Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.234,497
LQ45 623,931
Srikehati 302,648
JII 372,208
USD/IDR 17.986

Dua Kabar Baik untuk Bulog: Margin Fee Naik dan Bunga Kredit Turun, Laba Diproyeksi Rp1,14 Triliun

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:10 WIB
Dua Kabar Baik untuk Bulog: Margin Fee Naik dan Bunga Kredit Turun, Laba Diproyeksi Rp1,14 Triliun
Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani usai acara tasyakuran di Kantor Pusat Bulog, Jakarta, Senin (3/8/2026). [Suara.com/Fakhri]
baca 10 detik
  • Pemerintah menyetujui kenaikan margin fee Bulog dari Rp50 menjadi 7 persen per kilogram beras pada 3 Agustus 2026.
  • Kebijakan tersebut dan penurunan bunga kredit memproyeksikan neraca keuangan Bulog berbalik positif Rp1,14 triliun pada akhir tahun 2026.
  • Bulog berencana meningkatkan anggaran pemeliharaan gudang hingga dua kali lipat mulai September 2026 untuk memperbaiki kualitas pelayanan masyarakat.

Suara.com - Perum Bulog memproyeksikan neraca keuangannya berbalik positif hingga Rp1,14 triliun pada akhir 2026 setelah pemerintah menyetujui kenaikan margin fee perusahaan.

Imbalan atas penugasan terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu kini dinaikkan dari Rp50 per 1 kilogram beras menjadi 7 persen dari harga yang ditetapkan.

Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan persetujuan kenaikan margin merupakan hasil dukungan pemerintah, mulai dari Presiden Prabowo Subianto beserta jajarannya.

"Kami tasyakuran malam hari ini juga rasa syukur kami telah disetujui oleh pemerintah dari Bapak Presiden, Bapak Menteri Pertanian, Bapak Menko Pangan, Bapak Menteri Keuangan, dan seluruh menteri lainnya termasuk Pak Mensesneg yaitu margin Bulog yang dulunya per kilo 50 rupiah sekarang menjadi 7 persen," kata Rizal usai acara tasyakuran di Kantor Pusat Bulog, Jakarta, Senin (3/8/2026).

Menurut dia, margin 7 persen jika dikonversi setara sekitar Rp970 per kilogram. Dengan skema tersebut, kondisi keuangan Bulog diproyeksikan membaik signifikan hingga mencatatkan surplus pada akhir tahun.

"Nah 7 persen itu kalau dikalkulasikan dengan angka menjadi sekitar Rp970. Sehingga dengan Rp970 tersebut kalau diperhitungkan sampai dengan akhir tahun maka diproyeksikan neraca keuangan Bulog akan menjadi positif yaitu sekitar Rp1,14 triliun rupiah," jelasnya.

Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani usai acara tasyakuran di Kantor Pusat Bulog, Jakarta, Senin (3/8/2026). [Suara.com/Fakhri]
Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani usai acara tasyakuran di Kantor Pusat Bulog, Jakarta, Senin (3/8/2026). [Suara.com/Fakhri]

Rizal menuturkan, perbaikan kondisi keuangan akan dimanfaatkan Bulog untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Salah satunya melalui peningkatan anggaran operasional pemeliharaan gudang yang akan mulai diberlakukan pada September 2026.

Ia menjelaskan, biaya operasional pemeliharaan gudang akan dinaikkan hingga dua kali lipat. Sebagai contoh, gudang tipe A yang sebelumnya memperoleh anggaran pemeliharaan Rp2 juta per gudang akan meningkat menjadi Rp4 juta.

baca juga

"Kami Bulog akan memperbaiki dan menaikkan kualitas serta menaikkan tingkat pelayanan kami kepada masyarakat dan kami berjanji akan berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara Republik Indonesia," ucapnya.

Selain kenaikan margin, Bulog juga memperoleh keringanan biaya pinjaman setelah pemerintah menurunkan bunga kredit perusahaan menjadi 3 persen mulai 2026.

Menurut Rizal, kebijakan tersebut akan memangkas beban pembayaran bunga lebih dari Rp1,07 triliun dalam setahun.

Ia menilai, kombinasi kenaikan margin dan penurunan bunga pinjaman akan memperkuat kesehatan keuangan Bulog sehingga perusahaan memiliki ruang lebih besar untuk menjalankan penugasan pemerintah di sektor pangan.

"Kalau pemerintah memberikan margin kepada Bulog itu 7 persen, itu sama dengan BUMN-BUMN lain. Saya pikir itu wajar, sudah hal yang wajar," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dorong UMKM Naik Kelas, Road to INACRAFT 2026 Buka Peluang Tembus Pasar Lebih Luas

Dorong UMKM Naik Kelas, Road to INACRAFT 2026 Buka Peluang Tembus Pasar Lebih Luas

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 10:40 WIB

Moody's Soroti Risiko Kebijakan RI, Subsidi Energi Hingga DSI Jadi Catatan Merah Prabowo

Moody's Soroti Risiko Kebijakan RI, Subsidi Energi Hingga DSI Jadi Catatan Merah Prabowo

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:21 WIB

Mantan Petinggi Persib Bandung Ditunjuk Jadi Dirut Pos Indonesia

Mantan Petinggi Persib Bandung Ditunjuk Jadi Dirut Pos Indonesia

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 11:31 WIB

Tak Lagi Bisnis Gedung, Waskita Fokus di Jalan Tol

Tak Lagi Bisnis Gedung, Waskita Fokus di Jalan Tol

Bisnis | Minggu, 19 Juli 2026 | 15:15 WIB

Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center dalam Program Marketing CoE Danantara

Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center dalam Program Marketing CoE Danantara

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:00 WIB

Karir Mulus Aisyah Zakiyyah di Usia 32 Tahun: Dari Jubir Menteri PU dan Kini Komisaris PTPP

Karir Mulus Aisyah Zakiyyah di Usia 32 Tahun: Dari Jubir Menteri PU dan Kini Komisaris PTPP

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 16:15 WIB

Terkini

Bedah Titik Lemah KPK: Bagaimana Dokumen Rahasia Bocor Lewat Siasat Orang Dalam?

Bedah Titik Lemah KPK: Bagaimana Dokumen Rahasia Bocor Lewat Siasat Orang Dalam?

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Geliat Literasi Anak Muda: Minat Baca Bangkit, Harga Buku Sulit

Geliat Literasi Anak Muda: Minat Baca Bangkit, Harga Buku Sulit

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa

Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa

Jogja | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:43 WIB

Posisi Cermin di Kamar Tidur Baiknya di Mana? Ini Penjelasan Ahli Interior dan Feng Shui

Posisi Cermin di Kamar Tidur Baiknya di Mana? Ini Penjelasan Ahli Interior dan Feng Shui

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:30 WIB

4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik

4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:23 WIB

Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia

Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:18 WIB

Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat

Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat

Foto | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

×