Penggunaannya Makin Sembarangan, Mantan Menag Ini Minta Penyebutan 'Gus' Dibatasi: Dulu Cuma Buat Orang Pilihan

Farah Nabilla

Rabu, 04 Desember 2024 | 13:50 WIB
Penggunaannya Makin Sembarangan, Mantan Menag Ini Minta Penyebutan 'Gus' Dibatasi: Dulu Cuma Buat Orang Pilihan
Menteri Agama RI Kabinet Indonesia Bersatu II, Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan tentang Pilpres disela Salaam Summit di Yogyakarta, Jumat (27/10/2023). [Kontributor Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi]

Suara.com - Viralnya peristiwa pendakwah Miftah Maulana yang mengolok-olok seorang penjual es teh membuat publik bertanya-tanya akan gelar 'Gus' yang tersemat. Pasalnya gelar itu diupamakan sebagai orang keturunan kiai atau pemuka agama. 

Namun, ternyata dulu penyematan sebutan 'Gus' tak semarak seperti sekarang. Hanya orang-orang tertentu saja yang mendapat sebutan tersebut. Hal ini diungkapkan oleh Mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. 

"Dulu, sebutan 'Gus' terbatas jumlahnya, dilekatkan hanya pada sosok pilihan: Gus Dur, Gus Mus, dll.
Kini sebutan 'Gus' mengalami penurunan nilai karena dilekatkan ke banyak orang tanpa seleksi. Lha wong saya yang kayak gini juga sering dipanggil 'Gus' kok hahaha," ungkap Lukman melalui X yang dikutip Suara.com pada Rabu (4/12/2024).

Menurut Menag era pemerintahan awal Joko Widodo ini, penyematan gelar 'Gus' baiknya diperbaiki kembali. Pasalnya, 'Gus' erat kaitannya dengan keahlian di bidang agama yang sesuai sanad keilmuan.

"Agar sebutan 'Gus' tetap terjaga nilainya, bagaimana kalau mulai sekarang, terhadap mereka yang tak berintegritas, tak memiliki akhlak mulia, dan tak jelas sanad keilmuannya, tak usah lagi kita sapa dengan sebutan 'Gus'. Setuju?" usulnya.

Asal Muasal Penamaan Gus

Dalam beberapa dekade terakhir, panggilan atau nama "Gus" sangat identik dengan sosok pemuka agama Islam, penceramah atau anak kyai yang berdakwah. 

Namun jauh sebelum nama Gus ini dipakai kalangan agama Islam dan berkembang di pesantren. Kalangan keraton lebih dulu memiliki sebagaimana dijelaskan dalam buku Baoesastra Djawa karya Poerwadarminta.

Sebutan Gus diambil dari kata Raden Bagus atau Den Bagus yang merupakan panggilan bagi anak-anak keturunan raja. Lambat laun, penyebutan nama Den Bagus ini bukan hanya terjadi di  lingkungan kerajaan, namun juga kalangan priayi Jawa.

baca juga

Lalu ketika pesantren mulai berkembang di tanah Jawa, sebutan Gus ini pun kemudian digunakan juga oleh para pemimpin pesantren untuk memanggil putra mereka. Perlahan, panggilan Gus ini menjadi semacam gelar yang disematkan kepada anak-anak kiai khususnya di kultur NU.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Panggung ke Kecaman Publik, Gerindra Minta Gus Miftah Minta Maaf ke Penjual Es Teh

Dari Panggung ke Kecaman Publik, Gerindra Minta Gus Miftah Minta Maaf ke Penjual Es Teh

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 13:40 WIB

Silsilah Keluarga Gus Baha: Keturunan Ulama Ahli Alquran, Adabnya Dibandingkan dengan Miftah Maulana

Silsilah Keluarga Gus Baha: Keturunan Ulama Ahli Alquran, Adabnya Dibandingkan dengan Miftah Maulana

Lifestyle | Rabu, 04 Desember 2024 | 13:26 WIB

Ironi Miftah Maulana: Utusan Presiden Bidang Kerukunan Olok-olok Penjual Es, Gerindra Turun Tangan

Ironi Miftah Maulana: Utusan Presiden Bidang Kerukunan Olok-olok Penjual Es, Gerindra Turun Tangan

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 13:25 WIB

Beda dengan Gus Miftah, Gilga Sahid Justru Borong Pedagang Es Teh Saat Konser untuk Penonton

Beda dengan Gus Miftah, Gilga Sahid Justru Borong Pedagang Es Teh Saat Konser untuk Penonton

Entertainment | Rabu, 04 Desember 2024 | 13:23 WIB

Terkini

Fakta TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Cuma Modal Latihan Sebulan Langsung Tempur

Fakta TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Cuma Modal Latihan Sebulan Langsung Tempur

News | Senin, 02 November 2026 | 20:55 WIB

Santriwati Tidur Digeledah Polisi, KPAI Ungkap Dugaan Penodongan Senjata

Santriwati Tidur Digeledah Polisi, KPAI Ungkap Dugaan Penodongan Senjata

News | Senin, 02 November 2026 | 20:49 WIB

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

News | Senin, 02 November 2026 | 20:36 WIB

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 20:26 WIB

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:25 WIB

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Sport | Senin, 02 November 2026 | 20:24 WIB

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 20:21 WIB

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru

Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:15 WIB

×