Apa Itu Bird Strike? Jadi Penyebab Kecelakaan Pesawat Jeju Air

Agatha Vidya Nariswari

Selasa, 31 Desember 2024 | 15:27 WIB
Apa Itu Bird Strike? Jadi Penyebab Kecelakaan Pesawat Jeju Air
Jeju Air (x.com)

Suara.com - Kasus kecelakaan pesawat Jeju Air 7C2216 yang mengalami pendaratan darurat dan meledak akibat menabrak dinding di Muan International Airport, Korea Selatan pada Minggu (29/12/2024) pagi lalu mengejutkan warga dunia.

Pesawat yang berangkat dari Bangkok, Thailand menuju Jeollanam-do itu membawa 181 orang dengan total 175 orang penumpang dan 6 orang kru. Dari hasil identifikasi dan evakuasi pihak berwajib Korea Selatan, setidaknya ada 179 orang yang dinyatakan meninggal dunia dalam kecelakaan ini dan 2 orang kru pesawat dinyatakan selamat.

Kecelakaan ini bermula ketika pesawat Jeju Air ini diperkirakan akan mendarat pada pukul 08.54 waktu setempat. Namun, pada pukul 08:59, pilot Jeju Air melaporkan kepada petugas kontrol lalu lintas udara bahwa pesawat telah menabrak burung dan berteriak "mayday mayday mayday".

Pilot pun membatalkan pendaratan awal dan meminta izin untuk mendarat dari arah yang berlawanan. Petugas kontrol pun mengizinkan pendaratan alternatif, tetapi mesin pesawat diduga sudah tidak berjalan optimal sehingga roda pesawat tidak bisa keluar.

Pesawat pun tergelincir di landasan pacu, melampaui landasan pacu dan menabrak dinding sebelum akhirnya meledak dan terbakar.

Kasus tabrakan pesawat dengan burung ini menjadi salah satu momok besar dalam dunia penerbangan. Berbagai kasus kecelakaan pun disebabkan oleh fenomena yang kerap disebut bird strike.

Lalu, apa sebenarnya bird strike tersebut? Simak inilah penjelasannya.

Bird strike atau tabrakan burung dengan pesawat yang sedang terbang atau lepas landas maupun mendarat. Istilah ini sering diperluas untuk mencakup tabrakan satwa liar lainnya seperti kelelawar atau hewan darat.

Serangan burung ini merupakan hal yang umum dan dapat menjadi ancaman yang signifikan terhadap keselamatan pesawat. Untuk pesawat yang lebih kecil, kerusakan yang signifikan dapat terjadi pada struktur pesawat dan semua pesawat.

baca juga

Sementara itu, pesawat bermesin jet, rentan terhadap hilangnya daya dorong yang dapat terjadi setelah burung masuk ke dalam saluran masuk udara mesin. Hal ini telah mengakibatkan sejumlah kecelakaan yang fatal.

Tabrakan dengan burung dapat terjadi selama fase penerbangan apa pun, tetapi kemungkinan besar terjadi selama fase lepas landas dan pendaratan karena jumlah burung yang terbang di ketinggian yang lebih rendah lebih banyak. Karena sebagian besar burung terbang terutama pada siang hari, sebagian besar tabrakan dengan burung juga terjadi pada siang hari.

Pesawat bermesin jet yang lebih besar kemungkinan besar mengalami efek berbahaya dari hantaman burung. Hilangnya kendali sebagian atau seluruhnya mungkin menjadi efek paling besar dari bird strike.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Liburan Impian Berujung Tragedi, 5 Rekan Kerja Tewas dalam Kecelakaan Pesawat Jeju Air

Liburan Impian Berujung Tragedi, 5 Rekan Kerja Tewas dalam Kecelakaan Pesawat Jeju Air

News | Selasa, 31 Desember 2024 | 15:06 WIB

Proses Pengembalian Jenazah Korban Kecelakaan Pesawat Jeju Air Dilakukan Hari Ini

Proses Pengembalian Jenazah Korban Kecelakaan Pesawat Jeju Air Dilakukan Hari Ini

News | Selasa, 31 Desember 2024 | 14:56 WIB

Jeju Air Alami Kecelakaan, Acara TV hingga Perilisan Idol K-Pop Berkabung

Jeju Air Alami Kecelakaan, Acara TV hingga Perilisan Idol K-Pop Berkabung

Your Say | Selasa, 31 Desember 2024 | 12:53 WIB

Dua Pramugari Selamat dari Kecelakaan Pesawat Korsel, Berkat Duduk di Bagian Paling Aman?

Dua Pramugari Selamat dari Kecelakaan Pesawat Korsel, Berkat Duduk di Bagian Paling Aman?

News | Selasa, 31 Desember 2024 | 12:29 WIB

Horor di Bandara Muan: Evakuasi Berlangsung Pasca Kecelakaan Pesawat Jeju Air

Horor di Bandara Muan: Evakuasi Berlangsung Pasca Kecelakaan Pesawat Jeju Air

Video | Selasa, 31 Desember 2024 | 10:05 WIB

Terkini

Review Who Is Martin Mull?: Dokumenter Biografi Netflix yang Mengaduk-aduk Emosi Penonton

Review Who Is Martin Mull?: Dokumenter Biografi Netflix yang Mengaduk-aduk Emosi Penonton

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:20 WIB

Perang AS - Iran Akan Dimulai Lagi, Pentagon Siapkan Serangan Besar

Perang AS - Iran Akan Dimulai Lagi, Pentagon Siapkan Serangan Besar

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Arti Burung Gagak Mengitari Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Tanda Kematian?

Arti Burung Gagak Mengitari Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Tanda Kematian?

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Erupsi GAK Lumpuhkan Penerbangan, Menhub Ingatkan Transportasi Harus Siap Hadapi Darurat

Erupsi GAK Lumpuhkan Penerbangan, Menhub Ingatkan Transportasi Harus Siap Hadapi Darurat

Bisnis | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Dikepung Kabut Asap, Operasional Bandara SSK II Pekanbaru Masih Normal

Dikepung Kabut Asap, Operasional Bandara SSK II Pekanbaru Masih Normal

Riau | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:01 WIB

Kabut Asap Karhutla Picu 52.483 Kasus ISPA di Sumsel

Kabut Asap Karhutla Picu 52.483 Kasus ISPA di Sumsel

Foto | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:00 WIB

AI Makin Rumit Dikelola, Indosat Satukan 300 Model dalam Satu Platform

AI Makin Rumit Dikelola, Indosat Satukan 300 Model dalam Satu Platform

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Kabut Asap Pekat, RTH dan Taman Kota di Pekanbaru Kembali Ditutup

Kabut Asap Pekat, RTH dan Taman Kota di Pekanbaru Kembali Ditutup

Riau | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:50 WIB

Status Gunung Anak Krakatau Melesat ke Level Siaga: Zona Bahaya 5 Km Dikunci

Status Gunung Anak Krakatau Melesat ke Level Siaga: Zona Bahaya 5 Km Dikunci

Lampung | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:48 WIB

Terjebak FYP Sampai Jam 1 Pagi? Ini Alasan Otakmu Gagal Berhenti Scrolling

Terjebak FYP Sampai Jam 1 Pagi? Ini Alasan Otakmu Gagal Berhenti Scrolling

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:45 WIB

×