Sejarah Pondok Pesantren Ora Aji Milik Gus Miftah, Didikannya ke Santri Disorot

Agatha Vidya Nariswari

Jum'at, 13 Desember 2024 | 15:55 WIB
Sejarah Pondok Pesantren Ora Aji Milik Gus Miftah, Didikannya ke Santri Disorot
Gus Miftah (Instagram)

Suara.com - Setelah viral lantaran mengolok-olok penjual es teh, Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah langsung menjadi bulan-bulanan warganet. Segala yang berkaitan dengan kegiatan dakwahnya terus disoroti, tak terkecuali pondok pesantren miliknya.

Seperti diketahui, Gus Miftah memiliki pesantren yang bernama Ora Aji berlokasi di Sleman, Yogyakarta. Gus Miftah dibantu istrinya dalam mengelola pondok tersebut.

Namun, baru-baru ini sebuah video seliweran di media sosial yang menampilkan istri Gus Miftah sedang membagikan makanan kepada para santri.

Dalam video tersebut, nampak semua santri sedang jongkok sembari menunggu antrean untuk mendapatkan makanan. Alhasil, warganet menyoroti hal tersebut dan menyebut pesantren Gus Miftah melestarikan perbudakan.

"Melestarikan budaya feodal alias perbudakan," komentar salah satu warganet.

Dari situ, didikan di Pondok Pesantren Ora Aji pun langsung menuai kritik, tak sedikit pula yang mencari tahu bagaimana sejarah pesantren tersebut didirikan.

Sejarah Pondok Pesantren Ora Aji

Menurut informasi yang dihimpun, Gus Miftah mendirikan Pesantren Ora Aji pada tahun 2011 lalu yang dirintis dari sebuah rumah saja. Tak seperti sekarang yang penuh aktivitas, pertama kali pesantren tersebut didirikan, Gus Miftah hanya mengajar mengaji selepas magrib saja.

Saat itu belum ada asrama, sehingga tidak ada santri yang menginap, semuanya pulang ke rumah masing-masing. 

baca juga

Seiring berjalannya waktu, sekira pada tahun 2015 barulah Gus Miftah membangun sebuah asrama sehingga para santri dapat menginap. Dari situ, mulai banyak orang tua dari wilayah lain yang menitipkan anaknya ke pesantren milik Gus Miftah.

Menurut penuturannya, Gus Miftah mengaku jika pondok pesantren yang didirkannya tersebut bukan hanya untuk mengenyam pendidikan agama saja, tapi juga sebagai bentuk kepeduliannya.

Ia berkaca pada diri sendiri yang pernah merasakan serba kekurangan sampai tidak memiliki tempat tinggal. Maka dari itu, pondok pesantren tersebut dimaksudkan agar siapapun yang tidak memiliki kemampuan ekonomi dapat menimba ilmu dan memiliki tempat berteduh.

Menurut informasi yang ia sampaikan, pesantren miliknya tidak menarik biaya sepeser pun kepada para santri.

Saat ini, pondok pesantrennya memiliki beberapa jenjang, dimulai dari dasar pemahaman Alquran, nahwu, saraf, kitab kuning, hingga mengaji kitab gundul dan Bahasa Arab.

Ora Aji juga telah membuka pendidikan formal,yaitu MTs Ora Aji dan MA Ora Aji sehingga para santri juga bisa mendapat ilmu pengetahuan.

Langkah tersebut dilakukan agar santri-santri yang mondok di Ora Aji dapat dicetak sebagai kader generasi emas yang dapat berguna bagi bangsa dan negara.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendidikan Habib Jafar, Dinilai Cocok Gantikan Miftah Maulana Jadi Utusan Khusus Presiden

Pendidikan Habib Jafar, Dinilai Cocok Gantikan Miftah Maulana Jadi Utusan Khusus Presiden

Lifestyle | Jum'at, 13 Desember 2024 | 15:15 WIB

Beda Pendidikan Gus Miftah Vs Gus Iqdam, Gaya Ceramahnya Ramai Diperbincangkan

Beda Pendidikan Gus Miftah Vs Gus Iqdam, Gaya Ceramahnya Ramai Diperbincangkan

Lifestyle | Jum'at, 13 Desember 2024 | 15:03 WIB

Lagi, Beredar Video Gus Miftah Ceramah Singgung Organ Intim Laki-laki dan Perempuan

Lagi, Beredar Video Gus Miftah Ceramah Singgung Organ Intim Laki-laki dan Perempuan

Entertainment | Jum'at, 13 Desember 2024 | 15:19 WIB

Beda Adab Bagi-bagi Clara Shinta vs Ning Astuti: Lebih Enak Dilihat...

Beda Adab Bagi-bagi Clara Shinta vs Ning Astuti: Lebih Enak Dilihat...

Lifestyle | Jum'at, 13 Desember 2024 | 14:56 WIB

Gus Miftah Sesumbar Ditawari Gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Luar Negeri: Saya Memilih...

Gus Miftah Sesumbar Ditawari Gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Luar Negeri: Saya Memilih...

Entertainment | Jum'at, 13 Desember 2024 | 15:02 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×