [ANTARA/I.C. Senjaya]

Dari kasus tawuran tersebut, pihak Polres Semarang sudah memeriksa 12 orang saksi dan menetapkan 4 orang tersangka yang diduga menjadi provokator dalam kasus tawuran ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meutya Hafid Tunjuk Perwira Polisi Jadi Pejabat Kementerian Komdigi

Meutya Hafid Tunjuk Perwira Polisi Jadi Pejabat Kementerian Komdigi

Tekno | Selasa, 26 November 2024 | 13:53 WIB

Tewas Ditembak Polisi dan Disebut Gangster, Siswa SMK Semarang Dikenal Berprestasi dan Anak Piatu

Tewas Ditembak Polisi dan Disebut Gangster, Siswa SMK Semarang Dikenal Berprestasi dan Anak Piatu

News | Selasa, 26 November 2024 | 13:48 WIB

Sebut Siswa SMK Ditembak Polisi gegara Tawuran, Harta Kapolrestabes Semarang Naik 10 Kali Lipat dalam Setahun

Sebut Siswa SMK Ditembak Polisi gegara Tawuran, Harta Kapolrestabes Semarang Naik 10 Kali Lipat dalam Setahun

Lifestyle | Selasa, 26 November 2024 | 14:17 WIB

Terkini

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

×