Belajar dari Kasus Fariz RM, Kenapa Pecandu Sulit Berhenti Memakai Narkoba?

Yasinta Rahmawati

Kamis, 20 Februari 2025 | 19:53 WIB
Belajar dari Kasus Fariz RM, Kenapa Pecandu Sulit Berhenti Memakai Narkoba?
Penangkapan kembali Fariz RM [Instagram]

Penangkapan kembali Fariz RM, seorang musisi legendaris Tanah Air dengan kasus yang sama yakni narkoba, tentu menuai perhatian publik. Pasalnya Fariz RM sudah ditangkap dengan total empat kali karena terjerat kasus yang sama. 

Suara.com - Penyanyi sekaligus penulis lagu yang populer di tahun 80-an ini pertama kali ditangkap pada tahun 2007 setelah terjaring razia di kawasan Jakarta. Ia kedapatan memiliki 1,5 linting ganja seberat 5 gram di dalam bungkus rokok. Setelah tes urine, dirinya dinyatakan positif narkoba dan mendapat vonis delapan bulan penjara. 

Kasus kedua dan ketiga terjadi pada tahun 2015 dan 2018. Pada penangkapan kedua, polisi menemukan barang bukti berupa ganja dan heroin, sedangkan penangkapan ketiga ditemukan dua paket sabu, sembilan butir alprazolam, dua butir dumolid, serta alat isap sabu.

Terbaru, Fariz RM ditangkap pada Rabu (19/02/2025) kemarin dengan barang bukti berupa ganja dan sabu. Ia pun dijerat Pasal 114 Ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat lima tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

Kenapa pecandu narkoba sulit berhenti memakainya?

Berdasarkan laman Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, seseorang dapat dikatakan sebagai pecandu narkoba jika ia menggunakan narkoba secara kompulsif dan tidak dapat mengendalikannya meski mengetahui konsekuensi serta bahaya narkoba tersebut. 

Hal ini berkaitan dengan penyakit adiksi yakni penyakit otak kronis yang kambuh dan memengaruhi emosi serta perilaku penderitanya. 

Penjelasan mengenai hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Rehabilitasi BNNP Kalbar, Husnia, SE, M.Kes, saat mengisi acara Bimbingan Teknis Penggiat Anti Narkoba Lingkungan Instansi Pemerintah di Hotel Aston, Pontianak, pada 2020 lalu.

"Karena adiksi adalah penyakit kronis yang kompleks, adiksi hanya bisa pulih tidak bisa sembuh, itu berarti adiksi harus dijaga dari masalah-masalah yang ada baik internal maupun eksternal yang dapat memicu agar tidak kambuh lagi,” terangnya. 

baca juga

Orang yang mengalami kecanduan berawal dari penggunaan zat adiktif secara bertahap. Dosis rendah di awal pemakaian menjadi tidak mempan lagi seiring dengan adaptasi tubuh pengguna sehingga memerlukan dosis yang lebih tinggi. Ujungnya, orang tersebut jadi kecanduan dan akan merasa sakit jika tidak mendapat asupan zat adiktif dalam dosis tinggi. 

Pecandu yang sudah berada di tahap ini dikatakan tidak bisa lepas tanpa bantuan rehabilitasi.

Kontributor : Rizky Melinda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bolak-balik Tertangkap karena Narkoba, Dari Mana Saja Sumber Penghasilan Fariz RM?

Bolak-balik Tertangkap karena Narkoba, Dari Mana Saja Sumber Penghasilan Fariz RM?

Lifestyle | Kamis, 20 Februari 2025 | 19:32 WIB

4 Kali Ditangkap Polisi, Masalah Keluarga dan Tekanan Popularitas Jadi Alasan Fariz RM Nyabu Lagi

4 Kali Ditangkap Polisi, Masalah Keluarga dan Tekanan Popularitas Jadi Alasan Fariz RM Nyabu Lagi

Entertainment | Kamis, 20 Februari 2025 | 18:30 WIB

Kronologi Lengkap Penangkapan Fariz RM: dari 2007 Hingga 2025

Kronologi Lengkap Penangkapan Fariz RM: dari 2007 Hingga 2025

Lifestyle | Kamis, 20 Februari 2025 | 17:28 WIB

Terkini

4 Milky Toner Korea Bikin Wajah Auto Kenyal, Terhidrasi, dan Cerah Seketika

4 Milky Toner Korea Bikin Wajah Auto Kenyal, Terhidrasi, dan Cerah Seketika

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:52 WIB

Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi

Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Kejutkan Penggemar, tvN Angkat Suara Atas Isu Perilisan Signal 2 Tahun Ini

Kejutkan Penggemar, tvN Angkat Suara Atas Isu Perilisan Signal 2 Tahun Ini

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Kejari Stop Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek Rp50 Juta di Makassar, Kenapa?

Kejari Stop Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek Rp50 Juta di Makassar, Kenapa?

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:49 WIB

5 Rekomendasi Sampo untuk Rambut Kering dan Mengembang agar Lembut dan Mudah Diatur

5 Rekomendasi Sampo untuk Rambut Kering dan Mengembang agar Lembut dan Mudah Diatur

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Bikin Deg-degan! Jisoo Terjerat Pesona Cinta Mematikan di Lagu Addicted

Bikin Deg-degan! Jisoo Terjerat Pesona Cinta Mematikan di Lagu Addicted

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon

Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon

Bekaci | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:39 WIB

Denny Indrayana Ungkap 3 Alasan Cabut Gugatan Suket Gibran

Denny Indrayana Ungkap 3 Alasan Cabut Gugatan Suket Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:37 WIB

Nova Arianto Ungkap Alasan Pilih Yordania dan USA Jadi Lawan Uji Coba Timnas Indonesia U-20

Nova Arianto Ungkap Alasan Pilih Yordania dan USA Jadi Lawan Uji Coba Timnas Indonesia U-20

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:36 WIB

KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab

KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:31 WIB

×