Kembali Masuk Daftar Makanan Terburuk Dunia, Bubur Tinutuan Tinggi Serat dan Gizi

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 17 Januari 2025 | 10:21 WIB
Kembali Masuk Daftar Makanan Terburuk Dunia, Bubur Tinutuan Tinggi Serat dan Gizi
Ilustrasi bubur tinutuan khas Manado. (YouTube/TastemadeIndonesia)

Suara.com - Bubur Tinutuan kembali masuk dalam daftar makanan terburuk dunia versi Taste Atlas. Taste Atlas sendiri merupakan sebuah platform kuliner global yang merangkum berbagai ulasan dan penilaian tentang makanan dari seluruh dunia.

Pada artikel yang diterbitkan pada 8 Januari 2025 lalu, situs tersebut menyusun daftar 100 Worst Rated Foods in the World yang diurutkan berdasarkan peringkat terendah. Peringkat itu berasal dari para audiens, baik yang berwawasan tentang kuliner atau tidak.

Makanan khas Nusantara tercantum di dalam daftar, yakni Bubur Tinutuan yang menempati peringkat ke-16. Tinutuan yang merupakan makanan khas dari Manado, Sulawesi Utara meraih nilai 2,3 dari 5.

Sebelumnya pada tahun 2024, Bubur Tinutuan ada di peringkat 22 dalam daftar 100 Worst Rated Foods in the World versi Taste Atlas.

Bubur Tinutuan berwarna kuning dengan campuran berbagai sayuran, seperti bayam, labu, singkong, dan pipilan jagung. Bubur ini umumnya disajikan dalam mangkuk bersama ikan asin dan sambal.

Pada acara-acara khusus, terkadang daging ditambahkan ke dalam hidangan ini. Kendati masuk daftar makanan terburuk dunia, Bubur Tinutuan memiliki kandungan gizi yang cukup lengkap.

Dikutip dari laman Keluarga Indonesi, dalam 100 gram bahan Bubur Tinutuan terdapat kandungan zat gizi 869 kalori, 21,9 protein, dan vitamin A 18,387. Sehingga Bubur Tinutuan bisa dijadikan pilihan sarapan pagi yang bergizi maupun sebagai alternatif menu sehat.

Hidangan ini tinggi serat dan kaya antioksidan karena sayur-sayuran di dalamnya. Serat tinggi di makanan bisa membantu memperlancar pencernaan dan baik untuk sistem cerna.

Selain itu, zat gizi yang terdapat dalam Bubur Tinutuan sangat cocok dan dibutuhkan oleh wanita hamil dan menyusui. Bubur Tinutuan yang banyak terdapat sayuran hijau membuat produksi Air Susu Ibu (ASI) lancar.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Kaki Lima ke Panggung Dunia, Siomay Indonesia Masuk 3 Besar Dumpling Terenak Tahun 2024

Dari Kaki Lima ke Panggung Dunia, Siomay Indonesia Masuk 3 Besar Dumpling Terenak Tahun 2024

Lifestyle | Kamis, 12 Desember 2024 | 15:25 WIB

Sejarah Di Balik Kenikmatan Bubur Asyura Tiap 10 Muharram

Sejarah Di Balik Kenikmatan Bubur Asyura Tiap 10 Muharram

News | Jum'at, 12 Juli 2024 | 17:09 WIB

Terkini

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:16 WIB

×