Belajar dari Kontroversi Guyonan Gus Miftah ke Penjual Es Teh, Ini Adab Bercanda dalam Islam

Nur Khotimah

Selasa, 03 Desember 2024 | 15:44 WIB
Belajar dari Kontroversi Guyonan Gus Miftah ke Penjual Es Teh, Ini Adab Bercanda dalam Islam
Gus Miftah. [Instagram]

Suara.com - Gus Miftah kembali menuai kontroversi di media sosial. Kali ini pemicunya adalah sikap Gus Miftah ke seorang penjual es teh yang berjualan di acara pengajiannya di Magelang, Jawa Tengah.

Video Gus Miftah menyentil penjual es teh viral dibagikan ke media sosial oleh banyak akun, salah satunya adalah akun Instagram wkwkmedsos. Nampak Gus Miftah sempat melontarkan kata kasar kepada penjual tersebut.

"Es tehmu masih banyak enggak? Masih? Ya sana dijual go***k," kata Gus Miftah menggunakan campuran bahasa Jawa dan Indonesia, seperti dilansir dari Instagram wkwkmedsos pada Selasa (3/12/2024).

Pernyataan Gus Miftah disambut tawa oleh jemaah pengajiannya dan beberapa hadirin di atas panggung. Hal ini menuai kritikan pedas dari netizen di media sosial sebab Gus Miftah dinilai menghina penjual es teh tersebut.

Sadar bahwa video ini viral, pihak Gus Miftah akhirnya memberikan klarifikasi melalui sahabatnya, yaitu Gus Yusuf Chudhory selaku pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo Magelang.

Gus Yusuf mengatakan kalau Gus Miftah spontan melontarkan pernyataan tersebut sebagai sebuah guyon alias candaan. Ia pun menegaskan Gus Miftah memang sering melakukan candaan bersama jemaahnya.

"Terkait video Gus Miftah dengan pedagang bakul es di Magelang, saya kebetulan ada di samping beliau saat itu. Itu spontan, bagian dari komunikasi Gus Miftah dengan jemaahnya, guyonan biasa," jelas Gus Yusuf saat dihubungi awak media, dilansir pada Selasa (3/12/2024).

"Gus Miftah sering borong dagangan jamaah, melarisi jajan mereka. Jadi tolong jangan dipotong videonya. Kalau bisa, datang langsung ke majelisnya agar paham cara beliau berinteraksi," tandasnya.

Gus Miftah. [Suarajogja.id/Hiskia]
Gus Miftah. [Suarajogja.id/Hiskia]

Belajar dari guyonan Gus Miftah yang ternyata berujung kontroversi, berikut akan dijelaskan beberapa adab bercanda dalam Islam agar tidak keterlaluan. Simak ulasannya berikut ini.

baca juga

Keterangan di website islam.nu.or.id menyebutkan bahwa candaan atau guyonan tidak mutlak diharamkan dalam Islam. Bercanda dihukumi mubah, tapi bisa jadi sunnah sebagaimana yang disampaikan Imam Nawawi.

Sebab Nabi Muhammad SAW juga diriwayatkan sesekali melempar candaan kepada orang sekitar. Hal tersebut sesuai dengan apa yang diriwayatkan Imam al-Ghazali dalam kitab Ihya’ Ulumuddin.

Merangkum dari artikel berjudul Ihwal Bercanda dan Batas-batasnya dalam Islam yang tayang di laman islam.nu.or.id, ada beberapa adab bercanda dalam Islam yang perlu diperhatian. Apa itu?

1. Tidak Keterlaluan dan Terus-terusan

Adab yang perlu diperhatikan saat bercanda menurut agama Islam adalah tidak keterlaluan dan terus-terusan, sesuai dengan pernyataan Habib Abdullah bin Husain bin Thahir dalam kitab Sullamut Taufif.

"Al-Hasan berkata, 'Sesungguhnya yang termasuk berkhianat adalah jika kamu menceritakan rahasia teman kamu. Juga seperti guyonan yang keterlaluan dan terus-menerus. Candaan yang terus-menerus dapat menyibukkan seseorang pada permainan dan sega gurau. Candaan yang keterlaluan bisa menyebabkan banyak tertawa. Banyak tertawa bisa mematikan hati, menghilangkan kewibawaan. Jika guyon itu baik, ada unsur menggembbirakan dan merelaksasi hati maka tidak dilarang'." (Habib Abdullah bin Husain bin Thahir, Sullamut Taufiq, [Thoha Putra], hlm. 69).

2. Disampaikan untuk Kemaslahatan atau Membuat Nyaman Lawan Bicara

Imam Nawawi dalam kitab Al-Adzkar an-Nawawi menyebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW jarang-jarang melemparkan candaan. Biasanya candaan akan dilempar apabila berdampak maslahat (perolehan manfaat) dan membuat lawan bicara nyaman.

"Guyon-guyon ini diperbolehkan sebagaimana dilakukan oleh Rasulullah SAW. Rasulullah melakukan guyon jarang-jarang, yakni ketika berdampak maslahat dan membuat nyaman lawan bicara. Jika tujuannya seperti itu, guyon tidak dilarang bahkan malah disunnahkan'." (An-Nawawi, al-Adzkar an-Nawawiyah, [Darul Fikr: 1994], hlm. 326).

3. Tidak Berisi Kebohongan dan Penghinaan

Umat Islam dilarang melontarkan candaan yang berisi kebohongan atau kalimat penghinaan. Hal ini sebagaimana diriwayatkan dalam hadist dua Nabi Muhammad SAW berikut ini.

"Sesungguhnya aku juga bercanda, namun aku tidak mengatakan kecuali yang benar." (HR Thabrani dalam Al-Kabir: 13443)

"Celakalah seseorang yang berbicara dusta untuk membuat orang lain tertawa, celakalah ia, celakalah ia." (HR Abu Dawud: 4490)

Bercanda yang tidak diperbolehkan dalam Islam adalah candaan yang memicu tawa bahak dalam masjid, seperti dilansir dari islam.nu.or.id. Nabi Muhammad SAW sendiri tidak pernah tertawa terbahak. Saat tertawa, Rasulullah hanya tersenyum dengan gigi geraham yang terlihat dari luar. Tapi tidak terbahak-bahak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terancam Diboikot, Gus Miftah Gercep Pamer Momen Borong Jajanan UMKM Usai Ejek Penjual Es Teh

Terancam Diboikot, Gus Miftah Gercep Pamer Momen Borong Jajanan UMKM Usai Ejek Penjual Es Teh

Lifestyle | Selasa, 03 Desember 2024 | 14:05 WIB

Pendidikan Niken Salindry, Adabnya Perlakukan Penjual Es Teh Dibandingkan dengan Gus Miftah

Pendidikan Niken Salindry, Adabnya Perlakukan Penjual Es Teh Dibandingkan dengan Gus Miftah

Lifestyle | Selasa, 03 Desember 2024 | 13:50 WIB

Kekayaan Gus Miftah: Utusan Khusus Presiden Enteng Hina Penjual Es Teh saat Dakwah

Kekayaan Gus Miftah: Utusan Khusus Presiden Enteng Hina Penjual Es Teh saat Dakwah

Lifestyle | Selasa, 03 Desember 2024 | 13:44 WIB

Terkini

4 Rekomendasi Serum Retinal Lokal untuk Kerutan Dalam, Hasil Lebih Cepat dari Retinol

4 Rekomendasi Serum Retinal Lokal untuk Kerutan Dalam, Hasil Lebih Cepat dari Retinol

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:24 WIB

Halo Tante dan Om! Cara Komunitas Ini Mengubah Pola Asuh Kaku Menjadi Lebih Inklusif

Halo Tante dan Om! Cara Komunitas Ini Mengubah Pola Asuh Kaku Menjadi Lebih Inklusif

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:17 WIB

3 Ciri Kulit Tidak Cocok Sunscreen, Lengkap Rekomendasi Produknya dari Ahli Kecantikan

3 Ciri Kulit Tidak Cocok Sunscreen, Lengkap Rekomendasi Produknya dari Ahli Kecantikan

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:15 WIB

Sunscreen Broad Spectrum vs Sunscreen Biasa, Apa Bedanya? Jangan Salah Pilih

Sunscreen Broad Spectrum vs Sunscreen Biasa, Apa Bedanya? Jangan Salah Pilih

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:15 WIB

5 Krim Cysteamine Rekomendasi Ahli Kecantikan untuk Atasi Flek Hitam di Wajah

5 Krim Cysteamine Rekomendasi Ahli Kecantikan untuk Atasi Flek Hitam di Wajah

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:39 WIB

5 Parfum Lokal Tahan Seharian Versi Lifni Sanders, Nggak Perlu Retouch

5 Parfum Lokal Tahan Seharian Versi Lifni Sanders, Nggak Perlu Retouch

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:15 WIB

Beda Two Way Cake dan Compact Powder, Mana yang Lebih Bagus?

Beda Two Way Cake dan Compact Powder, Mana yang Lebih Bagus?

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:05 WIB

4 Alternatif Sepatu Lari ASICS selain Novablast 5, Cocok untuk Daily Trainer Maupun Long Run

4 Alternatif Sepatu Lari ASICS selain Novablast 5, Cocok untuk Daily Trainer Maupun Long Run

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:26 WIB

Listrik PLN Mati Lapor Ke Mana? Ini Panduan Meminta Kompensasi

Listrik PLN Mati Lapor Ke Mana? Ini Panduan Meminta Kompensasi

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:25 WIB

Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli

Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:23 WIB