Minuman Nge-tren di Kalangan Anak Gen Z, Ini Lho Bedanya Matcha Vs Green Tea

Agatha Vidya Nariswari, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 26 November 2024 | 16:44 WIB
Minuman Nge-tren di Kalangan Anak Gen Z, Ini Lho Bedanya Matcha Vs Green Tea
Opening kafe pertama Uji Matcha di Pakuwon Mall Bekasi, Jawa Barat, Jumat (22/11/2024) [Suara.com/Dini Afrianti]

Suara.com - Matcha dan green tea saat ini semakin digandrungi kawula muda. Tapi cuma sedikit orang yang tahu perbedaan dua minuman Jepang tersebut, meski sama-sama berwarna hijau.

Matcha Expert sekaligus Owner dan CEO Uji Matcha, Merisha Ayu Permata Putri mengatakan matcha dan green tea berasal dari tumbuhan yang sama yakni camelia sinensis, hanya saja alasan dibalik kepekatan warna hijau green tea dan matcha yang berbeda dipengaruhi oleh proses shading.

Camellia sinensis adalah spesies tanaman yang daun dan pucuk daunnya digunakan untuk membuat teh, seperti teh hitam, teh hijau, teh putih, teh oolong dan teh pu-erh.

"Kalau matcha dan green tea berasal dari tumbuhan yang sama, yaitu camelia sinensis bahasa latinnya. Yang bedakan itu prosesnya, greentea dalam prosesnya itu tidak melalui proses shading. Sedangkan matcha dalam prosesnya melalui proses shading 3 sampai 4 minggu," ujar Merisha dalam acara opening kafe pertama Uji Matcha di Pakuwon Mall Bekasi, Jawa Barat, Jumat (22/11/2024).

Opening kafe pertama Uji Matcha di Pakuwon Mall Bekasi, Jawa Barat, Jumat (22/11/2024) [Suara.com/Dini Afrianti]
Opening kafe pertama Uji Matcha di Pakuwon Mall Bekasi, Jawa Barat, Jumat (22/11/2024) [Suara.com/Dini Afrianti]

Shading adalah proses memberi cover pada tanaman tertentu, agar tidak langsung terpapar langsung dengan sinar matahari.

Proses shading ini yang kata Merisha berhasil menciptakan warna hijau yang lebih pekat, hingga membuat kandungan nutrisi dalam daun teh tersebut lebih banyak dibandingkan green tea.

"Saat tidak terekpos langsung maka proses fotosintesis terjadi, jadi daunnya itu jadi lebih hijau, rasa dan nutrisi jadi lebih bagus atau lebih banyak juga," ujar Merisha yang juga seorang pecinta Matcha sejak 2007 silam.

Opening kafe pertama Uji Matcha di Pakuwon Mall Bekasi, Jawa Barat, Jumat (22/11/2024) [Suara.com/Dini Afrianti]
Opening kafe pertama Uji Matcha di Pakuwon Mall Bekasi, Jawa Barat, Jumat (22/11/2024) [Suara.com/Dini Afrianti]

Perempuan yang baru saja meresmikan kafe Uji Matcha pertama di Bekasi atau tepatnya di Pakuwon Mall Bekasi lantai 3 ini juga menjelaskan, kualitas dari sebuah matcha tidak dipengaruhi jenis kultivar atau jenis bibit dari daun teh camellia sinensis, tapi proses yang dilakukan pada tumbuhan tersebut hingga akhirnya berubah jadi matcha. Sehingga kata dia, rasa pahit atau creamy pada matcha bukan penilaian terpenting.

"Itu bukan tolok ukur, tap proses di belakangnya, shading berapa lama, single kultivar atua bukan atau diprospeknya sama siapa," papar Merisha.

baca juga
Opening kafe pertama Uji Matcha di Pakuwon Mall Bekasi, Jawa Barat, Jumat (22/11/2024) [Suara.com/Dini Afrianti]
Opening kafe pertama Uji Matcha di Pakuwon Mall Bekasi, Jawa Barat, Jumat (22/11/2024) [Suara.com/Dini Afrianti]

Di sisi lain, Merisha juga melihat tren penikmat matcha di Indonesia sudah semakin besar, khususnya di kalangan anak muda. Inilah sebabnya ia menghadirkan sensasi menyantap berbagai olahan matcha dari mulai minuman teh asli dari varian harumi matcha seperti minuman, dessert seperti daifuku dengan isian pistachio paste, cokelat putih, dan kunafa. Bahkan penggemar matcha juga bisa mencicipi gelato matcha yang bubuknya dibawa langsung dari Jepang.

"Saat ini orang sudah tereduksi antara matcha dan green tea, saat ini gen Z juga banyak yang suka matcha, jadi banyak brand bermunculan untuk matcha, itu yang beda kita pakai matcha harumi. Jadi bukan sekadar kultivar, created dan produsernya, jadi customer respek sama kualitas diberikan," jelas Merisha.

Opening kafe pertama Uji Matcha di Pakuwon Mall Bekasi, Jawa Barat, Jumat (22/11/2024) [Suara.com/Dini Afrianti]
Opening kafe pertama Uji Matcha di Pakuwon Mall Bekasi, Jawa Barat, Jumat (22/11/2024) [Suara.com/Dini Afrianti]

Lebih lanjut, Merisha juga mengatakan agar para pecinta matcha bisa mendapat pengalaman tambahan saat menikmati minuman hijau ini, di kafe Uji Matcha pertama di Bekasi ini pengunjung akan diberikan edukasi seputar matcha dan karakternya. Bahkan para staf juga secara khusus bisa mengedukasi pengujung bagaimana cara meminum teh ala Jepang, sehingga bisa lebih menambah wawasan.

"Ini kita jelaskan juga di uji macha, kita akan mengajrkan cara menikmati ocha dan hojicha. Tradisi minum teh itu ada chanoyu atau sadou. Nah, bukan sekadar minum saja tapi ada manner (tata krama) yang harus diikuti, termasuk ketika manu minum terimakasih sudah menyediakan teh ini, dan segala macam, pakai kata penutup arigatou gozaimasu," pungkas Merisha.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Serum yang Mengandung Green Tea untuk Kontrol Minyak Berlebih pada Wajah

3 Serum yang Mengandung Green Tea untuk Kontrol Minyak Berlebih pada Wajah

Your Say | Selasa, 26 November 2024 | 07:12 WIB

6 Tips Konsumsi Minuman Kesehatan untuk Turunkan Berat Berat Badan: Konsistensi Tetap Utama

6 Tips Konsumsi Minuman Kesehatan untuk Turunkan Berat Berat Badan: Konsistensi Tetap Utama

Health | Senin, 25 November 2024 | 09:43 WIB

Resep 'Gila' Kirana Larasati yang Kombinasikan Udang dan Matcha, Bagaimana Rasanya?

Resep 'Gila' Kirana Larasati yang Kombinasikan Udang dan Matcha, Bagaimana Rasanya?

Lifestyle | Rabu, 20 November 2024 | 15:08 WIB

Minum Cokelat Panas dan Teh Hijau Bisa Tangkal Stres? Ini Penjelasannya

Minum Cokelat Panas dan Teh Hijau Bisa Tangkal Stres? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Rabu, 20 November 2024 | 13:11 WIB

3 Pilihan Minuman Serba Cokelat Untuk Menyambut Akhir Tahun

3 Pilihan Minuman Serba Cokelat Untuk Menyambut Akhir Tahun

Lifestyle | Senin, 18 November 2024 | 15:59 WIB

Terkini

Saat Dunia Fashion Bertemu Keahlian Medis, The Solitaire Bicara soal Kecantikan Tanpa Batas

Saat Dunia Fashion Bertemu Keahlian Medis, The Solitaire Bicara soal Kecantikan Tanpa Batas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:55 WIB

Prabowo ke Siswa Taruna Nusantara: Jangan Hanya Pintar, Harus Jujur dan Cinta Tanah Air!

Prabowo ke Siswa Taruna Nusantara: Jangan Hanya Pintar, Harus Jujur dan Cinta Tanah Air!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:54 WIB

IHSG Terperangkap di Zona Merah, Ditutup ke Level 5.057

IHSG Terperangkap di Zona Merah, Ditutup ke Level 5.057

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:51 WIB

Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian

Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Review Burning: Tentang Misteri yang Mungkin Hanya Ada di Kepala Kita

Review Burning: Tentang Misteri yang Mungkin Hanya Ada di Kepala Kita

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:50 WIB

4 Rekomendasi HP 4 Jutaan Berlayar AMOLED, Urut dari Chipset Terpelan hingga Terkencang

4 Rekomendasi HP 4 Jutaan Berlayar AMOLED, Urut dari Chipset Terpelan hingga Terkencang

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:43 WIB

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:39 WIB

×