5 Pantangan Imlek yang Dipercaya Bisa Bikin Sial, Nomor 1 Sering Dilanggar!

Riki Chandra Suara.Com
Selasa, 28 Januari 2025 | 20:15 WIB
5 Pantangan Imlek yang Dipercaya Bisa Bikin Sial, Nomor 1 Sering Dilanggar!
perayaan imlek singkawang (kemenkeu.go.id)

Suara.com - Pakar feng shui Yulius Fang mengungkapkan beberapa tradisi masyarakat Tionghoa yang dihindari saat perayaan tahun baru Imlek. Menurutnya, tradisi ini telah diwariskan secara turun-temurun dan dianggap dapat mencegah kesialan di tahun yang baru.

"Ini bukan sekadar mitos, tetapi tradisi budaya Tionghoa yang sudah dilakukan dari generasi ke generasi. Tradisi ini adalah aturan tidak tertulis yang bertujuan baik dan sebaiknya dipatuhi," kata Yulius, dikutip dari Antara, Selasa (28/1/2025).

Yulius menjelaskan bahwa masyarakat Tionghoa biasanya ingin memulai tahun baru Imlek dengan hal-hal baik yang melambangkan keberuntungan. Makanan dan minuman yang disiapkan pun biasanya manis dan lezat untuk membawa energi positif.

"Mematuhi tradisi leluhur adalah cara untuk memulai tahun baru dengan baik agar terhindar dari keburukan," tambahnya.

Berikut adalah lima tradisi yang menurut kepercayaan masyarakat Tionghoa sebaiknya dihindari selama perayaan Imlek:

1. Menyapu

Menyapu pada hari tahun baru Imlek dianggap bisa menyapu keberuntungan keluar dari rumah. Oleh karena itu, kegiatan bersih-bersih rumah disarankan dilakukan sebelum atau setelah hari perayaan.

2. Memotong atau Mencuci Rambut dan Kuku

Keberuntungan dipercaya akan ikut "terbuang" jika seseorang memotong atau mencuci rambut dan kuku pada hari Imlek. Untuk itu, kegiatan ini sebaiknya dilakukan sehari sebelum atau setelah hari perayaan.

3. Bicara Buruk

Hari tahun baru Imlek adalah momen untuk menyampaikan hal-hal baik. Ucapan buruk diyakini dapat membawa sinyal ketidakberuntungan untuk setahun ke depan.

4. Berkonflik dengan Orang Lain

Konflik selama perayaan Imlek dianggap bisa melenyapkan keberuntungan, seperti api kecil yang bisa membakar seluruh hutan. Oleh karena itu, orang disarankan menjaga hubungan baik dan menghindari pertengkaran.

5. Makan Bubur

Bubur sering dikaitkan dengan kesulitan hidup atau kemiskinan. Maka, masyarakat Tionghoa menghindari hidangan ini pada saat tahun baru Imlek dan lebih memilih menyantap makanan yang melambangkan keberuntungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI