Sosok Bripka R, Diduga Tembak Siswa SMKN 4 Semarang hingga Tewas

Husna Rahmayunita

Selasa, 26 November 2024 | 18:52 WIB
Sosok Bripka R, Diduga Tembak Siswa SMKN 4 Semarang hingga Tewas
Ilustrasi penembakan. (Unsplash/Max keinen)

Suara.com - Sosok Bripka R ramai menjadi pembicaraan usai diduga menjadi pelaku penembakan terhadap seorang siswa SMKN 4 Semarang yang berinisial GRO (16).

Melalui proses pengolahan TKP, Kombes Pol Irwan Anwar selaku Kapolrestabes Semarang menyebutkan bahwa GRO tewas setelah mendapatkan tembakan dari Bripka R yang berusaha membubarkan tawuran. Selain GRO, ada dua siswa lain yang terluka.

Jika mendengar keterangan Kombes Pol Irwan, Bripka R disebut tidak sengaja menemui tawuran gang saat dalam perjalanan pulang ke rumah.

“Informasinya kan jam 01.00. Habis kerja, melakukan penyelidikan di kantor. lakukan perjalanan pulang melintas di kantor perumahan paramount itu, polisi mau melerai,” ungkap Irwan pada hari Selasa (26/11) lalu.

Namun, saat akan melerai, ada anggota dari gangster tersebut berusaha melawan Bripka R. Alhasil, polisi itu pun berusaha menyelamatkan diri.

(twitter/Jateng_Twit)
(twitter/Jateng_Twit)

“Bripka R ini pulang kerja lewat daerah Kalipancur lalu melihat ada tawuran. Naluri anggota, tawuran gangster kasus atensi pimpinan, maka Bripka R coba melerai. Tapi, malah ada satu motor bonceng tiga anggota gangster mau nabrak Bripka R dengan senjata tajam. Merasa terancam, Bripka R coba melumpuhkan, tapi kena punggul GRO yang kemudian meninggal,” ujar Irwan.

Sampai saat ini, penyelidikan untuk Bripka R masih terus berlanjut. Sementara itu, Agus Riswantini selaku Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMKN 4 Semarang, menyebut bahwa GRO tidak punya catatan terlibat tawuran.

“Anggota tersebut sudah diamankan. Perannya dalam insiden sedang diperiksa oleh Paminal (Pengamanan Internal),” imbuh Irwan.

Sampai saat ini, belum diketahui secara pasti siapa nama lengkap maupun kedudukan Bripka R yang diduga menjadi pelaku penembakan GRO.

baca juga

“Kalau korban tergantung dalam gangster, kami tidak tahu. Tapi dari rekam jejaknya, dia itu anak baik dan berprestasi. Jadi, kesimpulan kami, kecil kemungkinan dia terlibat gangster,” papar Agus.

Tak hanya itu, beberapa petugas satpam di kawasan Perumahan Paramount pun menyebut bahwa tidak ada tawuran di hari tersebut.

“Tidak ada tawuran di sini. Rekan saya yang bertugas malam juga memastikan tidak ada kejadian seperti itu,” ujar satpam yang enggak menyebutkan namanya.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siswa Paskibraka Tewas Tertembak Dicap Gangster, Viral Curhatan Pilu Tante Korban: Anak Ini Bercita-cita jadi Polisi

Siswa Paskibraka Tewas Tertembak Dicap Gangster, Viral Curhatan Pilu Tante Korban: Anak Ini Bercita-cita jadi Polisi

News | Selasa, 26 November 2024 | 17:44 WIB

Ramai Insiden Warga Sipil Tewas Diduga Ditembak, Amnesty International Kecam Aksi Aparat Gunakan Senpi

Ramai Insiden Warga Sipil Tewas Diduga Ditembak, Amnesty International Kecam Aksi Aparat Gunakan Senpi

News | Selasa, 26 November 2024 | 17:24 WIB

5 Fakta Kasus Anak SMKN 4 Semarang Tewas Diduga Tertembak Polisi

5 Fakta Kasus Anak SMKN 4 Semarang Tewas Diduga Tertembak Polisi

Lifestyle | Selasa, 26 November 2024 | 14:40 WIB

Terkini

Transisi Energi Berwajah Hijau Disorot Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Disorot Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:45 WIB

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:32 WIB

×