Richard Lee Ganti Jual Hijab Usai Skincare Dikuliti Doktif di DPR, Kini Dikritik Permainkan Agama

Farah Nabilla, Elvariza Opita

Sabtu, 15 Maret 2025 | 18:17 WIB
Richard Lee Ganti Jual Hijab Usai Skincare Dikuliti Doktif di DPR, Kini Dikritik Permainkan Agama
Dokter Richard Lee ditemui di Setiabudi, Jakarta Selatan pada Kamis (6/3/2025). [Suara.com/Rena Pangesti]

Suara.com - Kabar mualafnya dr Richard Lee sempat menggegerkan publik. Bagaimana tidak? Richard ternyata sudah beralih keyakinan menjadi seorang Muslim sejak dua tahun lalu, tetapi memang sengaja disembunyikan.

Namun tampaknya perjalanan spiritual Richard ini disangsikan sejumlah pihak, termasuk akun Threads @/skin_bearrier. Bahkan Richard dituduh mempermainkan agama sebab kini akunnya langsung digunakan untuk berjualan hijab.

Pemilik akun diduga mengaitkan perubahan barang dagangan itu dengan produk-produk skincare Richard yang sempat "dikuliti" oleh Dokter Detektif alias Doktif di hadapan DPR RI.

Kritikan warganet karena dr Richard Lee ganti berjualan hijab. [Threads/@skin_bearrier]
Kritikan warganet karena dr Richard Lee ganti berjualan hijab. [Threads/@skin_bearrier]

"Sekarang udah enggak jualan skincare lagi tapi jualan agama... Upsss. Sesuai prediksi ku, demi menyelamatkan bisnisnya, sampe mempermainkan agama Islam dan Kristen.." kritik @/skin_bearrier, dilihat pada Sabtu (15/3/2025).

Pemilik akun memperlihatkan tangkapan layar jualan di akun TikTok Richard yang malah menawarkan produk hijab dengan merek Goddess Hijab. Tak tanggung-tanggung, hijabnya dibanderol seharga Rp269.100.

Penjualan hijab ini pun mendapat respons terkejut dari warganet yang menonton. "Lah? Kok jadi jualan jilbab?" tanya warganet, lalu ditimpali lagi, "Skincarenya mana?"

Momen Richard Lee jadi Mualaf (YouTube/dr. Richard Lee, MARS)
Momen Richard Lee jadi Mualaf (YouTube/dr. Richard Lee, MARS)

Warganet Threads beramai-ramai mengomentari unggahan ini, termasuk menunjukkan keresahan mereka soal perjalanan spiritual Richard yang dinilai janggal.

"Katanya udah masuk Islam 2 tahun lalu tapi kemaren natal di gereja gimana sih? Masa agama dibuat maen-maen heran," komentar warganet. "Mungkin dokter Uda masuk agama Islam jadi dia ngerasa sah sah aja jualan jilbab," tulis warganet lain. "Aku juga berfikiran yang sama. Udah ketebak banget. Karena si dokter emang pinter banget marketingnya. Cuma banyak juga yang 'astaughfirullah gaboleh suudzon cukup kita doakan saja' buaahhh," sentil yang lainnya.

Skincare dr Richard Lee Dikuliti Doktif di DPR

baca juga
Dokter Detektif atau Doktif di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (10/3/2025) [Suara.com/Adiyoga Priyambodo].
Dokter Detektif atau Doktif di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (10/3/2025) [Suara.com/Adiyoga Priyambodo].

Dokter Amira Farahnaz, Dipl. AAAM alias Doktif membongkar praktik dugaan kecurangan penjual skincare saat dipanggil oleh Komisi VI DPR RI. Dalam hal ini diduga termasuk produk milik dr Richard Lee, yakni Goddesskin by Athena Richard Lee.

Tak main-main, produk itu dijual seharga Rp1,5 juta karena diklaim mengandung tomat putih.

"Di depan ini ada sebuah produk yang Doktif belum unboxing, Doktif harapkan bisa membuka di sini. Doktif membeli ini di e-commerce dengan iklan yang luar biasa bahwa produk ini dijual bisa memutihkan kulit dan memiliki izin edar," ungkap Doktif.

Namun menurut Doktif, tidak ada kandungan tomat putih di produk tersebut sebagaimana yang diklaim. Justru klaim tomat putih itu hanya didapatkan lewat stiker yang ditempelkan di kemasannya.

Komisi VI DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Ketua Badan Pelindungan Konsumen Nasional (BPKN RI) dan sejumlah influencer, salah satunya Doktif atau dokter detektif Amira Farahnaz di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/3/2025). (tangkap layar)
Komisi VI DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Ketua Badan Pelindungan Konsumen Nasional (BPKN RI) dan sejumlah influencer, salah satunya Doktif atau dokter detektif Amira Farahnaz di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/3/2025). (tangkap layar)

"Karena ini adalah produk yang lebih kepada stiker. Ini cukup menghebohkan masyarakat Indonesia karena sudah jual jutaan pieces. Ini dijual Rp 1,5 juta," tutur Doktif.

Doktif menduga, penempelan stiker tomat putih itu dimaksudkan untuk mendongkrak harga jual produknya.

"Jadi di sini jelas Richard menambahkan sendiri stiker dengan alasan yang mungkin hanya dia yang tahu. Dugaan Doktif supaya bisa menaikkan harga. Kenapa? dengan penempelan stiker ini dianggap bahwa produk ini mengandung tomat putih yang harganya bisa dijual Rp1,5 juta," kata Doktif.

"Karena Doktif juga punya produk dengan kandungan tomat putih asli, ini aja NA dan izin edarnya di Indonesia dan Doktif membeli dengan harga Rp2 juta. Sedangkan produk ini dijual oleh Richard dengan harga Rp1,5 juta tetapi isinya tidak pernah ada kandungan tomat putih, tetapi iklannya beliau mengiklankan ada tomat putih. Inilah yang Doktif duga ada terindikasi penipuan," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Lama  Mualaf Berhak Dapat Zakat Fitrah? Ini Kriteria dan Batas Waktunya!

Berapa Lama Mualaf Berhak Dapat Zakat Fitrah? Ini Kriteria dan Batas Waktunya!

Lifestyle | Sabtu, 15 Maret 2025 | 16:52 WIB

Kurang Jelas dan Bertele-tele, Reza Gladys Kena Tegur dalam Rapat DPR RI

Kurang Jelas dan Bertele-tele, Reza Gladys Kena Tegur dalam Rapat DPR RI

Video | Sabtu, 15 Maret 2025 | 17:00 WIB

Ngaku Difitnah, Reza Gladys Serang Balik Doktif: Kau Bawa Reseller Sendiri ke DPR

Ngaku Difitnah, Reza Gladys Serang Balik Doktif: Kau Bawa Reseller Sendiri ke DPR

Entertainment | Sabtu, 15 Maret 2025 | 15:00 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×