Apa Efek Pemakaian Skincare Overclaim? Begini Penjelasan Dokter Spesialis Dermatologi

Nur Khotimah

Selasa, 24 Desember 2024 | 17:25 WIB
Apa Efek Pemakaian Skincare Overclaim? Begini Penjelasan Dokter Spesialis Dermatologi
Ilustrasi skincare. (Freepik)

Suara.com - Demi mengundang minat pembeli, saat ini banyak produk skincare yang justru overclaim atau menjanjikan manfaat berlebihan yang tidak sesuai faktanya. 

Sebagai contoh, produk skincare yang mengklaim kandungan niacinamide 5%, padahal sebenarnya hanya 1% saja. Contoh lain adalah janji mencerahkan kulit dalam tiga hari, padahal bisa saja efeknya berbeda pada setiap orang.

Lantas adakah tanggapan khusus dari Kementerian Kesehatan terkait skincare overclaim? Berikut ulasannya.

Apa Bahaya Skincare Overclaim?

Ilustrasi skincare satu paket lengkap (Freepik/wirestock)
Ilustrasi skincare (Freepik/wirestock)

Melansir dari unggahan Instagram Kementerian Kesehatan, @/kemenkes_ri, dr. Listya Paramita, Sp. DVE. FINSDV selaku dokter spesialis dermatologi venereologi dan estetika pernah menyebutkan bahwa bahaya skincare overclaim akan kembali lagi pada keamanan produk tersebut secara menyeluruh.

"Walaupun pernyataan manfaat produknya berlebihan, tapi kalau produknya legal dan dapat izin edar BPOM, dampaknya tidak berbahaya. Misalnya, janjinya bisa bikin putih dalam tujuh hari, setelah tujuh hari paling masih gitu-gitu aja, dampaknya hanya sebatas itu," papar dr. Listya Paramita dilansir Suara.com dari Instagram Kementerian Kesehatan pada Selasa (24/12/2024).

Namun, efek skincare overclaim bisa menjadi buruk jika produk tersebut ilegal atau menggunakan bahan berbahaya.

"Tapi kalau overclaim kemudian ilegal dan menggunakan bahan obat berbahaya yang tidak boleh ada di skincare, itu yang berbahaya," tambahnya.

Oleh karena itu, sudah sewajarnya bagi masyarakat untuk lebih kritis dan tidak mudah tergiur iming-iming manfaat skincare yang kiranya kurang masuk akal. Selain itu, jangan lupa untuk selalu memilih produk yang sudah memiliki izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

baca juga

Pemerintah sendiri sebenarnya sudah memiliki aturan terkait memasarkan produk kosmetik dan skincare, yaitu dalam BPOM RI Nomor 1 tahun 2016. Contoh kata yang tidak boleh dipakai dalam iklan skincare atau kosmetik, yaitu mengobati dan menyembuhkan karena skincare bukanlah obat.

"Tidak boleh pakai kata paling, misalnya paling bagus. Tidak boleh menggunakan kata yang bisa memengaruhi psikis pendengar. Misalnya dijamin putih dalam tujuh hari, itu contohnya," imbuhdr. Listya Paramita.

Meski terkadang sulit, bijak dalam memilih skincare akan membuat Anda terhindar berbagai efek negatif. Selain itu, jangan lupa menyesuaikan produk dengan kebutuhan Anda, bukan hanya sekedar mengikuti yang sedang viral.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Peeling Serum Ampuh Bersihkan Pori-Pori dan Haluskan Tekstur Kulit

3 Peeling Serum Ampuh Bersihkan Pori-Pori dan Haluskan Tekstur Kulit

Your Say | Selasa, 24 Desember 2024 | 13:02 WIB

3 Brightening Toner untuk Semua Jenis Kulit, Ampuh Mencerahkan Kulit

3 Brightening Toner untuk Semua Jenis Kulit, Ampuh Mencerahkan Kulit

Your Say | Senin, 23 Desember 2024 | 19:17 WIB

Dampak 'Selingkuh' dengan Oli Murahan? Siap-siap Motor Ngambek

Dampak 'Selingkuh' dengan Oli Murahan? Siap-siap Motor Ngambek

Otomotif | Senin, 23 Desember 2024 | 21:00 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×