Langsung ke Luar Negeri usai Menjabat, Pertemuan Prabowo dan Donald Trump Disorot Media Asing

Nur Khotimah, Elvariza Opita

Sabtu, 30 November 2024 | 15:07 WIB
Langsung ke Luar Negeri usai Menjabat, Pertemuan Prabowo dan Donald Trump Disorot Media Asing
Presiden Prabowo Subianto. ANTARA/Fathur Rochman.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto melakukan perjalanan ke sejumlah negara setelah dilantik pada 20 Oktober 2024. Termasuk di antaranya mengunjungi Donald Trump yang baru memenangkan Pilpres Amerika Serikat sampai Presiden China Xi Jinping.

Namun tindak-tanduknya selama dalam kunjungan itu disorot oleh media asing The Economist. Media yang berdiri di Inggris sejak tahun 1843 ini memang mengulas sejumlah topik, termasuk bisnis, politik, teknologi, dan kebudayaan internasional.

Tidak terkecuali sikap Prabowo selama lawatan ke luar negeri yang menurut The Economist menunjukkan upaya kerasnya untuk membuat Donald Trump dan Xi Jinping terkesan.

Kolase Donald Trump dan Prabowo Subianto. [Instagram]
Kolase Donald Trump dan Prabowo Subianto. [Instagram]

Yang disoroti pertama adalah perkara pertemuan Prabowo dengan Donald Trump. "Dalam video yang dirilis di media sosialnya, Prabowo (73) dengan antusias berjanji akan terbang 'ke mana saja' untuk bertemu dengan Trump," kata The Economist dalam artikelnya, dikutip Suara.com pada Sabtu (30/11/2024).

"Tapi Trump menolak ini dan malah memuji kemampuan berbahasa Inggris Prabowo," imbuhnya, sekaligus menyoroti respons Prabowo yang malah membanggakan riwayat pendidikannya di Amerika Serikat.

Tak hanya itu, The Economist juga menyoroti pertemuan Prabowo dengan Presiden China Xi Jinping yang berujung dengan pembahasan tentang pengelolaan Laut China Selatan.

Menurut media itu, pemimpin Indonesia yang lain selalu menolak mengakui legitimasi China di wilayah tersebut. Namun Prabowo disebut menyetujui pengelolaan bersama perikanan dan gas yang berdampak pada Indonesia berbagi kekayaan alam dengan China.

Cuitan warganet soal media asing menghina Prabowo. [X/@goraici]
Cuitan warganet soal media asing menghina Prabowo. [X/@goraici]

Pemberitaan ini semakin menarik perhatian dengan tajuk provokatif yang disematkan The Economist. Salah satunya datang dari akun X @/goraici.

"Prabowo dihina-hina The Economist," cuitnya. "Kayak anak kecil minta-minta ketemu Trump tapi dicuekin. A man 'desperate for approval' nggak sesuai janji kampanye yang katanya akan berani dan tegas terhadap kekuatan asing, dll."

baca juga

Cuitan yang telah mendapat 1,9 juta kali penayangan ini seketika memicu beragam reaksi, termasuk kembali menyoroti sikap Prabowo selama berhadapan dengan Trump seperti dengan memanggil "Sir" hingga gestur yang dianggap terlalu merendah untuk dua figur yang posisinya setara sebagai kepala negara.

"Ungkapan SIR di Indonesia memang maksudnya sopan dan tata krama, tapi menurut orang luar tidak seharusnya dipakai (berulang-ulang) oleh lawan bicara yang posisinya 'setara'," komentar warganet.

"Ada yang belum pas dari Pak Prabowo. Pertama, posisi tangan menyembah. Mungkin biar sopan, tapi kesannya merendahkan diri. Dari BK sampai Jokowi ga pernah gitu. Kedua, duduk tidak bersandar, tapi di ujung kursi. Kesannya kayak bawahan lagi laporan. Ketiga ya Sar-Sir-Sar-Sir tadi," imbuh yang lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Upah Minimum Nasional 2025 Naik 6,5 Persen, Demokrat Puji Prabowo: Pemerintah Mendengarkan Aspirasi Pekerja

Upah Minimum Nasional 2025 Naik 6,5 Persen, Demokrat Puji Prabowo: Pemerintah Mendengarkan Aspirasi Pekerja

News | Sabtu, 30 November 2024 | 14:42 WIB

Sosok Mbah Guru Matematika yang Dapat Hadiah Uang Rp100 Juta dari Presiden Prabowo

Sosok Mbah Guru Matematika yang Dapat Hadiah Uang Rp100 Juta dari Presiden Prabowo

Lifestyle | Sabtu, 30 November 2024 | 12:45 WIB

Media Asing Kritik Tour Prabowo untuk Mengesankan Trump dan Xi Bertepuk Sebelah Tangan

Media Asing Kritik Tour Prabowo untuk Mengesankan Trump dan Xi Bertepuk Sebelah Tangan

Bisnis | Sabtu, 30 November 2024 | 12:25 WIB

Terkini

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

×