Siap Sambut Tamu dengan Hati Bersih: Inilah Filosofi di Balik Tradisi Bersih-Bersih Jelang Lebaran

M. Reza Sulaiman

Selasa, 11 Maret 2025 | 17:46 WIB
Siap Sambut Tamu dengan Hati Bersih: Inilah Filosofi di Balik Tradisi Bersih-Bersih Jelang Lebaran
Tradisi Bersih-bersih Jelang Lebaran (freepik)

Suara.com - Tak terasa puasa Ramadan sudah berjalan memasuki pekan kedua. Hari Raya Idul Fitri akan tiba dalam hitungan hari. Masyarakat sudah mulai melaksanakan tradisi bersih-bersih jelang lebaran.

Tradisi bersih-bersih jelang dapat dikatakan ada dua periode Utama, yakni sebelum menjalankan ibadah puasa dan sebelum menjalankan shalat ied. Bersih-bersih sebelum menjalankan ibadah puasa dilaksanakan untuk menyambut bulan Ramadan. Bersih-bersih menjadi symbol menjernihkan hati dan pikiran sehingga dapat melalui puasa Ramadan dengan kusyuk.

Menjelang puasa Ramadan, umat Islam tidak hanya bersih-bersih rumah, tetapi juga bersih-bersih makam leluhur. Mereka melakukan ziarah dan membersihkan lingkungan makam hingga mengirim doa Bersama. Bersih-bersih makam sebelum Ramadan dinamakan nyadran.


Tradisi bersih-bersih jelang lebaran

Hal yang serupa seperti di atas dilakukan menjelang lebaran tetapi dengan niat yang berbeda. Jika sebelumnya sebagai symbol membersihkan dan menjernihkan hati dan pikiran agar bisa menjalani ibadah puasa dengan khusyuk, menjelang lebaran tradisi bersih-bersih bermakna Kembali suci.

Seluruh isi rumah dari lantai hingga atap dibersihkan. Atap yang memiliki sarang laba-laba dibebaskan dari sarang laba-laba dan lain sebagainya. Ini menandakan pemilik rumah siap menyambut tamu halal bihalal dengan hati bersih.

Membersihkan rumah tidak hanya bertujuan untuk menunjukkan kepada tamu kesiapan pemilik rumah, tetapi juga untuk menunjukkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, rasa syukur mendalam karena diberi kesempatan menyambut hari raya Idul Fitri dengan rumah yang bersih.

Umat Islam mempercayai bahwa tradisi bersih-bersih juga merupakan perwujudan dari iman. Hadist Riwayat tirmidzi, menyebutkan bahwasanya:

baca juga

”Sesungguhnya Allah Ta’ala adalah baik dan mencintai kebaikan, bersih dan mencintai kebersihan, mulia dan mencintai kemuliaan, dermawan dan mencintai kedermawanan. Maka bersihkanlah halaman rumahmu dan janganlah kamu menyerupai orang Yahudi.” (Lihat Imam al-Suyuthi, al-Jami’ al-Shaghir, I/70;)

Maka berdasarkan keterangan tersebut, para ulama meyakini bahwa Allah Swt lebih mencintai hamba-hambanya yang suka kebersihan. Hal ini menjadi petunjuk agar umat Islam selalu menjadi kebersihannya. Hingga disebutkan;

الطُّهُورُ شَطْرُ الْإِيمَانِ

“al-Nazhaafatu minal imaan”

Artinya: “Bersuci itu sebagian dari keimanan.” [HR. Muslim]

Umat Islam juga pergi ke makam setelah shalat ied. Mereka membersihkan makam dan mengirim doa pada leluhur. Aktifitas ini sebagai simbol bahwa mereka berbagi keceriaan hari raya Idul Fitri dengan para leluhur yang sudah tiada. Mereka tidak hanya bersuka cita dengan masih hidup, tetapi juga 'mengajak' anggota keluarga yang sudah meninggal terlebih dahulu.

Tradisi Unik Lebaran di Indonesia

Perayaan Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran selalu menjadi momen istimewa bagi umat Muslim di Indonesia. Sebagai negara dengan keberagaman budaya, setiap daerah memiliki tradisi unik dalam menyambut hari kemenangan ini. Berikut lima tradisi Lebaran yang paling menarik di Indonesia:

1. Perang Topat – Lombok, Nusa Tenggara Barat

Di Lombok, terdapat tradisi Perang Topat atau perang ketupat yang dilakukan dengan saling melempar ketupat antar peserta. Tradisi ini melambangkan kerukunan antara umat Islam dan Hindu yang hidup berdampingan. Sebelum acara dimulai, peserta biasanya berziarah ke Makam Loang Balog dan Makam Bintaro untuk berdoa.

2. Baraan – Riau

Masyarakat Riau, khususnya di Bengkalis, memiliki tradisi baraan, yaitu kegiatan berkunjung ke rumah-rumah tetangga secara berkelompok pada bulan Syawal. Setiap rumah yang dikunjungi akan menyajikan hidangan khas Lebaran seperti ketupat, opor ayam, dan aneka kue tradisional sebagai bentuk kebersamaan dan silaturahmi.

3. Grebeg Syawal – Yogyakarta dan Surakarta

Grebeg Syawal adalah tradisi kirab gunungan hasil bumi yang dilakukan di Yogyakarta dan Surakarta. Gunungan tersebut diarak dari Keraton menuju masjid besar untuk didoakan, lalu diperebutkan oleh masyarakat yang percaya bahwa hasil bumi tersebut membawa berkah dan keberuntungan.

4. Festival Meriam Karbit – Pontianak, Kalimantan Barat

Di tepian Sungai Kapuas, masyarakat Pontianak menyambut Lebaran dengan Festival Meriam Karbit. Meriam ini dibuat dari kayu besar dan dinyalakan untuk menghasilkan suara dentuman keras. Tradisi ini dipercaya dapat mengusir roh jahat dan menambah kemeriahan suasana Lebaran.

5. Nyama Selam – Bali

Di Bali, tradisi Nyama Selam menjadi simbol toleransi antara umat Hindu dan Muslim. Dalam tradisi ini, masyarakat Muslim berbagi makanan dengan tetangga yang beragama Hindu dalam bentuk "ngejot" sebagai wujud persaudaraan dan kebersamaan dalam perayaan Lebaran.

Setiap tradisi Lebaran di Indonesia mencerminkan nilai budaya dan kebersamaan yang khas di setiap daerah. Tradisi-tradisi ini tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga menunjukkan kekayaan budaya Nusantara dalam menyambut hari kemenangan.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tradisi Ramadan di Indonesia: Memperkuat atau Menggeser Makna?

Tradisi Ramadan di Indonesia: Memperkuat atau Menggeser Makna?

Your Say | Selasa, 11 Maret 2025 | 15:50 WIB

Tren Kerja Fleksibel: Apakah Work From Anywhere Bisa Jadi Standar Baru?

Tren Kerja Fleksibel: Apakah Work From Anywhere Bisa Jadi Standar Baru?

Your Say | Jum'at, 07 Maret 2025 | 17:51 WIB

1001 Malam Batavia Bikin Ramadhan Makin Meriah: Gabungkan Harmoni Budaya, Kuliner, dan Pertunjukan Memukau

1001 Malam Batavia Bikin Ramadhan Makin Meriah: Gabungkan Harmoni Budaya, Kuliner, dan Pertunjukan Memukau

Lifestyle | Selasa, 04 Maret 2025 | 10:49 WIB

Terkini

Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron

Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:35 WIB

Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR

Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:31 WIB

Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan

Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:29 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:26 WIB

Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten

Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten

Banten | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:20 WIB

Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?

Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:18 WIB

Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan

Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:17 WIB

Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur

Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:17 WIB

HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:07 WIB

Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total

Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:06 WIB

×