Kenapa Imlek Selalu Hujan? Bukan Sekadar Basah, tapi Penuh Makna!

Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 22 Januari 2025 | 09:57 WIB
Kenapa Imlek Selalu Hujan? Bukan Sekadar Basah, tapi Penuh Makna!
Kenapa Imlek Selalu Hujan? Bukan Sekadar Basah, tapi Penuh Makna! (freepik)

Suara.com - Imlek selalu identik dengan keceriaan, angpao, barongsai, dan tentunya... hujan! Pernahkah kamu bertanya-tanya, kenapa setiap perayaan Imlek seakan tidak pernah lepas dari guyuran hujan? Fenomena ini memang menarik perhatian banyak orang. Bahkan, ada yang menganggap hujan saat Imlek sebagai berkah tersendiri. Tapi, apa sebenarnya yang membuat hujan begitu sering turun saat momen spesial ini?

Tahun Baru Imlek adalah waktu yang sangat dinantikan oleh masyarakat Tionghoa di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Tahun ini, Imlek jatuh pada Rabu, 29 Januari 2025. Selain menjadi momen untuk berkumpul bersama keluarga dan merayakan awal tahun baru, Imlek juga sarat dengan tradisi, harapan, dan doa untuk keberuntungan. Anehnya, di banyak tempat, hujan hampir selalu hadir seolah menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan ini.

Dalam budaya Tionghoa, hujan dianggap lebih dari sekadar fenomena alam. Ada makna mendalam yang melekat pada tetes-tetes air yang jatuh dari langit. Tapi, apakah hanya tradisi yang menjelaskan ini, atau ada faktor ilmiah yang turut bermain? Yuk, kita bahas lebih dalam!

Kenapa Imlek Selalu Hujan dalam Kacamata Budaya

Turunnya hujan saat Imlek punya arti simbolis yang kaya dalam budaya Tionghoa. Dalam tradisi mereka, hujan melambangkan kemakmuran dan keberkahan. Seperti yang dijelaskan oleh pepatah Tiongkok kuno, “Spring rain as precious as oil” (“Hujan musim semi sama berharganya dengan minyak”). Pepatah ini mengingatkan kita pada masa lalu, ketika minyak dianggap sebagai barang mewah, dan hujan menjadi tanda kesuburan serta keberlimpahan.

Hujan juga sering dikaitkan dengan naga, hewan legendaris dalam mitologi Tionghoa yang dipercaya mengendalikan cuaca. Konon, naga akan terbang ke langit pada awal musim semi, menciptakan awan, dan menurunkan hujan. Ini adalah simbol harmonisasi antara manusia dengan alam, di mana hujan dianggap sebagai bentuk berkah yang diberikan oleh makhluk mitos tersebut.

Bagi masyarakat Tionghoa, kehadiran hujan saat Imlek juga dipercaya membawa harapan untuk kehidupan yang lebih baik di tahun mendatang. Tetesan hujan dipandang sebagai penyucian alam, membersihkan hal-hal buruk dari masa lalu, dan menyambut tahun baru dengan keberuntungan.

Penjelasan Ilmiah Mengenai Imlek Identik dengan Hujan

Selain makna budaya, ada juga penjelasan ilmiah yang masuk akal di balik seringnya hujan saat Imlek. Perayaan Imlek biasanya jatuh pada bulan Januari atau Februari, yang kebetulan bertepatan dengan musim hujan di Indonesia. Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), curah hujan di wilayah Indonesia bagian barat memuncak pada November hingga Januari, sementara wilayah timur mengalami puncak hujan pada Januari hingga Februari.

Tahun ini, BMKG juga mencatat adanya fenomena La Niña, di mana suhu permukaan laut di Samudera Pasifik bagian tengah dan timur lebih dingin dari biasanya. Fenomena ini meningkatkan intensitas hujan di berbagai wilayah, termasuk Indonesia. Jadi, tak heran jika Imlek kerap disambut dengan langit mendung dan hujan yang setia menemani.

Faktor-faktor seperti tekanan udara, angin muson, dan perubahan suhu global juga berkontribusi pada tingginya curah hujan di awal tahun. Kombinasi antara faktor ilmiah dan tradisi inilah yang membuat hujan saat Imlek terasa begitu unik dan istimewa.

baca juga

Itulah penjelasan mengenai kenapa Imlek selalu hujan dalam kacamata budaya dan juga ilmiah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pantangan Malam Imlek, Yang Boleh Dan Tak Boleh Dilakukan Agar Tak Sial

Pantangan Malam Imlek, Yang Boleh Dan Tak Boleh Dilakukan Agar Tak Sial

Lifestyle | Rabu, 22 Januari 2025 | 09:52 WIB

Pantang Pakai Baju Hitam Putih Saat Imlek, Ini Alasannya

Pantang Pakai Baju Hitam Putih Saat Imlek, Ini Alasannya

Lifestyle | Rabu, 22 Januari 2025 | 09:46 WIB

15 Pantangan Imlek Hari Pertama: Jangan Sampai Sial Sepanjang Tahun

15 Pantangan Imlek Hari Pertama: Jangan Sampai Sial Sepanjang Tahun

Lifestyle | Rabu, 22 Januari 2025 | 09:24 WIB

Terkini

7 Peralatan Elektronik di Dapur yang Paling Boros Listrik, Bisa Bikin Jeglek

7 Peralatan Elektronik di Dapur yang Paling Boros Listrik, Bisa Bikin Jeglek

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:03 WIB

3 Parfum Fordive Terlaris di Shopee, Bebas Bau Tak Sedap saat Aktivitas

3 Parfum Fordive Terlaris di Shopee, Bebas Bau Tak Sedap saat Aktivitas

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:50 WIB

7 Solar Panel Portable Murah, Solusi Darurat Saat Listrik Padam

7 Solar Panel Portable Murah, Solusi Darurat Saat Listrik Padam

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:34 WIB

5 Lampu Emergency yang Awet saat Pemadaman Listrik, Ada yang Nyala Terang Hingga 50 Jam

5 Lampu Emergency yang Awet saat Pemadaman Listrik, Ada yang Nyala Terang Hingga 50 Jam

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:27 WIB

Hukum Menggabungkan Puasa Asyura dan Qadha Ramadan, Boleh atau Tidak?

Hukum Menggabungkan Puasa Asyura dan Qadha Ramadan, Boleh atau Tidak?

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:23 WIB

7 Cara Mengatur Suhu AC agar Tagihan Listrik Tidak Membengkak, Anti Gerah di Cuaca Panas

7 Cara Mengatur Suhu AC agar Tagihan Listrik Tidak Membengkak, Anti Gerah di Cuaca Panas

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:19 WIB

Universitas Bung Karno Ada di Mana? Ini Lokasi dan Akreditasinya

Universitas Bung Karno Ada di Mana? Ini Lokasi dan Akreditasinya

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:03 WIB

Sepatu Lari Plat Karbon untuk Pace Berapa? Ini 4 Rekomendasi Terbaik dari Brand Lokal

Sepatu Lari Plat Karbon untuk Pace Berapa? Ini 4 Rekomendasi Terbaik dari Brand Lokal

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:49 WIB

Sisa Sayuran Dapur Bisa Ditanam Kembali: Ini Cara Sederhana Kurangi Sampah Makanan

Sisa Sayuran Dapur Bisa Ditanam Kembali: Ini Cara Sederhana Kurangi Sampah Makanan

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:37 WIB

Apa Itu Purging karena Skincare? Kenali Ciri-ciri dan Bedanya dengan Breakout

Apa Itu Purging karena Skincare? Kenali Ciri-ciri dan Bedanya dengan Breakout

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:36 WIB