Viral Istri Pulangkan Suami ke Ibunya, Mana yang Harus Diutamakan Pria dalam Rumah Tangga?

Farah Nabilla Suara.Com
Senin, 10 Februari 2025 | 14:02 WIB
Viral Istri Pulangkan Suami ke Ibunya, Mana yang Harus Diutamakan Pria dalam Rumah Tangga?
Buya Yahya (YouTube/Buya Yahya)

Suara.com - Sebuah utas di media sosial X mengenai curhatan rumah tangga menjadi trending topik beberapa hari ini.

Akun bernama @gloryandgloomy membagikan kisah rumah tangganya, hubungannya dengan sang ibu mertua sedang tidak baik-baik saja.

Ia menceritakan, situasi rumah tangganya kurang apik karena sang suami lebih mementingkan ibu daripada dirinya, selaku istri.

Dari banyak kejadian yang dialami, ia sampai menulis jika telah memulangkan suami kepada ibunya agar dapat berbakti, sementara ia memilih untuk mengalah.

Ku pulangkan suami ke ibunya, biar dia berbakti sepuas hatinya,” tulisnya.

Tak lupa, dia juga meminta doa kepada warganet agar rezeki dan anaknya lancar.

Doakan rejekiku dan anakku lancar ya, ku doakan yang baik juga buat kalian,” imbuhnya.

Dari utas tersebut kemudian menimbulkan berbagai respons dari warganet perihal aksi wanita tersebut yang telah berani memulangkan suaminya kepada orangtuanya.

“Sekalian nikahin saja sama ibuya, biar jadi milik ibunya saja. Nggak kamu tonjok dulu kak?” komentar akun @syaif38.

Baca Juga: Cinta Tak Terbatas, Menggali Makna Berbakti dalam Buku Sayangi Ibumu

Tak sedikit pula dari mereka memberikan semangat dan berharap agar wanita itu selalu bahagia.

Lantas, bagaimana menurut ahli agama perihal mana yang harus didahulukan suami antara istri atau ibu?

Ibu atau Istri Dahulu?

Menurut Buya Yahya dalam ceramahnya yang ditayangkan dalam YouTube pribadinya, seorang suami wajib memberikan nafkah kepada istri dan anak-anaknya.

Suami juga perlu menyadari bahwa nafkah tersebut wajib diberikan agar istri tidak menuntut. Sebab, jika terjadi tuntut menuntut dalam kehidupan rumah tangga, maka hidup akan berjalan tidak indah.

Namun, sebagai istri hendaknya memberikan alasan yang jelas jika memang nafkah yang diberikan tidak cukup.

Dan jangan pernah mempermasalahkan suami ketika memberikan nafkah kepada ibunya apalagi sampai membanding-bandingkan.

Saat seorang istri banyak bertanya hingga keberatan melihat suami memberikan nafkah kepada ibunya padahal dirinya sudah merasa cukup, maka hatinya penuh dengan kebusukan.

Jadi, untuk masalah nafkah, maka suami harus mendahulukan istri. Jika semua kebutuhan istri anak-anaknya terpenuhi, maka ia bisa memberikan nafkah kepada ibunya.

Namun, untuk urusan berbakti itu berbeda. Beberapa dalil Al-Qur’an dan As-Sunnah mengatakan jika suami harus mendahulukan ibu dibanding istri.

“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orangtua,” (QS. An-Nisa:36)

Dari dalil di atas menunjukkan jika seorang anak meski sudah menjadi suami wajib hukumnya berbakti kepada kedua orangtuanya, termasuk ibu.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI