Jangan Sampai Salah Jurusan! Cek 10 Prodi Sepi Peminat di UGM SNBP 2025

M. Reza Sulaiman

Sabtu, 08 Februari 2025 | 06:15 WIB
Jangan Sampai Salah Jurusan! Cek 10 Prodi Sepi Peminat di UGM SNBP 2025
Ilustrasi UGM atau Universitas Gajah Mada. (UGM)

Suara.com - Masa pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi atau SNBP 2025 telah dibuka secara resmi pada 4 Februari 2025 lalu. Tentu banyak calon mahasiswa telah menentukan pilihan. Tapi tahukah Anda ada beberapa jurusan yang sepi peminat bahkan di kampus besar? Ulasan singkat tentang jurusan sepi peminat di UGM jalur SNBP 2025 dapat Anda cermati di sini!

Jika melihat data yang disajikan pada https://snpmb.bppp.kemdikbud.go.id/, Universitas Gadjah Mada memiliki setidaknya 93 program studi untuk tingkat sarjana dan sarjana terapan pada SNBP 2025 ini. Dari sekian banyak program studi terdapat beberapa yang terbilang sepi peminat.

Jurusan Sepi Peminat di UGM Jalur SNBP 2025

Mengacu pada berbagai sumber, beberapa jurusan yang sepi peminat untuk jalur SNBP tahun ini antara lain adalah sebagai berikut.

  1. Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian, S1, dengan daya tampung 9 kursi
  2. Teknologi Hasil Perikanan, S1, dengan daya tampung 23 kursi
  3. Bahasa dan Sastra Prancis, S1, dengan daya tampung 14 kursi
  4. Manajemen Sumber Daya Akuatik, S1, dengan daya tampung 23 kursi
  5. Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa, dengan daya tampung 15 kursi
  6. Akuakultur/Budidaya Perikanan, S1, dengan daya tampung 23 kursi
  7. Proteksi Tanaman/Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan, dengan daya tampung 23 kursi
  8. Teknik Pengelolaan dan Perawatan Alat Berat, Sarjana Terapan, dengan daya tampung 18 kursi
  9. Sistem Informasi Geografis, Sarjana Terapan, dengan daya tampung 18 kursi
  10. Teknologi dan Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol, Sarjana Terapan, dengan daya tampung 22 kursi

Anda dapat memastikan jumlah daya tampung masing-masing program studi yang dibuka untuk jalur SNBP melalui situs resmi https://snpmb.bppp.kemdikbud.go.id/ dengan mengklik opsi SNBP, Daya Tampung SNBP, dan pilih kampus yang ingin Anda cek kemudian klik Lihat Prodi. Dalam waktu singkat datanya akan muncul.

Kenapa Prodi yang Ada Bisa Sepi Peminat?

Ada beberapa alasan kenapa sebuah jurusan kuliah, bahkan di kampus besar seperti Universitas Gadjah Mada, sepi peminat. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.

  1. Pertama, peluang kerja lulusan yang terbatas. Meski pada kenyataannya lapangan pekerjaan demikian luas, namun ada beberapa jurusan kuliah yang lebih digemari oleh pemberi kerja secara umum
  2. Kedua, minimnya informasi dan sosialisasi tentang jurusan tersebut. Pada dasarnya jurusan sepi peminat tidak melakukan cukup upaya untuk mempromosikan jurusan atau program studi yang ada
  3. Ketiga, kesan bahwa jurusan tersebut abstrak dan memiliki studi yang sulit. Hal ini juga dikarenakan publikasi yang kurang besar sehingga pemahaman atas jurusan sangat terbatas
  4. Keempat, asumsi yang salah tentang jurusan tersebut oleh masyarakat umum

Itu tadi sedikit ulasan tentang jurusan sepi peminat di UGM jalur SNBP yang bisa dibagikan, semoga bermanfaat.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger SNBP Bermasalah, Dasco Perintahkan Komisi X DPR Rapat Bareng Menteri untuk Cari Solusi

Geger SNBP Bermasalah, Dasco Perintahkan Komisi X DPR Rapat Bareng Menteri untuk Cari Solusi

News | Jum'at, 07 Februari 2025 | 16:16 WIB

Mau Kuliah di IPB? Simak Prediksi Nilai Rapor SNBP 2025!

Mau Kuliah di IPB? Simak Prediksi Nilai Rapor SNBP 2025!

Lifestyle | Jum'at, 07 Februari 2025 | 11:16 WIB

Nilai Rapor Turun, Masih Bisakah Lolos SNBP 2025?

Nilai Rapor Turun, Masih Bisakah Lolos SNBP 2025?

Lifestyle | Jum'at, 07 Februari 2025 | 10:52 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×