Ramai Kabur Aja Dulu, Gitasav Ungkap Suka Duka Jadi Imigran

Husna Rahmayunita, Fita Nofiana

Sabtu, 15 Februari 2025 | 12:16 WIB
Ramai Kabur Aja Dulu, Gitasav Ungkap Suka Duka Jadi Imigran
Gitasav di Luar Negeri [Instagram/Gitasav]

Suara.com - Media sosial belakangan ramai dengan tagar Kabur Aja Dulu. Tren ini merujuk pada keinginan pindah ke luar negeri untuk mendapatkan hidup lebih baik.

Soal tren Kabur Aja Dulu, influencer Gita Savitri atau Gitasav punya pandangan tersendiri. Perempuan yang lama tinggal di Jerman itu memberikan perspektif soal suka duka tinggal di luar negeri.

Gita tumbuh dari keluarga yang terbiasa tinggal di luar negeri. Hal ini yang membuatnya cukup paham soal kesulitan di negeri orang.

Bokap nyokap gue dulu tinggal di Jerman. Keluarga besar gue juga dulu banyak yang kuliah di Jerman, bahkan sampai ada perkumpulan keluarga Palembang terutama di Berlin,” ungkap Gita di Instagram Story miliknya, dikutip Minggu (15/2/2025).

Sang ayah kemudian berpindah ke Amerika Serikat di masa krisis moneter 1998. Ayah Gita bekerja menjadi waiters restoran kalamiri.

Potret Gita Savitri alias Gitasav (Instagram/gitasav)
Potret Gita Savitri alias Gitasav (Instagram/gitasav)

Dari gue kecil, gue udah dikasih tau kalau kondisi hidup di Indo tidak ideal, dan gue punya alternatif untuk tinggal di luar,” imbuhnya.

Kandati demikian Gita menyebut tinggal di luar negeri juga tak mudah.

Tinggal di luar negeri itu nggak mudah. Lo selalu dalam survival mode karena lo gak punya safety net kayak di Indonesia. Lo gagal, lo kenapa-kenapa, cuma lo yang bisa diandalin. Dan untuk menata hidup "secure" sebagai imigran itu butuh bertahun-tahun. Menjadi imigran sulitnya dua kali lipat,” ungkap Gita.

Gita menegaskan Negara Barat juga tengah mengalami kesulitan ekonomi sehingga kondisinya juga tak baik-baik saja. Ia menyarankan untuk riset lebih dalam jika memang ingin tinggal di luar negeri. 

baca juga

Apalagi kalau pingin kabur karena tergiur konten diaspora pamer gaji. Euro/dollar jauh lebih tinggi dibanding rupiah. Jelas, akan kelihatan bombastis," tulis Gita.

Langkah paling realistis adalah convert gaji tersebut ke rupiah yang sesuaikan dengan living cost di Indonesia, biar ketahuan gimana gaji itu kalo skenarionya di Indo. Karena living cost di luar negeri mahal banget,” tambahnya.

Gita juga menekankan berbagai masalah yang harus dihadapi imigran termasuk dampak problem politik. Namun ia juga tak menyalahkan orang yang ingin pindah ke luar negeri dengan kondisi tanah air yang mengkhawatirkan.

Gue tau kondisi di Indonesia makin parah. Makanya gue juga gak nyalahin orang yang memilih cabut. Gak usah dengerin orang yg bilang kita gak nasionalis,” ujar Gita. 

“Toh negara as a state juga hadir bukan untuk serving orang-orang kaya kita. Tapi tetap harus realistis bikin keputusan, supaya gak zonk,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral 'Kabur Aja Dulu', Ini 8 Bahasa Asing Paling Berguna buat Cari Kerja di Luar Negeri

Viral 'Kabur Aja Dulu', Ini 8 Bahasa Asing Paling Berguna buat Cari Kerja di Luar Negeri

Lifestyle | Jum'at, 14 Februari 2025 | 14:28 WIB

Tanggapi Seruan Kabur Aja Dulu, Anies: Nasionalisme Bukan soal di Mana Kita Tinggal, tapi...

Tanggapi Seruan Kabur Aja Dulu, Anies: Nasionalisme Bukan soal di Mana Kita Tinggal, tapi...

News | Jum'at, 14 Februari 2025 | 13:43 WIB

Dukung Warga Kabur Aja Dulu, Anies: Cinta Indonesia Memang Butuh Kesabaran

Dukung Warga Kabur Aja Dulu, Anies: Cinta Indonesia Memang Butuh Kesabaran

Lifestyle | Jum'at, 14 Februari 2025 | 09:36 WIB

Terkini

Kabar Norman Joesoef Masuk Kabinet, DPR Siap Kerja Sama dengan Wamenhan Pilihan Prabowo

Kabar Norman Joesoef Masuk Kabinet, DPR Siap Kerja Sama dengan Wamenhan Pilihan Prabowo

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:25 WIB

Penantian 1 Tahun Berbuah Manis, Jurnal Al-Daulah UIN Alauddin Tembus Scopus

Penantian 1 Tahun Berbuah Manis, Jurnal Al-Daulah UIN Alauddin Tembus Scopus

Sulsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:23 WIB

AIESEC in UI Hadirkan Global Village Summer 2026, Kenalkan Keberagaman dan Peduli Lingkungan

AIESEC in UI Hadirkan Global Village Summer 2026, Kenalkan Keberagaman dan Peduli Lingkungan

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:20 WIB

5 Rekomendasi Bedak untuk Wanita Usia 40 Tahun ke Atas yang Tidak Memperjelas Kerutan sesuai Review

5 Rekomendasi Bedak untuk Wanita Usia 40 Tahun ke Atas yang Tidak Memperjelas Kerutan sesuai Review

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:20 WIB

Salah Alamat, Eks Waka BGN Lodewyk Pusung Pindah Praperadilan ke PN Jakpus, Digelar 12 Agustus

Salah Alamat, Eks Waka BGN Lodewyk Pusung Pindah Praperadilan ke PN Jakpus, Digelar 12 Agustus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:19 WIB

Apa Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Mengukur Tekanan Darah? Ini 3 Pilihan Mulai Rp2 Jutaan

Apa Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Mengukur Tekanan Darah? Ini 3 Pilihan Mulai Rp2 Jutaan

Tekno | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:18 WIB

45 Persen Konsumsi Nasional Dikuasai 20 Persen Orang Kaya, Sisanya Tetap Hidup Miskin

45 Persen Konsumsi Nasional Dikuasai 20 Persen Orang Kaya, Sisanya Tetap Hidup Miskin

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:16 WIB

Jangan Cuma Mengeluh, GSI Dorong Generasi Muda Jadi Solusi bagi Daerah

Jangan Cuma Mengeluh, GSI Dorong Generasi Muda Jadi Solusi bagi Daerah

Jawa Tengah | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:15 WIB

Marc Marquez Waspadai Tantangan Besar di GP Inggris 2026, Ini Penyebabnya

Marc Marquez Waspadai Tantangan Besar di GP Inggris 2026, Ini Penyebabnya

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:15 WIB

Penembakan Brutal Sekolah Nonthaburi Thailand, 7 Orang Tewas

Penembakan Brutal Sekolah Nonthaburi Thailand, 7 Orang Tewas

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:13 WIB

×