Dokter Tirta Ungkap Cara Tepat Hadapi Teman yang Depresi, Jangan Sekali-kali Ucapkan Ini!

Nur Khotimah

Kamis, 20 Maret 2025 | 12:17 WIB
Dokter Tirta Ungkap Cara Tepat Hadapi Teman yang Depresi, Jangan Sekali-kali Ucapkan Ini!
Ilustrasi depresi. (Pexels)

Oleh karena itu, Dokter Tirta mengingatkan untuk mencari tahu seperti apa kecenderungan teman yang depresi agar tidak salah dalam menentukan respons.

"Kalau kamu punya teman yang kayak gitu (depresi), lihat temanmu depresi kenapa dulu. Kalau dia memang hobi cerita, dengerin, jangan di-compare (dibanding-bandingkan). Karena dia tidak butuh pendapatmu. Kalau kamu ngasih pendapat salah, dia besoknya bisa mengakhiri hidup," tandasnya.

Mengenal Empat Jenis Depresi

Dilansir dari Journal Health Harvard, Psikiatri Harvard Medical School bernama Dr. Nancy Donovan membedakan depresi ke dalam empat jenis, yaitu Depresi Mayor, Gangguan Depresi Persisten, Bipolar dan Gangguang Afektif Musiman atau SAD. Berikut adalah pengertian dari empat jenis depresi tersebut.

1. Depresi Mayor

Tipe depresi ini dapat dikatakan sebagai depresi berat karena seseorang mengalami suasana hati yang sangat gelap dan membuatnya kehilangan gairah untuk melakukan aktivitas seperti biasa, kesulitan tidur, perubahan nafsu makan, dan merasa tidak bahagia. Saat gejala melanda, pikiran tentang kematian atau bunuh diri bisa saja muncul.

2. Gangguan Depresi Persisten

Gangguan depresi persisten merupakan jenis depresi yang biasanya ditandai dengan suasana hati yang rendah dan telah berlangsung setidaknya selama dua tahun. Banyak orang dengan tipe depresi seperti ini dapat menjalani hari seperti biasa tetapi merasa rendah atau gembira sepanjang waktu.

3. Gangguan Bipolar

Orang dengan gangguan bipolar atau yang dulu dikenal sebagai penyakit manik-depresif memiliki tingkat depresi yang tidak terduga. Gejala bipolar sangat berbeda dari gejala depresi lainnya. Obat untuk gangguan bipolar berbeda dari yang diberikan untuk jenis depresi lainnya, tetapi obat tersebut bisa sangat efektif untuk menstabilkan suasana hati seorang pengidap bipolar.

baca juga

4. Gangguan Afektif Musiman (SAD)

Perubahan suasana hati dapat terjadi akibat perubahan ritme harian alami tubuh. Cara mengarasi kondisi ini adalah dengan melakukan terapi cahaya, yang melibatkan sesi duduk dekat dengan sumber cahaya intens setiap hari.

Catatan Redaksi : Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di puskesmas atau rumah sakit terdekat.

Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email [email protected] dan telepon 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ewuh Pakewuh, Budaya Jawa yang Memengaruhi Kesehatan Mental

Ewuh Pakewuh, Budaya Jawa yang Memengaruhi Kesehatan Mental

Your Say | Rabu, 19 Maret 2025 | 14:01 WIB

Menelusuri Hubungan Antara Strategi Koping dan Kesehatan Mental Mahasiswa

Menelusuri Hubungan Antara Strategi Koping dan Kesehatan Mental Mahasiswa

Your Say | Rabu, 19 Maret 2025 | 06:52 WIB

Mengenal Komunitas Love and Light: Ruang Tumbuh Melalui Journaling

Mengenal Komunitas Love and Light: Ruang Tumbuh Melalui Journaling

Your Say | Selasa, 18 Maret 2025 | 11:42 WIB

Terkini

Prabowo Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, Muhammadiyah Ingatkan Pakar Berbasis Ilmu dan Data

Prabowo Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, Muhammadiyah Ingatkan Pakar Berbasis Ilmu dan Data

Jogja | Sabtu, 19 September 2026 | 15:03 WIB

Bye Sel Kulit Mati! 5 Lulur Mandi Beras Bikin Kulit Lembut dan Bercahaya

Bye Sel Kulit Mati! 5 Lulur Mandi Beras Bikin Kulit Lembut dan Bercahaya

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 15:00 WIB

Diduga Sopir Mengantuk, Truk Pekerja Aspal Terguling Hantam Rumah di Ngawi: 1 Tewas, 7 Terpental

Diduga Sopir Mengantuk, Truk Pekerja Aspal Terguling Hantam Rumah di Ngawi: 1 Tewas, 7 Terpental

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 14:56 WIB

Bukan Cuma Kripto, Saham hingga Emas Kini Masuk Blockchain

Bukan Cuma Kripto, Saham hingga Emas Kini Masuk Blockchain

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 14:50 WIB

Bagaimana Cara Melaporkan WA Penipu Online? Ini Panduan Lengkapnya

Bagaimana Cara Melaporkan WA Penipu Online? Ini Panduan Lengkapnya

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 14:50 WIB

Umpan Lowongan Kerja: Pria di Tulang Bawang Cekoki Miras dan Cabuli Remaja Lekaki 15 Tahun

Umpan Lowongan Kerja: Pria di Tulang Bawang Cekoki Miras dan Cabuli Remaja Lekaki 15 Tahun

Lampung | Sabtu, 19 September 2026 | 14:47 WIB

Berapa Kapasitas Mesin Cuci untuk Mencuci Bedcover King Size?

Berapa Kapasitas Mesin Cuci untuk Mencuci Bedcover King Size?

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 14:43 WIB

Muhammadiyah Sentil Menkeu Baru, Jangan Biarkan Rupiah Jatuh Terus

Muhammadiyah Sentil Menkeu Baru, Jangan Biarkan Rupiah Jatuh Terus

Jogja | Sabtu, 19 September 2026 | 14:41 WIB

Mengapa Krim Malam Tidak Boleh Digunakan pada Siang Hari Meski di Dalam Ruangan?

Mengapa Krim Malam Tidak Boleh Digunakan pada Siang Hari Meski di Dalam Ruangan?

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 14:31 WIB

Polemik Royalti Musik, Pelaku Usaha Bingung, Pekerja Seni Menunggu Hak

Polemik Royalti Musik, Pelaku Usaha Bingung, Pekerja Seni Menunggu Hak

Jogja | Sabtu, 19 September 2026 | 14:31 WIB

×