Apa Itu Tren No Buy 2025? Cocok Diterapkan di Tengah Gempuran PPN 12 Persen

Nur Khotimah

Minggu, 29 Desember 2024 | 20:00 WIB
Apa Itu Tren No Buy 2025? Cocok Diterapkan di Tengah Gempuran PPN 12 Persen
Tren No Buy 2025 (freepik/8photo)

Suara.com - Naiknya PPN (Pajak Pertambahan Nilai) menjadi 12 persen tentu menambah PR dan pikiran bagi masyarakat Indonesia di tahun yang akan datang, apalagi tahun baru 2025 tinggal menghitung hari. Gempuran PPN 12 persen ini sudah mulai ramai diperbincangkan di berbagai media sosial. Beberapa influencer mengajak yang lain untuk menerapkan tren "No Buy 2025". Apa sebenarnya makna tren No Buy 2025 ini?

Sebelum membahas tren yang satu ini, perlu kita garis bawahi bahwa kenaikan PPN menjadi 12 persen yang awalnya 11 persen ini tidak serta-merta berarti harga barang-barang hanya akan naik sebesar satu persen saja.

Di berbagai media sosial, sudah ada banyak influencer atau pengguna medsos yang berbagi ilmu dan pengetahuan tentang perhitungan kenaikan PPN menjadi 12 persen ini. Karenanya, kita tidak boleh menyepelekan dan menganggapnya sebagai angin lalu saja. Kita harus bisa "melek finansial" dan cerdas dalam mengelola keuangan.

Makna Tren No Buy 2025 Challenge

ilustrasi shopping (pexels/Borko Manigoda)
ilustrasi shopping (pexels/Borko Manigoda)

Sesuai namanya, tren ini mengajak orang untuk membuat daftar hal-hal apa saja yang sebaiknya tidak perlu dibeli di tahun 2025. Ada berbagai alasan yang melatarbelakangi adanya tren ini, mulai dari gerakan frugal living hingga tindakan untuk menghadapi kenaikan PPN menjadi 12 persen seperti yang ramai dibahas akhir-akhir ini.

Tren ini tidak serta-merta melarang orang untuk membeli semuanya karena mustahil bagi seorang individu untuk tidak berbelanja atau tidak mengeluarkan uang sama sekali untuk kebutuhan hidup.

Melansir dari hercampus.com, ide dasar di balik tren yang tengah ramai di berbagai media sosial ini adalah menetapkan aturan untuk diri sendiri terkait hal-hal apa saja yang ada di daftar "no buy" atau "tidak boleh dibeli". Misalnya tidak akan nongkrong di kafe kecuali ada proyek atau meeting penting. Tidak ada aturan khusus untuk tren ini, semua tergantung pada kebutuhan dan prioritas masing-masing individu.

Tren No Buy 2025 bisa menjadi ide yang cemerlang agar kita tidak terjerat dalam perilaku konsumerisme. Kita juga bisa melatih diri untuk membatasi sikap boros serta lebih bersyukur dengan apa yang sudah kita miliki.

Inti utama dari tren No Buy 2025 adalah tentang kontrol diri serta penentuan prioritas. Kita jadi semakin tahu apa perbedaan antara "keinginan" dan "kebutuhan", terutama yang berkaitan dengan fashion dan skincare di tengah gempuran maraknya fast fashion dan fast skincare.

baca juga

Beberapa contoh dari tren No Buy 2025 antara lain (tidak ada patokan khusus):

  • Tidak membeli makeup kecuali sudah habis
  • Tidak membeli pakaian baru kecuali pakaian-pakaian yang penting (seperti pakaian dalam dan lain-lain)
  • Tidak berlangganan banyak aplikasi premium kecuali untuk keperluan pekerjaan
  • Tidak membeli barang elektronik baru kecuali sudah rusak total

Itulah beberapa hal terkait tren No Buy 2025 Challenge. Tertarik untuk mencobanya?

Kontributor : Rizky Melinda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisnis Emas Teuku Wisnu Terancam PPN 12 Persen, Apa Strateginya?

Bisnis Emas Teuku Wisnu Terancam PPN 12 Persen, Apa Strateginya?

Entertainment | Minggu, 29 Desember 2024 | 11:00 WIB

Daripada Naikkan PPN 12 Persen, Pemerintah Disarankan Tarik Pajak Tinggi dari Orang Kaya

Daripada Naikkan PPN 12 Persen, Pemerintah Disarankan Tarik Pajak Tinggi dari Orang Kaya

News | Sabtu, 28 Desember 2024 | 14:02 WIB

Minta Rencana Kenaikan PPN 12 Persen Dievaluasi Kembali, GNB: Ini Akan Lemahkan Daya Tahan Bangsa

Minta Rencana Kenaikan PPN 12 Persen Dievaluasi Kembali, GNB: Ini Akan Lemahkan Daya Tahan Bangsa

News | Sabtu, 28 Desember 2024 | 12:51 WIB

Terkini

Apakah Sariayu Cream Foundation Tahan Lama? Ini Klaim dan Review Jujur Pembeli

Apakah Sariayu Cream Foundation Tahan Lama? Ini Klaim dan Review Jujur Pembeli

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 15:20 WIB

Pasang AC Kamar Bagusnya di Mana? Ini 4 Posisi yang Baik Menurut Feng Shui

Pasang AC Kamar Bagusnya di Mana? Ini 4 Posisi yang Baik Menurut Feng Shui

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 14:50 WIB

5 Filter Air untuk Sumur Berkapur dan Berpasir, Solusi Air Rumahan yang Keruh

5 Filter Air untuk Sumur Berkapur dan Berpasir, Solusi Air Rumahan yang Keruh

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 14:13 WIB

Finukhu: Tradisi Pangan, Alam, dan Pengetahuan yang Terbungkus Daun Fotefea dari Sentani

Finukhu: Tradisi Pangan, Alam, dan Pengetahuan yang Terbungkus Daun Fotefea dari Sentani

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 14:09 WIB

Nonton Piala Dunia 2026 Gratis di Mana? Pemilik TV Lama Tak Perlu Khawatir

Nonton Piala Dunia 2026 Gratis di Mana? Pemilik TV Lama Tak Perlu Khawatir

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 14:08 WIB

6 Sepeda Roadbike Termurah untuk Pemula 2026 dan Tips Memilihnya dari Cyclist

6 Sepeda Roadbike Termurah untuk Pemula 2026 dan Tips Memilihnya dari Cyclist

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 14:04 WIB

5 Sepatu Lari Nike Termurah di Sports Station, Harga Mulai Rp400 Ribuan

5 Sepatu Lari Nike Termurah di Sports Station, Harga Mulai Rp400 Ribuan

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 13:56 WIB

Bukan Soal Jumlah, Frekuensi Pakaian Dapat Tentukan Dampak Lingkungan

Bukan Soal Jumlah, Frekuensi Pakaian Dapat Tentukan Dampak Lingkungan

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 13:42 WIB

Tak Perlu Hapus Makeup! Ini Cara Praktis Reapply Sunscreen Tanpa Merusak Riasan

Tak Perlu Hapus Makeup! Ini Cara Praktis Reapply Sunscreen Tanpa Merusak Riasan

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 13:40 WIB

Apakah Viva Covering Cream Oksidasi? Simak Manfaat, Harga, dan Review Pengguna

Apakah Viva Covering Cream Oksidasi? Simak Manfaat, Harga, dan Review Pengguna

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 13:31 WIB